<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binanurani.com &#187; Beberapa Hal Tentang Sholat</title>
	<atom:link href="http://binanurani.com/category/beberapa-hal-tentang-sholat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binanurani.com</link>
	<description>Majelis Ta'lim Bina Nurani Istiqomah &#124; Generasi Cinta Quran &#124; Menuju Islam Kafah &#124; Bicara Lepas &#124; Berbagi Manfaat Kepada Sesama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 04:41:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Di Sini Ada Syetan ! Bukan Sekedar Judul Film</title>
		<link>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/</link>
		<comments>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 17:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Hal Tentang Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Di Sini Ada Syetan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1222</guid>
		<description><![CDATA[‘An Abi Huroiroh an-na Rosulallohi SAW qola &#60; idha nudiya lis-sholati ad’baro syaitonu lahu dlurotun hata laa yasma’u ta’dhina, fa idha qudhiya nida-u aq’bala, hata idha tsuwiba bis-sholati ad’baro, hata idha qudhiya tatswibu aq’bala hata yakhturo bainal mar’i wa nafsihi yaqulu udhkur kadha-udhkur kadha lima yakun yadhkuru hata yadlol-lal mar’u in yad’ri kam shol-la&#62;
Hadits Riwayat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #333399;"><img class="alignright" title="Syetan adalah sosok makhluk jahat yang telah berikrar di hadapan Alloh SWT untuk menyesatkan manusia.  " src="http://img341.imageshack.us/img341/846/syetan.jpg" alt="" width="150" height="142" />‘An Abi Huroiroh an-na Rosulallohi SAW qola &lt; idha nudiya lis-sholati ad’baro syaitonu lahu dlurotun hata laa yasma’u ta’dhina, fa idha qudhiya nida-u aq’bala, hata idha tsuwiba bis-sholati ad’baro, hata idha qudhiya tatswibu aq’bala hata yakhturo bainal mar’i wa nafsihi yaqulu udhkur kadha-udhkur kadha lima yakun yadhkuru hata yadlol-lal mar’u in yad’ri kam shol-la&gt;</span></p>
<p>Hadits Riwayat Sunan Nasa-i juz 2 hal.32 fii Mukhratul Adilah Kitabus-Sholah hal 37-38</p>
<p><span style="color: #800000;">Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda &lt; Ketika diadhani untuk sholat, maka syetan berlari sehingga terkentut-kentut (menjauh) sehingga tidak mendengar lagi suara adhan, ketika selesai adhan syetan kembali datang, sehingga ketika dikomati untuk sholat syetan berlari menjauh. Ketika selesai komat maka syetan datang kembali dan menggoda (memisahkan) antara seseorang dengan hatinya. Syetan berkata ‘ ingatlah ini, ingatlah ini” terhadap perkara yang sebelumnya lupa, sampailah seseodia lumrang kehilangan konsentrasinya (terlupa) berapa rokaat telah dia amalkan&gt;.</span></p>
<h3><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;">Menyadari kehadiran syetan dalam sholat kita.</span></span></h3>
<p>Rasanya tidak terhitung berapa kali sholat yang kita amalkan sehari-hari ada kalanya terlupa , atau minimal ragu-ragu berapa rokaat yang telah kita lakukan tadi, 2 <span id="more-1222"></span>rokaat atau 3 rokaat ya. Okelah kalau sholat yang jumlah rokaatnya banyak, 4 rokaat misalnya. Yang lebih repot kalau sholat maghrib saja yang cuma 3 rokaat saja sampai lupa, saat kita berdiri rokaat ke tiga kita masih berpikir dalam keraguan “ wah ini tadi sudah rokaat berapa” bahkan lupa dalam sholat subuh, parah Saudara !</p>
<p>Tapi hal itu memang riel, hal yang bisa saja terjadi terlebih mengingat sabda Nabi di atas, memang demikian kerjaan syetan.</p>
<p>Lalu bagaimana , apa sikap yang harus diambil ketika menjumpai kergyan tentang jumlah rikaat dalam sholat? insyaAlloh akan kita bahas pada posting yan akan datang.</p>
<p>Syetan adalah makhluk jahat dari golongan jin yang ketika di surga awalnya diperintah bersama-sama dengan para malaikat untuk sujud (hormat) kepada Adam &#8216;alaihi salam. Kisah ini dapat dilihat dalam Surah Al-A&#8217;rof (7) ;11-16. Semua malaikat sujud dan tunduk perintah Alloh SWT kecuali iblis ( abal jin/bapak dari jin). Alloh bertanya<span style="color: #000080;"> &#8221; ma mana&#8217;aka ala tasjuda idh amartuka ?</span> &#8221; = <span style="color: #800000;">apa yang mencegahmu untuk sujud ketika Aku perintah ?</span> Jawabnya saya lebih baik daripada Adam, Kau ciptakan aku dari api sedang Kau ciptakan Adam dari tanah&#8221; . Seketika Alloh SWT murka &#8221; Turunlah kau dari surga ! tidak sepatutnya kau bersikap takabur (angkuh/sombong) di dalam surga, maka keluarlah sesungguhnya kau orang yang hina&#8221;. Syetan diusir dari surga namun mengajukan banding di hadapan Alloh &#8220;  andzirni ila yaumi yub&#8217;atsun = ( Ya Alloh) berilah kami waktu hingga hari kebangkitan . Dengan sifat bijaksana Alloh SWT mengabulkan &#8220;  Sesungguhnya kau diberi waktu&#8221;.</p>
<p>Sejak saat itu mulai timbul rasa dendam iblis kepada Nabi Adam sehingga berikrar &#8220;<span style="color: #800000;"> fa bima aghwaitani la-aq&#8217;udan-na lahum shirotokal mustaqim</span> = <span style="color: #800080;">gara-gara (Nabi Adam) Kau Alloh akhirnya menyesatka aku maka niscaya akan aku duduki (halangi) anak Adam dari jalanMU yang benar/lurus&#8221;</span> . Tidak cuma itu iblis pun terus nggedumel &#8221; niscaya sungguh akan aku datangi anak Adam dari depan mereka, dari belakang mereka , dari kanan mereka dari kiri mereka, sehingga tidak Kau jumpai kebanyakan mereka bersyukur&#8221;. Kembali Alloh SWT menegaskan &#8220;<span style="color: #000080;"> hengkang kau dari surga dengan dicela dan diusir, niscaya barang siapa yang mengikutimu dari anak Adam maka <a href="http://binanurani.com/?p=724" target="_blank">neraka jahannam</a> akan Aku penuhi dari kamu semua</span>&#8221;</p>
<p>Saudara, kisah dramatis sekaligus tonggak sejarah dimulainya permusuhan antara iblis / syetan versus Nabi Adam plus anak keturunannya &#8221; ila yaumil qiyamah&#8221;=hingga hari kiyamat. Dengan begitu setiap niyat baik kita untuk menuju jalan kebenaran mencari ridho dan rohmat Alloh, maka syetan <a href="http://binanurani.com/?p=658" target="_blank">tidak akan tinggal diam</a>. Dengan kelebihan yang diberikan Alloh SWT termasuk diberi umur panjang, hingga ribuan tahun umurnya syetan ingin mengajak sebanyak mungkin anak Adam untuk masuk neraka jahannam.</p>
<p>Di Sini Ada Syetan Bukan Sekedar Judul Film, tapi fakta. Betapa banyak kelak  mayoritas manusia masuk neraka jahanam adalah hasil tipu daya syetan. Syetan sebagaimana jin adalah makhluk halus yang kita tidak dapat melihat dengan mata telanjang, meski atas idzin Alloh kadang ada manusia yang dengan mata kepalanya berhasil melihat makhluk halus, jin / syetan.</p>
<p>Betapa banyak syetan di sekeliling kita ini , sejak jaman Nabi Adam sudah ada terus bekembang berketurunan sedangkan umurnya panjang.</p>
<p>Yang mesti kita waspadai adalah kelicikan tipu dayanya karena dapat menggagalkan kita meraih &#8221; shirotol mustaqim= jalan(hidup) yang</p>
<p>lurus/benar, sebagaimana yang selalu kita lantunkan setiap rokaat sholat kita.</p>
<p>&#8221; Ihdinashirotol mustaqim = (Ya Alloh) tunjukkan kami ke jalan yang lurus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurban-kurban !</title>
		<link>http://binanurani.com/kurban-kurban/</link>
		<comments>http://binanurani.com/kurban-kurban/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 22:05:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Hal Tentang Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Laporan Pandangan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban Kurban !]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1049</guid>
		<description><![CDATA[“ In-na a’toina kal kautsar fa shol-li li rob-bika wan har, in-na syani-aka huwal ab’tar “
QS Al-Kautsar (108) ; 1-3
Sesungguhnya Kami (Alloh) memberi padamu (telaga) Kautsar , maka sholatlah karena tuhanmu dan berkorbanlah, sesungguhnya orang yang benci kepadamu dialah orang putus rohmat (kebaikan).
Inilah diantara dasar perintah dari Alloh SWT kepada Rosulullohi SAW beserta umat beriman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="margin: 5px;" title="Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Jl.Raya Jogya-Magelang Km.28 Tabang, Jumoyo, Salam Magelang " src="http://img228.imageshack.us/img228/1041/1020461.jpg" alt="" width="320" height="240" /><span style="color: #000080;">“ In-na a’toina kal kautsar fa shol-li li rob-bika wan har, in-na syani-aka huwal ab’tar “</span></p>
<p>QS Al-Kautsar (108) ; 1-3</p>
<p><span style="color: #800000;">Sesungguhnya Kami (Alloh) memberi padamu (telaga) Kautsar , maka sholatlah karena tuhanmu dan berkorbanlah, sesungguhnya orang yang benci kepadamu dialah orang putus rohmat (kebaikan).</span></p>
<p>Inilah diantara dasar perintah dari Alloh SWT kepada Rosulullohi SAW beserta umat beriman agar melaksanakan ibadah sholat dan menyembil kurban setiap tanggal 10 Dzulhijjah.</p>
<p>Rupanya sohabat Anas bin Malik yang beruntung dapat menyaksikan secara langsung bagaimana reaksi yang ditunjukkan Rosulullohi SAW saat Surah al-Kautsar diturunkan kepada beliau.</p>
<p>Sebagaimana kisah yang diabadikan dalam hadits Sunan Nasai <em>( baca: Nasa-i)</em> juz 2 hal.133-134 Anas bin Malik menuturkan kepada muridnya yaitu Mukhtar bin Fulfulin : Suatu saat Nabi berada dalam perkumpulan kami, ketika itu Nabi mengantuk dengan satu kali terkantuk kemudian mengangkat kepalanya seraya tersenyum. Hal tersebut mengusik tanda tanya dalam batin Anas bin Malik akhirnya memberanikan diri bertanya “ Apa gerangan yang membuat Engkau tersenyum wahai Rosulillah? “. Dijawabnya “ <span style="color: #008000;">turun baru saja kepadaku <span id="more-1049"></span>surah &lt; Bismillahir-rohmanir-rohim in-na a’toina kal kautsar fa shol-li li rob-bika wan har, in-na syani-aka huwal ab’tar&gt;</span>. Kemudian Nabi bersabda “<span style="color: #008000;">tahukah kau apakah al-Kautsar itu</span> ?”.</p>
<p>Para sohabat menjawab “ Alloh dan rosulNYA yang lebih tahu “ Rosululloh meneruskan “<span style="color: #008000;"> sesungguhnya al-kautsar adalah bengawan yang telah Alloh janjikan kepadaku di surga, ciduknya lebih banyak daripada jumlah bintang-bintang. Saat itu ada beberapa umat yang menginginkan datang ke telaga tersebut namun beberapa diantara mereka diusir, maka saya berkata “wahai tuhanku sesungguhnya mereka adalah umatku” Alloh berfirman kepadaku “ sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak tahu apa yang mereka rubah-rubah (syariat) sesudah (kematian) mu </span>.</p>
<p>Dari peristiwa turunnya surah al-Kautsar tersebut ada beberapa point hikmah yang dapat dipetik bahwa bacaan “ bismilahir-rohmanir-rohim “ diturunkan bersamaan dengan surah al-Kautsar. Bukan bagain dari surah al-Fatikhah sehingga ketika membaca surah al-Fatikhah dalam sholat yang dikeraskan bacaannya (jahr) Rosulullohi SAW dan para sohabat juga Kholifah Abu Bakar, Kholifah Umar , kholifah Utsman rodhiallohu ‘anhum, mereka memulai dengan mengeraskan lafadz “alhamndulillahi rob-il ‘alamin”.</p>
<p>Siapapun , dimana saja dan sampai kapan saja manakala dia membenci kepada Rosulillahi SAW maka mereka termasuk orang yang putus dari rohmat Alloh. Kalau sudah membenci maka mana mungkin sanggup mengikuti tuntunannya.</p>
<p>Beberapa umat Islam di akhirat tidak diperkenankan mendekat kepada telaga Kautsar, betapa buruk nasib yang mereka tanggung. Di saat situasi dan kondisi demikian berat, payah dan panas , tiada naungan kecuali naungan Alloh , tiada minuman kecuali minuman dari Alloh SWT, betapa mereka merasakan sedih, dalam kehausan yang tiada terperikan. Namun jangankan meminum air telaga , baru akan mendekat saja sudah diusir oleh Alloh.</p>
<p>Rupanya mereka adalah umat Islam yang merubah, menambah maupun mengurangi dari kemurnian ajaran sebagaimana yang sudah jelas terbentang dalam Kitabillahi (Al-Quran) dan Sunah (tuntunan) Rosulillahi SAW.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/kurban-kurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips : Cek Arah Qiblat Sholat dengan Google Earth</title>
		<link>http://binanurani.com/tips-cek-arah-qiblat-sholat-dengan-google-earth/</link>
		<comments>http://binanurani.com/tips-cek-arah-qiblat-sholat-dengan-google-earth/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 06:27:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Hal Tentang Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bermanfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Cara Menentukan Arah Ka'bah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=986</guid>
		<description><![CDATA[“ Wa min haitsu khoroj’ta fa wal-li waj’haka sat’rol masjidil haromi, wa in-nahu lal haq-qu min rob-bika wamallohu bi ghofilin ‘am-ma ta’maluun ”
Dan dari mana saja kamu keluar maka (ketika solat) hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Harom, sesungguhnya (seruan solat menghadap Masjidil Harom ) adalah hak dari Tuhanmu, dan Alloh tidak akan lalai dari apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000080;">“ Wa min haitsu khoroj’ta fa wal-li waj’haka sat’rol masjidil haromi, wa in-nahu lal haq-qu min rob-bika wamallohu bi ghofilin ‘am-ma ta’maluun ”</span></p>
<p><span style="color: #800000;">Dan dari mana saja kamu keluar maka (ketika solat) hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Harom, sesungguhnya (seruan solat menghadap Masjidil Harom ) adalah hak dari Tuhanmu, dan Alloh tidak akan lalai dari apa yang kamu kerjakan.</span></p>
<p>Kitab Suci Al-Quran Surah Al-Baqoroh (2) : 149.</p>
<p>Itulah seruan dari Alloh SWT kepada seluruh umat manusia di dunia ketika menegrjakan sholat agar menghadap ke Masjidil Harom, dengan focus yaitu Baitulloh / Ka’bah.</p>
<p>Solat adalahperkara yang mendasar sebagai &#8220;tiyang agama&#8221; sehingga urusan menghadap kiblat ketika melaksanakan ibadah solat menjadi urusan yang penting.</p>
<p>Untuk benar-benar mengetahui dengan pasti arah qiblat bisa dilakukan pada saat terjadinya rasdul qiblat atau bayang-bayang dari benda yang berdiri tegak lurus mengarah Kiblat. “Rasdul Kiblat” adalah hari menepatkan arah qiblat yang terjadi 2 (dua) kali dalam tahun 2009 ini. Rasdul qiblat I (pertama) diperkirakan terjadi pada Kamis (28/5/2009) yang lalu sekitar pukul 16.18 WIB. Saat itulah, saat yang cocok untuk mencocokkan arah qiblat yang benar. Rasdul qiblat II (kedua) <span id="more-986"></span>diperkirakan pada Kamis (16/7/2009) pukul 16.27 WIB. Pada jam tersebut matahari melintas tepat di atas ka’bah, oleh karenanya setiap bayang-bayang matahari terhadap semua benda yang berdiri tegak pada permukaan bidang yang datar mengarah ke arah garis qiblat (http://apakabarpsbg.com/?p=209).</p>
<p>Masyarakat bisa menggunakan momen tersebut untuk melaksanakan pengecekan. Caranya adalah dengan mendirikan benda tegak lurus atau benda yang digantung dengan tali sehingga tegak lurus, dan menunggu bayangan dari benda tersebut, sesuai dengan jam terjadinya rasdul qiblat tersebut. Maka benda yang ada di muka bumi pada saat itu bayang-bayangnya mengarah ke Ka’bah di Masjidil Harom.</p>
<p>Namun jangan lupa, jam yang digunakan agar dicek dulu dengan menghubungi 103 atau RRI. Dengan metode ini, diharapkan kita bisa melihat akurasi arah kiblat tempat dimana kita mengarahkan hadapan ketikamengerjakan solat.</p>
<p>Di sisi lain yang menarik adalah bahwa sekarang kita bisa dengan mudah menentukan arah kibat yang presisi dan tepat ke arah kiblat ka’bah yaitu dengan menggunakan google earth. Dalam user guide-nya disebutkan , “Welcome to Google Earth! Once you download and install Google Earth, your computer becomes a window to anywhere on the planet, allowing you to view highresolution aerial and satellite imagery, elevation terrain, road and street labels, business listings, and more.</p>
<p>Sebagaimana hasil musyawaroh ta&#8217;mir, bahwa kami jamaah majelis ta&#8217;lim akan merenovasi bangunan mushola untuk dibikin bangunan masjid yang lebih memadai, apalagi setelah di cek dengan kompas di mushola kami belum sesuai dengan arah kiblat sebagaimana mestinya.</p>
<p>Sebagaimana kami melakukan pengukuran baik dengan pendekatan melalui peta dunia maupun pengecekan dengan bayangan matahari pada 28 Mei 2009 beberapa bulan yang lalu, maka untuk daerah kami, Kabupaten Magelang adalah ka&#8217;bah berada pada kedudukan 295.5 derajat dari arah utara. Dengan kata lain 25.5 derajat dari arah barat ke utara.</p>
<p>Nah berikut adalah tips sederhana sebagaimana yang belum lama kita lakukan.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="19" valign="top">1.</td>
<td width="571" valign="top">Gunakan   kompas yang lengkap, sebagaimana kami pakai adalah kompas komando, yang   dilengkapi dengan lop yaitu kaca pembesar untuk melihat angka, juga mistar   yang langsung melekat pada badan kompas. Mistar yang berfungsi untuk menarik   garis lurus sejajar dengan as kompas ini ada yang berbentuk mistar mika   sepanjang 10 cm sehingga bulatan kompas berada di tengah-tengah dari kedua   sisinya. Ada juga mistarnya adalah dilipat mengikuti bentuk tutup kompas.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">2.</td>
<td width="571" valign="top">Mula-mula   ambil dan bentangkan benang yang diikat pada kedua ujung benang dengan jarak   bentangan lebih kurang 8 meter dengan arah timur dan barat ( secara   pendekatan) lalu tancapkan ke dua patok itu dengan palu sehingga kondisi   benang kencang. Nantinya bentangan ini akan kita pakai sebagai awal garis   pondasi dari salah satu sisi bangunan masjid.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">3.</td>
<td width="571" valign="top">Cari   bangku / kursi untuk meletakkan kompas sedemikian rupa sehingga kedudukan   bentangan benang mendekati mistar kompas, dan bentangan benang jangan sampai   menyentuh kursi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">4.</td>
<td width="571" valign="top">Jauhkan   benda-benda logam / besi dari posisi kompas karena dapat mempengaruhi akurasi   jarum kompas dalam menunjuk arah utara-selatan magnet bumi.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">5.</td>
<td width="571" valign="top">Putar   / tepatkan garis tengah badan kompas menunjuk angka yang sesuai dengan hasil   pencarian di google earth. Untuk daerah kabubaten kami , Ka’bah berada pada   295.5 derajat dari utara ( angka 0)  ke   arah kanan pada angka satu putaran kompas.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">6.</td>
<td width="571" valign="top">Angkat   kompas dan putar pelan-pelan sedikit kira-kira 10 derajat ke kanan-ke kiri   lalu kembalikan ke posisi awal untuk mendapatkan hasil yang sempurna, ulang   2-3 kali.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">7.</td>
<td width="571" valign="top">Setelah   jarum menunjuk dengan tenang di mana as / poros badan kompas menunjuk angka   295.5 , nah garis yang sejajar dengan mistar itulah arah ka’bah yang   sebenarnya. Mintalah bantuan teman untuk meluruskan benang dan selanjutnya   menancapkan patok dengan cara dipukul agar posisinya stabil.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">8.</td>
<td width="571" valign="top">Sekarang   sudah ditemukan arah kiblat , selanjutnya mengambil sudut 90 derajat dari   bentangan benang tadi sebagai garis shof.</td>
</tr>
<tr>
<td width="19" valign="top">9.</td>
<td width="571" valign="top">Beritahukan   kepada tukang bangunan atau pengawas pekerjaan agar menggali pondasi sesuai   dengan arah yang sudah didapatkan. Untuk kepastian penempatan bangunan masjid   tentukah disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lokasi.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Demikianlah cara / tips yang kami lakukan untuk peluurusan arah kiblat dalam membangun Masjid Baitu Rosyidin yang kedepan insyaAlloh juga sebagai tempat kegiatan pengajian Majelis Ta’lim Binanurani Istiqomah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/tips-cek-arah-qiblat-sholat-dengan-google-earth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Sholat Lima Waktu.</title>
		<link>http://binanurani.com/keutamaan-sholat-lima-waktu/</link>
		<comments>http://binanurani.com/keutamaan-sholat-lima-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 13:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Hal Tentang Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Keutamaan Sholat Lima Waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “ bagaimana pendapatmu (para sohabat) seandainya ada sungai di depan pintu salah satu dari kamu, lalu orang itu mandi di sungai itu setiap hari lima kali, apakah tersisa suatu kotoran darinya?. Para sohabat menjawab “tidak ada sedikitpun kotoran tersisa ”.
Nabi bersabda “ Seperti itulah perumpamaan sholat lima waktu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Comic Sans MS&quot;;">Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda</span><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> “ <span style="color: #0000ff;"><strong>bagaimana pendapatmu (para sohabat) seandainya ada sungai di depan pintu salah satu dari kamu, lalu orang itu mandi di sungai itu setiap hari lima kali, apakah tersisa suatu kotoran darinya?.</strong></span> Para sohabat menjawab “<strong><span style="color: #0000ff;">tidak ada sedikitpun kotoran tersisa ”.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Nabi bersabda “ <strong><span style="color: #0000ff;">Seperti itulah perumpamaan sholat lima waktu, Alloh SWT melebur beberapa dosa hamba dengan (melakukan ) sholat lima waktu”</span></strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Saudara – saudara hadits riwayat Sunan Nasai juz 1 halaman 230-231 tersebut di atas menerangkan bagaimana seorang hamba mendapat ampunan beberapa dosa lantaran sholat lima waktu yang selalu rutin dia lakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-580"></span><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Kalau disadari betul menurut ilmu agama, sebenarnya banyak hal yang dapat menjerumuskan anak Adam melakukan perbuatan dosa di mata Alloh SWT. Faktor yang menyebabkan terjadinya hal seperti demikian antara lain kekurangpahaman seorang hamba bahwa hal yang dilakukan merupakan sebuah dosa. Faktor lainnya adalah karena memang kepandaian syetan / iblis dalam menggoda anak Adam dengan membisikkan rayuan-rayuan maut menjadikan sebuah maksiyat tersasa lezat sehingga banyak orang yang terpikat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Betapa senangnya seorang hamba yang ingin selalu dekat kepada Alloh SWT berharap ridho dan takut akan murkaNYA, ternyata dengan Sifat Maha Penyayang Alloh SWT berkenan mengampuni beberapa kesalahan lantaran sholat wajib lima waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Ini merupakan kefadholan, disamping sholat lima waktu merupakan amalan yang paling awal dikoreksi di akhirat sebelum amalan yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Betapa senangnya seorang hamba yang menyadari akan segala kekurangan dan kekhilafan menjadikan mudah melakukan kesalahan di mata Alloh SWT</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/keutamaan-sholat-lima-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
