<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binanurani.com &#187; Home</title>
	<atom:link href="http://binanurani.com/category/home/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binanurani.com</link>
	<description>Majelis Ta'lim Bina Nurani Istiqomah &#124; Generasi Cinta Quran &#124; Menuju Islam Kafah &#124; Bicara Lepas &#124; Berbagi Manfaat Kepada Sesama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 04:41:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Telepon Murah Indosat</title>
		<link>http://binanurani.com/telepon-murah-indosat/</link>
		<comments>http://binanurani.com/telepon-murah-indosat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 04:27:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1551</guid>
		<description><![CDATA[Mentari , Indosat, Telp Murah?
Beberapa bulan lalu saya beli perdana Mentari ,  tentu saja pertimbangannya  atas dasar mana yang signalnya lebih stabil untuk kec.Srumbung, domisili saya yang bukan di kota, nyaman dipergunakan, dan kalau bisa yang &#8230;.kualitas dan ……murah &#8230;  
Selama berbulan-bulan selama ini pakai dengan bangganya saya berani “promo” bak salesman ke teman-teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" src="http://img811.imageshack.us/img811/51/telepon.jpg" alt="" width="111" height="111" />Mentari , Indosat, Telp Murah?</p>
<p>Beberapa bulan lalu saya beli perdana Mentari ,  tentu saja pertimbangannya  atas dasar mana yang signalnya lebih stabil untuk kec.Srumbung, domisili saya yang bukan di kota, nyaman dipergunakan, dan kalau bisa yang &#8230;.kualitas dan ……murah &#8230; <img src='http://binanurani.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selama berbulan-bulan selama ini pakai dengan bangganya saya berani “promo” bak salesman ke teman-teman tentang enaknya pakai kartu mentari , anak perusahaan seluler terkemuka di nusantara , Indosat. Cukup sms sekali berbayar dengan tarip Rp.50,- selanjutnya 50 sms gratis pada hari itu, bahkan kalao saldo di atas 5 ribu, bonusnya  100 sms. Lebih hebatnya telpon cuma Rp.50,- per menit ke sesama Indosat, tanpa batasan pemberlakuan waktu tertentu.</p>
<p>Lebih dari itu saya juga menyarankan seorang teman di Bogor yang kerja di <span id="more-1551"></span>Jakarta untuk membeli perdana Mentari.  Sedangkan dia masih megang simpati milik Telkomsel. Dengan sesama Indosat maka saya berharap dapat melakukan pengajian jarak jauh dengan rp.50,-/menit, berarti dengan 1.000,- dapat 20 menit. Wow betapa bayangan saya dengan waktu sepanjang itu sudah dapat mengaji Quran / hadits lengkap bacaan, makna , keterangan 3 ayat lebih. Harga yang murah dibanding manfaatnya dari hasil mengaji.</p>
<p>Demi keinginan mengaji teman qita pun rela “pembelaan” beli mentari atas saran saya. Hari Rabu kemarin 28 Juli Akhirnya teman kita di Jakarta pun dah stand by jam istirahat pada dengan mentari pakai pinjam HP anaknya.</p>
<p>Namun pengajian perdana jarak jauh baru dimulai 2 menit, pulsa yang tadinya 4 ribu, hp langsung mati. Setelah cek pulsa ternyata “Pulsa Utama Rp.53, aktif……dst “ Hah!! Habis , pikir saya.</p>
<p>Saya sms ke teman sharing ngaji akhirnya gantian dari Jakarta yang telp ke saya. Demikian juga sama dengan 5 ribu pulsa isi perdana baru, 3 menit juga habis. Cari2 info ternyata tarif luar kota Rp.500,- per menit. Wajar 2 menit habis.</p>
<p>Sedang Sibuk</p>
<p>Saya coba hubungi customer service mentari dengan call 555, untuk sekedar bertanya. Namun entah sudah berapa kali saya menghubungi operator ternyata jawabannya selalu sama. Rupanya suara auto responder  engine  “ silahkan tunggu staf customer service representative kami akan membantu Anda, seluruh staf customer service representative kami sedang sibuk,mohon dicoba beberapa saat lagi”.</p>
<p>Hingga saat tulisan ini diketik Kamis 29 Juli 2010 jam 15.40 BBWI ketika saya pencet 555 suara itu tetap menjawab dengan lantang dan penuh percaya diri . Saya tidak tahu apakah di ruang kantor customer service para pegawai benar-benar sibuk atau memang tidak ada orangnya sehingga cukup diwakili dengan suara mesin. Hal ini sepertinya makin jelas karena antara frase kalimat pertama yang berakhir “ akan membantu Anda” tidak ada nada tunggu atau nada sibuk tetapi langsung disambung dengan kalimat kedua “ seluruh staf customer …….dst.</p>
<p>Saya maklum sepenuhnya kalau masing-masing operator seluler memiliki kebijakan manajemen sesuai dengan program masing-masing. Kalau toh akhirnya dijelaskan bahwa untuk interlokal tarif sesame 500/menit, itu tidak menjadi soal. Dengan dijelaskan berarti kita sebagai pelanggan dapat merasa puas.</p>
<p>Tulisan ini tidak bukan sebagai keluhan pelanggan, hanya sekedar cerita yang mengiringi perjalanan pengajian jarak jauh yang sedang dimulai untuk hari pertama.</p>
<p>Rupanya ketidakpuasan di hari pertama mengisi pengajian private by phone, terobati pada hari kedua. Dengan perdana Simpati yang sudah beberapa minggu saya beli, dapat isi pulsa kemudian atas saran “partner mengaji privat” saya program TM ON sms ke 8999 dengan biaya registrasi Rp.2.000,- sebelum jam 12 tengah hari. Maka pada hari dapat menggunakan fasilitas call ke sesama Telkomsel selama 100 menit hingga jam 17.00, ke seluruh Indonesia.</p>
<p>Alhamdulillah proses pengajian berlangsung lancar selama setengah jam lebih, karena beliau yang mengaji privat sekedar mengisi jam istirahat dari kerja kantorannya.</p>
<p>Saya bukan mengeluhkesahkan tentang tarif, hanya sedikit menyayangkan tanggapan respon call 555 dari mentari.  Mengamati kasus ini rupanya slogan “Customer service representative” belum mewakili kebesaran nama Indosat sebagai operator celluler yang konon terkemuka di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/telepon-murah-indosat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Kesehatan</title>
		<link>http://binanurani.com/arti-kesehatan/</link>
		<comments>http://binanurani.com/arti-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 05:07:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Arti Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Sehat, sepotong kata namun maknanya begitu besar dan mahal harganya. Orang tidak sehat secara singkat berarti sakit. Dengan kondisi sehat maka seseorang dapat melakukan aktivitas psikis meliputi berfikir, merenung, berkonsentrasi, membuat keputusan dan juga aktivitas fisik seperti berjalan, bekerja , olahraga dll.
Sedangkan definisi menurut UU No.23 th. 1992 bahwa ;
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Sehat adalah dambaan setiap insan, dengannya dapat melakukan aktivitas psikis dan fisik, bagian dari kebahagiaan" src="http://img713.imageshack.us/img713/8673/senam.jpg" alt="" width="153" height="81" />Sehat, sepotong kata namun maknanya begitu besar dan mahal harganya. Orang tidak sehat secara singkat berarti sakit. Dengan kondisi sehat maka seseorang dapat melakukan aktivitas psikis meliputi berfikir, merenung, berkonsentrasi, membuat keputusan dan juga aktivitas fisik seperti berjalan, bekerja , olahraga dll.</p>
<p>Sedangkan definisi menurut UU No.23 th. 1992 bahwa ;</p>
<p>Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik, mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan.<br />
Definisi sakit: seseorang dikatakan sakit apabila ia menderita penyakit menahun (kronis), atau gangguan kesehatan lain yang menyebabkan aktivitas kerja/kegiatannya terganggu. Walaupun <span id="more-1532"></span>seseorang sakit (istilah sehari-hari) seperti masuk angin, pilek, tetapi bila ia tidak terganggu ntuk melaksanakan kegiatannya, maka ia dianggap tidak sakit</p>
<p>MASALAH SEHAT DAN SAKIT<br />
Masalah kesehatan merupakan masalah kompleks yang merupakan resultante dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun masalah buatan manusia, sosial budaya, perilaku, populasi penduduk, genetika, dan sebagainya.<br />
Derajat kesehatan masyarakat yang disebut sebagai psycho socio somatic health well being, merupakan resultante dari 4 faktor<br />
yaitu:</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="653">
<tbody>
<tr>
<td width="31" valign="top">1.</td>
<td width="622" valign="top">Environment   atau lingkungan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="31" valign="top">2.</td>
<td width="622" valign="top">Behaviour   atau perilaku,<br />
Antara yang pertama dan kedua dihubungkan dengan ecological balance.</td>
</tr>
<tr>
<td width="31" valign="top">3.</td>
<td width="622" valign="top">Heredity   atau keturunan yang dipengaruhi oleh populasi,<br />
distribusi penduduk, dan sebagainya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="31" valign="top">4.</td>
<td width="622" valign="top">Health   care service berupa program kesehatan yang bersifat preventif, promotif,   kuratif, dan rehabilitatif.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Dari empat faktor tersebut di atas, lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya (dominan) terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat.<br />
Tingkah laku sakit, peranan sakit dan peranan pasien sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kelas sosial, perbedaan suku bangsa dan budaya. Maka ancaman kesehatan yang sama (yang ditentukan secara klinis), bergantung dari variabel-variabel tersebut dapat menimbulkan reaksi yang<br />
berbeda di kalangan pasien.<br />
Pengertian sakit menurut etiologi naturalistik dapat dijelaskan dari segi impersonal dan sistematik, yaitu bahwa sakit merupakan satu keadaan atau satu hal yang disebabkan oleh gangguan terhadap sistem tubuh manusia.<br />
Pernyataan tentang pengetahuan ini dalam tradisi klasik Yunani, India, Cina, menunjukkan model keseimbangan (equilibrium model) seseorang dianggap sehat apabila unsur-unsur utama yaitu panas dingin dalam tubuhnya berada dalam keadaan yang seimbang. Unsur-unsur utama ini tercakup dalam<br />
konsep tentang humors, ayurveda dosha, yin dan yang.<br />
Departemen Kesehatan RI telah mencanangkan kebijakan<br />
baru berdasarkan paradigma sehat</p>
<p>Paradigma sehat adalah cara pandang atau pola pikir pembangunan kesehatan yang bersifat holistik, proaktif antisipatif, dengan melihat masalah kesehatan sebagai masalah yang dipengaruhi oleh banyak faktor secara dinamis dan lintas sektoral, dalam suatu wilayah yang berorientasi kepada peningkatan pemeliharaan dan perlindungan terhadap penduduk agar tetap sehat dan bukan hanya penyembuhan penduduk yang sakit.</p>
<p>Pada intinya paradigm sehat memberikan perhatian utama terhadap kebijakan yang bersifat pencegahan dan promosi kesehatan, memberikan<br />
dukungan dan alokasi sumber daya untuk menjaga agar yangsehat tetap sehat namun tetap mengupayakan yang sakit segera sehat. Pada prinsipnya kebijakan tersebut menekankan pada masyarakat untuk mengutamakan kegiatan kesehatan daripada mengobati penyakit.<br />
Telah dikembangkan pengertian tentang penyakit yang mempunyai konotasi biomedik dan sosio cultural.</p>
<p>Dalam Bahasa Inggris dikenal kata disease dan illness sedangkan dalam bahasa Indonesia, kedua pengertian itu dinamakan penyakit.<br />
Dilihat dari segi sosio kultural terdapat perbedaan besar antara kedua pengertian tersebut. Dengan disease dimaksudkan gangguan fungsi atau adaptasi dari proses-proses biologik dan psikofisiologik pada seorang individu, dengan illness dimaksud reaksi personal, interpersonal, dan kultural terhadap penyakit atau perasaan kurang nyaman.</p>
<p>Agar kesehatan tetap dimiliki seseorang maka berbagai upaya perlu dan harus dilakukan, seperti makan minum yang bergizi, menjaga kebersihan badan , tempat tinggal dan lingkungan serta membiasakan pola hidup sehat.</p>
<p>Sebagai insan yang percaya kepada <em>irodah</em> / kehendak Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, maka usaha batiniyah yaitu berdoa juga tidak kalah pentingnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/arti-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Ilmu Hadits dalam Islam.</title>
		<link>http://binanurani.com/pentingnya-ilmu-hadits-dalam-islam/</link>
		<comments>http://binanurani.com/pentingnya-ilmu-hadits-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 22:20:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/pentingnya-ilmu-hadits-dalam-islam/</guid>
		<description><![CDATA[Karena ketidakjelasan akan sumber yang dipakai sebagai rujukan, maka seorang ulama selesai dari memberikan nasihat di mimbar pengajian, maka seorang peserta bertanya” Pak, tadi haditsnya bagaimana dan riwayat siapa? “.
Kasus lain, saat ada keributan kecil sehingga menimbulkan kerumunan  di tepi jalan raya, maka seorang pengendara sepeda motor yang baru di tempat tersebut bertanya kepada seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena ketidakjelasan akan sumber yang dipakai sebagai rujukan, maka seorang ulama selesai dari memberikan nasihat di mimbar pengajian, maka seorang peserta bertanya” Pak, tadi haditsnya bagaimana dan riwayat siapa? “.</p>
<p>Kasus lain, saat ada keributan kecil sehingga menimbulkan kerumunan  di tepi jalan raya, maka seorang pengendara sepeda motor yang baru di tempat tersebut bertanya kepada seorang yang ada di situ “ ceritanya bagaimana mas?”</p>
<p>Meski kedua kejadian itu berbeda situasi, namun kedua penanya sama2 menginginkan kejelasan tentang akar masalah yang sebenarnya.</p>
<p>Kata “ cerita “ inilah kemudian di dalam istilah ilmu agama di kenal dengan “hadits” yang merupakan perubahan bentuk dari “hadatsa” Bahasa Arab yang artinya cerita.</p>
<p>Adapun makna secara konteks dalam suatu kalimat <strong>“pedoman dasar ilmu agama Islam adalah Quran dan Hadits” </strong>adalah sebagai berikut.</p>
<p>Al-Quran seperti yang kita lihat sekarang dikenal dengan Kitab Suci Al-Quran adalah firman <span id="more-1529"></span>Alloh SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril Alaihi Salam.</p>
<p>Sedangkan Hadits merupakan kumpulan cerita / reportase dari seluruh kelakuan Nabi Muhammad dalam hal memberikan suri tauladan kepada para sohabatnya berkenaan dengan tugas beliau sebagai penyampai wahyu Al-Quran yang diwujudkan dalam amaliyah pada kehidupan nyata.</p>
<p>Jadi kitab hadits bukanlah karangan seorang ulama pada masa lampau, namun merupakan laporan tentang perbuatan Rosululloh SAW baik berupa ucapan maupun perbuatan yang dilaporkan oleh sohabat yang melihat kehidupan Nabi secara langsung kemudian laporan itu disebarluaskan secara sambung-bersambung layaknya penyerahan secara estafet .</p>
<p>Pada masa sekarang Kitab Hadits yang termashur dan popular karena kesohihannya antara lain yang tergolong dalam <strong>KUTUBUSITAH</strong> = Kitab yang enam.</p>
<p>Enam orang penghimpun Kutubusitah tersebut antara lain : Imam Bukhori, Imam Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Nas’I, Sunan Ibnu Madjah, dan Sunan Tirmidzi. Di samping ke-enam kitab sohih tersebut masih banyak kitab hadits lain yang juga dipakai sebagai pedoman Agama Islam</p>
<p>Kita ambil contoh Sunan Abu Dawud yang menghimpun Kitab Sunan Abu Dawud, beliau lahir pada tahun 202 Hijriah, sedangkan Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin 12 Robiul Awwal 11 Hijriah. Dengan demikian Sunan Abu Dawud tidak sejaman dengan Rosululloh SAW.</p>
<p>Sunan Abu Dawud dapat menghimpun kisah kelakuan Nabi Muhammad SAW melalui perantara gurunya, gurunya juga mendapatkan ilmu hadits dari guru sebelumnya dan seterusnya.</p>
<p>Dalam ilmu al-hadits urutan guru berguru itulah disebut <strong>ISNAD / SANAD </strong>(sandaran).</p>
<p>Keberadaan isnad ini merupakan factor penting dalam penelusuran suatu hadits sebagai penentuan adakah hadits itu sohih, dho’if, ghoribun, dll.</p>
<p>Hadits dikatakan sohih (sohih Bhs Arab = sehat), yaitu hadits yang sehat, selamat dari cela dimana semua orang dalam rangkaian isnad , orang yang jujur, dapat dipercaya, urutan-urutannya bersambung sampai kepada Rosulullohi SAW.</p>
<p>Hadits yang sohih berarti apa yang kita dengar sekarang betul-betul persis seperti apa yang terjadi pada diri Rosulullohi SAW.</p>
<p>Istilah sohih kalau dalam bahasa ilmiah popular dikenal istilah “valid” yaitu data / apa yang dipaparkan betul-betul objektif menurut apa adanya</p>
<p>Kalau kita dengar hari ini (tahun 1429 H=2008 Masehi) bahwa menurut Sunan Nasa”I, “<strong>dari Abdil Jabar bin Wail dari Bapaknya berkata : aku solat di belakang Rosulullohi SAW , maka ketika memulai solat Nabi membaca takbir (Allohu Akbar) seraya mengangkat kedua tangan setinggi kedua telinganya ….</strong>.dst</p>
<p>Nah yang terjadi pada diri Rosululloh adalah betul-betul seperti apa yang dituturkan oleh Bapanya Abdil Jabar.</p>
<p>Berdasar hadits tersebut sekarang kita dapat melaksanakan ibadah solat wajib, dengan cara pada permulaan solat dengan membaca takbirotul ihrom dan mengangkat kedua tangan (keterangan lain : telapak tangan membuka menghadap ke kiblat dengan jari-jari tangan rapat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/pentingnya-ilmu-hadits-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Up Diri dengan 28 Sifat Unik Orang Beriman</title>
		<link>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/</link>
		<comments>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 21:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Islam Melalui Tamsil (gambaran)]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1517</guid>
		<description><![CDATA[Menurut kitab suci al-Quran sebagai peneropong , manusia yang hidup di atas bumi ini terbagi ke dalam dua golongan besar yaitu orang iman dan orang kufur  , sebagaimana keadaan di akhirat kelak manusia juga terbagi dalam dua tempat. Sebagian di surga dan sebagian di neraka.
Hal ini sudah terpatri dalam catatan permanen al-Quran al-Karim Surah at-Taghobun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Cek up diri sendiri, sudah seberapa pantas kita mengaku sebagai orang iman" src="http://img171.imageshack.us/img171/5432/stateskop.jpg" alt="" width="101" height="120" />Menurut kitab suci al-Quran<a href="http://binanurani.com/tafsir-al-quran-1-al-quran-sebagai-teropong/" target="_blank"> sebagai peneropong</a> , manusia yang hidup di atas bumi ini terbagi ke dalam dua golongan besar yaitu orang iman dan orang kufur  , sebagaimana keadaan di akhirat kelak manusia juga terbagi dalam dua tempat. Sebagian di surga dan sebagian di neraka.</p>
<p>Hal ini sudah terpatri dalam catatan permanen al-Quran al-Karim Surah at-Taghobun (64);2 &#8220;<span style="color: #333399;"> Dialah Alloh yang menciptakan kamu semua , maka diantara kamu ada yang kufur dan sebagian kamu ada yang beriman, dan Alloh Maha Mengetahui lagi waspada&#8221;.</span></p>
<p>Surga adalah tempat kembali di sisi Alloh bagi manusia yang selama di dunia tergolong orang iman, sedang neraka/tempat segala penderitaan, tempat penyiksaan bagi manusia yang selama di dunia jadi oran  kufur alias tidak mau jadi orang iman. Dua hal yang sangat jauh berbeda</p>
<p>Pernahkah kita introspeksi, di golongan mana kita ini sebenarnya?</p>
<p>Pantaskah kita mengaku diri sebagai orang iman ?</p>
<p><a href="http://binanurani.com/siapakah-orang-mukmin-itu/" target="_blank">Siapakah orang iman itu?</a></p>
<p>Semenjak jaman dulu , sekarang hingga masa selanjutnya, orang beriman senantiasa memiliki karakter , sifat unik yang menjadi ciri spesifik sebagai manisfestasi dari ilmu dan keyakinannya <span id="more-1517"></span>kemudian terproyeksi dalam sikap, ucapan dan perbuatan.</p>
<p>Baik ! berikut adalah uraian 28 sifat orang iman menurut hadits Riwayat Hakim, paparan hadits dapat Saudara jumpai dalam himpunan hadits Mukhtarul Adilah Kitabul Khutbah hal 18-20.</p>
<p>Ke-28 uraian berikut dapat digunakan untuk &#8221; Cek Up&#8221;diri sendiri sekaligus bahan untuk introspeksi.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="37" valign="top">1.</td>
<td width="601" valign="top">Orang   yang beriman itu kuat memegang teguh pendiriannya, kuat memegang teguh   keyakinan agamanya, tidak mudah terpengaruh keadaan, tidak lemah karena   cobaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">2.</td>
<td width="601" valign="top">Orang   beriman itu mampu membuat penilaian yang benar dan obyektif,tegas dalam mengambil sikap,   tetapi berlapang dada mudah menerima nasehat, pitutur dan   pengarahan-pengarahan ,tidak membela diri karena khawatir jatuh   mental,sakdermo, hatinya gampangan untuk diajak maju , berprestasi yang lebih   baik dan menuju kearah kesempurnaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">3.</td>
<td width="601" valign="top">Imannya   mantap yakin terhadap kebenaran yang diperjuangkan tidak ragu –ragu dalam   mewujudkan kebenaran, rela berkorban demi suksesnya cita-cita kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">4.</td>
<td width="601" valign="top">Haus akan ilmu pengetahuan . Selalu   mengharapkan bertambahnya ilmu sebagai modal pengetahuan kebenaran. Tidak   kenyang-kenyangnya mencari ilmu selama hayat masih dikandung badan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">5.</td>
<td width="601" valign="top">Selalu   khawatir dan takut jangan-jangan usaha amal sholih yang telah dikerjakan itu   belum cukup untuk bekal menghadap kehadirat Allah , sehingga mempunytai   semangat yang tinggi untuk beramal lebih banyak, tetapi juga merasa syukur, bahagia,   tentram dan aman,tenang karena semua usahanya diyakini akan mendapat hasil   dan berakhir dengan kemenangan menerima keridhoan dari Allah, surganya Allah   selamat dari Neraka Allah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">6.</td>
<td width="601" valign="top">Tekun   ,telaten ,tidak putus asa dalam mencari ilmu, sabar dan arif hatinya menimba   ilmu Quran dan Hadits sebagai satu satunya kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">7.</td>
<td width="601" valign="top">Sederhana   dalam hidup walaupun kaya raya, mengerti haknya harta sehingga berani menjadi   pelopor dalam menggunakan harta demi kelancaran perjuangan Agama Allah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">8.</td>
<td width="601" valign="top">Merias   diri, menjaga penampilan diri dan kebersihan walaupun papa sengsara , selalu menjaga harga diri   sebagai orang iman.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">9.</td>
<td width="601" valign="top">Hatinya   tidak tama’ , nggrangsang,ngoyo, bisa menerima rejeki pemberian Allah, tetapi   tidak menimbulkan malas usaha karena menyadari bahwa suksenya perjuangan   agama Allah itu ditunjang oleh harta dan kekayaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">10.</td>
<td width="601" valign="top">Rejekinya   dari usaha yang halal, menjauhkan diri dari hal harom atau syubhat / samar.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">11.</td>
<td width="601" valign="top">Tetap   istiqomah dalam melakukan kebajikan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">12.</td>
<td width="601" valign="top">Terampil,   trengginas dalam menangani perjuangan fi sabilillah tidak aras-arasan   ,bot-boten, berat hati, tapi ringan kaki dan ringan tangan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">13.</td>
<td width="601" valign="top">Dapat   mengendalikan diri , tidak menuruti hawa nafsu, syahwat dan mengendalikan   keinginan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">14.</td>
<td width="601" valign="top">Kasih   sayang kepada orang-orang yang menderita, keberatan menghadapi hidup dan   kehidupan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">15.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menyimpang dari garis-garis kebenaran walaupun terhadap orang yang paling   sering membikin marah dan geram.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">16.</td>
<td width="601" valign="top">Cintanya   kepada seseorang tidak menimbulkan pelanggaran-pelanggaran, tidak menerjang   larangan agama sampai melakukan perbuatan dosa.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">17.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menyia-nyiakan amanah/ titipan, kalau ada titipan maka segera diserahkan   kepada yang berhak menerima / bisa amanat.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">18.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   dengki,tidak suka menuduh jelek kepada sesama orang iman, tidak suka saling   melaknati.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">19.</td>
<td width="601" valign="top">Secara ksatria mengakui   kesalahan –kesalahan yang diperbuat walaupun tidak ada orang yang menyaksikan   perbuatannya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">20.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   memanggil, menuduh orang iman dengan julukan-julukan Ya kafir, ya fasik, Ya munafik.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">21.</td>
<td width="601" valign="top">Khusu’   dalam sholat , cepat cepat mengeluarkan zakat jika hartanya sudah sampai nisob.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">22.</td>
<td width="601" valign="top">Sobar,   tabah, tahan uji dan tenang dalam menghadapi fitnah,cobaan gonjang ganjing   dan kegoncangan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">23.</td>
<td width="601" valign="top">Selalu   menghidupkan syukur diwaktu longgar , aman fi sabilillah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">24.</td>
<td width="601" valign="top">Menerima   yang jadi miliknya, nerima,bersyukur terhadap pemberian dan tidak mengaku barang yang   bukan miliknya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">25.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menanam dendam kesumat dan tidak menumpuk-numpuk dendam yang membawa   permusuhan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">26.</td>
<td width="601" valign="top">Sifat   kikir, bakhilnya tidak mencegah untuk berbuat ma’ruf, kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">27.</td>
<td width="601" valign="top">Mau   bergaul dengan manusia umumnya walaupun terhadap yang berbeda pendapat,   paham, agama, golongan, ras, suku , marga dan mau berbicara, berdialog. Bermusyawarah   dengan mereka tetapi tidak sampai terpengaruh bahkan dapat berpengaruh.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">28.</td>
<td width="601" valign="top">Jika   dianiaya tetap sabar, sehingga Allah Dzat Pemurah memberi pertolongan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia Bermasalah, Islam Solusinya</title>
		<link>http://binanurani.com/1507/</link>
		<comments>http://binanurani.com/1507/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 14:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1507</guid>
		<description><![CDATA[Ketika harta, wanita dan popularitas sudah dilampaui, manusia-manusia
Barat (mordern) punya fantasi dan impian baru agar hidup damai di
planet atau pulau-pulau terpencil, yang dianggapnya sebagai solusi yang
bisa menyelesaikan persoalan hidupnya yang serba sumpek dan merisaukan
itu.
Hal itu jelas tergambar pada ribuan karya dan kreasi mereka dalam
bentuk sastra, musik, film maupun rumus-rumus matematika, yang seakan
memberi jawaban pencerahan atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Islam dengan pedomannya Kitab Suci al-Quran sudah saatnya dijadikan pedoman dan solusi kehidupan manusia di atas bumi." src="http://img191.imageshack.us/img191/5066/cintaislam.jpg" alt="" width="135" height="135" />Ketika harta, wanita dan popularitas sudah dilampaui, manusia-manusia<br />
Barat (mordern) punya fantasi dan impian baru agar hidup damai di<br />
planet atau pulau-pulau terpencil, yang dianggapnya sebagai solusi yang<br />
bisa menyelesaikan persoalan hidupnya yang serba sumpek dan merisaukan<br />
itu.</p>
<p>Hal itu jelas tergambar pada ribuan karya dan kreasi mereka dalam<br />
bentuk sastra, musik, film maupun rumus-rumus matematika, yang seakan<br />
memberi jawaban pencerahan atas persoalan mereka, di mana dunia<br />
industri dan iptek yang semula dianggap bisa mempercantik dunia dan<br />
memperindah kehidupan, ternyata belum bisa memberi solusi yang<br />
memuaskan batin mereka.</p>
<p>Lantas apa solusinya, di manakah pencerahan itu<br />
dapat ditemukan?</p>
<p>Sungguh tak ada jawaban yang memuaskan kita sampai<span id="more-1507"></span><br />
kapanpun; tak ada planet atau pulau terpencil yang dapat menentramkan<br />
kita; tak ada iptek secanggih apapun yang dapat membahagiakan kita; tak<br />
ada pintu-pintu terbuka untuk kita semua selain pintu introspeksi-diri<br />
(tobat) dan kembali ke jalan Tuhan. Karena tanpa ada kemauan untuk<br />
mendahulukan Tuhan (iman), hidup manusia hanya akan menjadi<br />
bulan-bulanan tak keruan, yang membuatnya terperosok dari satu jebakan<br />
ke jebakan lain; dari satu ketergantungan ke ketergantungan lain; dalam<br />
lingkaran mata-rantai pilihan demi pilihan yang tak pernah menemukan<br />
prioritas dan prosentasinya secara benar.</p>
<p>Tetapi bila kita mau berpikir<br />
dengan &#8220;akal iman&#8221;, melihat dengan &#8220;mata iman&#8221;, dan mendengar dengan<br />
&#8220;telinga iman&#8221;, maka kita akan mengukur dan membaca hidup ini secara<br />
jujur dan realistis, bahwa memang bangsa kita ini sedang bermasalah:<br />
bahwa pilihan menjadi penguasa diktator di masalalu telah membawa<br />
banyak masalah; bahwa menganut ekonomi kapitalisme (dengan riba yang<br />
tak terkendali) telah membawa banyak masalah; bahwa pilihan menjadi<br />
masyarakat liberal-modern telah membawa masalah; bahwa membangun dunia<br />
industri dengan segala ipteknya (yang tak terkontrol) telah membawa<br />
masalah.</p>
<p>Lantas mau ke mana kita melarikan diri dari segala masalah<br />
itu, ketika sumbernya justru berasal dari diri kita sendiri, dari<br />
pilihan-pilhan kita sendiri, dari kesombongan dan keserakahan kita<br />
sendiri, dari dendam dan kebencian kita sendiri? Nah, di sinilah Islam<br />
menyampaikan puncak jawaban atas segala persoalan hidup manusia, bahwa<br />
Islam bukan hanya mengajarkan kita agar terhindar dari dosa dan<br />
kesalahan, tapi sekaligus menuntun dan mengarahkan kita agar bertobat<br />
dan bangkit dari dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat&#8230; mohon<br />
maaf dan selamat berpuasa, semoga kita dapat meraih ketakwaan, Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/1507/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kefadholan Orang Sobar</title>
		<link>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/</link>
		<comments>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 23:08:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Derajat Tinggi di Sisi Alloh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sering terdengar di masyarakat kalimat “ Sesungguhnya Alloh beserta orang yang sobar” innalloha ma’a shobirin. Atau “ sudah, sabar saja “ nasihat kepada orang yang sedang curhat.
Apa sebenarnya definisi shobar itu?
Sebelum melanjutkan mari kita cek sebenarnya lafadz yang betul itu “sobar” atau “sabar”.
Kalau mengikuti ejakan dari aslinya Bahasa Arab yang tepat, sebenarnya berasal dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Dimana ada seorang yang bersobar , memaafkan orang lain, rendah hati karena Alloh, maka derajatnya makin meninggi di sisi Alloh" src="http://img708.imageshack.us/img708/3198/anaktangga2.jpg" alt="" width="131" height="114" />Sudah sering terdengar di masyarakat kalimat “ <em>Sesungguhnya Alloh beserta orang yang sobar</em>” innalloha ma’a shobirin. Atau “ <em>sudah, sabar saja</em> “ nasihat kepada orang yang sedang curhat.</p>
<p>Apa sebenarnya definisi shobar itu?</p>
<p>Sebelum melanjutkan mari kita cek sebenarnya lafadz yang betul itu “sobar” atau “sabar”.</p>
<p>Kalau mengikuti ejakan dari aslinya Bahasa Arab yang tepat, sebenarnya berasal dari tiga huruf hijaiyah “ sho-ba dan ro ” . Tapi kebiasaan yang terdengar di kalangan umat menjadi “sabar “. Ada baiknya jika kita membiasakan mengucapkan sesuai dengan lafadz aslinya, meski tidak ada perbedaan maksud yang sebenarnya.</p>
<p>Seperti halnya “ Arafah” tempat wukuf orang beribadah haji secara lafdziyah adalah “ Arofah” . Kita dapat melafadzkan dengan bunyi yang benar manakala dapat melihat langsung naskah / skrip baik dari al-Quran maupun al-Hadits dengan  mengetahui cara membacanya sesuai dengan “makhrojul huruf” dalam ilmu tajwid.</p>
<p>Baik! mari kita lihat seperti apa makna secara kontek dalam sebuah hadits maupun al-Quran.<span id="more-1498"></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Hadits : 1</span></p>
<p>Dari Abi Said sesungguhnya seorang pria dari Anshor meminta (harta) kepada Nabi Muhammad SAW , maka diberilah dia. Kemudian meminta kembali ,Nabi pun memberikannya. Akhirnya Nabi bersabda “ <span style="color: #000080;">Tiada lagi kebaikan (harta) di sisiku dan aku tidak menyimpannya lagi, barangsiapa yang mengambil cukup maka Alloh akan membuatnya kaya dan siapa yang menjaga diri (tidak minta) maka Alloh akan menjaganya , barangsiapa yang berusaha mensobarkan diri maka Alloh akan memberi kesobaran, tidaklah seseorang diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih luas kecuali kesobaran</span>” Hadits Riwayat Tirmidzi hal.180</p>
<p><em>Hadits : 2</em></p>
<p>Dari Abu Huroiroh RA sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “<span style="color: #000080;"> Bukanlah kuat itu dari (tenaga) dorongan , tetapi sesungguhnya (orang yang ) kuat itu adalah orang yang mampu menahan dirinya ketika marah</span>” Hadits Riwayat Imam Bukhori Kitabul Adab juz 8 hal.24</p>
<p>Pada hadits pertama bagaimana diceritakan orang yang meminta sesuatu kepada Rosululloh hingga dua kali, sampai akhirnya Nabi menasihati yang intinya bahwa meskipun seseorang itu dalam keadaan kekurangan, namun kalau mau  bersobar menahan diri , merasa cukup dan menjaga diri agar tidak mudah minta , maka Alloh akan membuat hatinya merasa kaya/cukup. Dengan sesorang diberikan kesobaran maka itulah pemberian yang baik dan luas.</p>
<p>Sedang pada hadits  yang ke dua bahwa orang yang kuat adalah dalam arti kuat kesobarannya mampu mengendalikan diri dalam keadaan kekurangan, atau menahan diri untuk tidak meluapkan kemarahan di saat sedang emosi.</p>
<h3>Kefadholan Orang Sobar.</h3>
<p>Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “ <span style="color: #000080;">Tidaklah sodakoh mengurangi harta, tidaklah Alloh menambah kepada seseorang sebab memaafkan kecuali kemulyaannya, dan tidaklah seseorang itu rendah hati niyat karena Alloh kecuali Alloh meninggikan derajatnya</span> “ HR Tirmidzi jus 8 hal.184.</p>
<p>Karena sobarnya seseorang hingga sanggup menahan diri tidak marah di saat mendapat perlakuan yang tidak benar dari orang lain, bahkan sanggup memaafkan maka orang itu ditinggikan derajatnya jadi orang yang mulya di sisi Alloh SWT.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengais Rejeki Di Era Global</title>
		<link>http://binanurani.com/mengais-rejeki-di-era-global/</link>
		<comments>http://binanurani.com/mengais-rejeki-di-era-global/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 17:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Rejeki]]></category>
		<category><![CDATA[ma'isyah]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Rejeki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/mengais-rejeki-di-era-global/</guid>
		<description><![CDATA[Karena Manusia Dikaruniai Akal dan Pikiran, Tiada Seorangpun  Yang Menginginkan Hidup Susah
(kecuali mereka yang bernasib kurang mujur diberi kurang akal/mental)
Dengan akal dan pikirannya manusia mampu belajar dari pengalaman sendiri atau  orang lain, ingin manjadi manusia yang mandiri , mempunyai eksistensi , cukup kebutuhan pangan, sandang , papan yang merupakan kebutuhan primer.
Juga kebutuhan primer yaitu perlengkapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #008000;">Karena Manusia Dikaruniai Akal dan Pikiran, Tiada Seorangpun  Yang Menginginkan Hidup Susah</span></h2>
<p align="center"><em>(kecuali mereka yang bernasib kurang mujur diberi kurang akal/mental)</em></p>
<p>Dengan akal dan pikirannya manusia mampu belajar dari pengalaman sendiri atau  orang lain, ingin manjadi manusia yang mandiri , mempunyai eksistensi , cukup kebutuhan pangan, sandang , papan yang merupakan kebutuhan primer.</p>
<p>Juga kebutuhan primer yaitu perlengkapan seperti radio, televise, almari dll. Bahkan manusia secara naluri menginginkan terpenuhinya kebutuhan tersier.</p>
<p>Kebutuhan tersier (cultural ) atau kebutuhan yang bersifat kemewahan. <em>Antara lain</em> sekolah, komputer, rekreasi, internet, villa, mobil mewah/kapal pesiar dan kebutuhan mewah lainnya. Setelah manusia mampu memenuhi kebutuhan primer dan kebutuhan sekundernya maka akan <span id="more-1494"></span>timbul kebutuhan yang lain. Kebutuhan tersier timbul setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan tersier ini pada dasarnya berkenaan dengan status, aktualisasi diri  atau prestise seseorang, agar lebih dihargai oleh orang lain dan lebih terpandang.</p>
<h3><span style="color: #008000;">Bagaimana manusia dapat berhasil meraih semua itu?</span></h3>
<p>Jika seorang berhasil menempati posisi direktur atau pangkat dibawahnya sedikit, dalam suatu instansi pemerintah maupun swasta, maka dengan sendirinya kebutuhan primer, kebutuhan sekunder terpenuhi, bahkan kebutuhan tersier relative terpenuhi.</p>
<p>Dengan pendapatan gaji per bulan juga fasilitas inventaris dari instansinya mereka tidak kekurangan makan dan minuman susuai seleranya, dapat mengajak istri dan anaknya rekreasi di akhir pekan, menginap di villa pribadi, makan di restoran, memutar home theatre sambil bercanda ria bersama keluarga.</p>
<p>Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan spiritual / rohani , mereka mampu mengundang mubaligh pribadi untuk membina mengaji demi pembinaan istri dan anak-anaknya, mengajak haji bersama istri dan kedua orang tuanya, pergi umroh kapanpun mau, korban seekor sapi tiap tahun,  menjadi donatur tetap pendanaan kegiatan keagamaan .</p>
<p>Sungguh impian setiap orang.</p>
<p>Mereka dapat menempati taqdir seperti itu melalui usaha yang sungguh-sungguh, sejak sekolah dia serius, mengambil jurusan di kuliah sesuai denga minat dan bakatnya, rajin dalam belajar dan lahir batin penuh ambisi untuk meraih apa yang diinginkannya.</p>
<p><span style="color: #000080;">“ &#8230;&#8230;Sesungguhnya Alloh tidak merubah apa yang ada pada diri hamba, sebelum hamba itu berusaha merubahnya apa yang ada pada diri mereka&#8230;.. </span>“ QSR-Ro&#8217;d (13);11</p>
<p>Namun ingat!</p>
<p>Berapa banyak orang yang mampu menduduki posisi direktur, wakil direktur, pejabat penting ? jumlahnya sangat sedikit karena mau tidak mau harus berebut kursi jabatan. Kalah dalam persaingan terpaksa harus gagal.</p>
<p>Adakah jalan lain untuk meraih suatu kondisi yang setara dengan rejeki yang dikantongi oleh para direktur, pejabat, menteri dll?</p>
<p>Jangan kawatir kawan !</p>
<p>Banyak jalan menuju Roma, Banyak jalan mencari rejeki halal.</p>
<p>Salah satunya adalah menjadi WIRAUSAHA.</p>
<p>Asal katanya adalah terjemahan dari <em>entrepreneur, </em>terjemahan Bahasa Inggris <em>between taker </em>atau <em>go-between.</em></p>
<p>Sedangkan dalam bahasa sansekerta terdiri dari kata wira dan usaha, wira artinya manusia unggul, teladan, bebudi luhur, berjiwa besar, berani, pahlawan/pendekar kemajuan, dan memiliki keagungan watak sedangkan usaha adalah melakukan kegiatan usaha. Wirausaha memiliki berbagai karakter positif yang tidak dimilki oleh para pengusaha biasa. Mereka adalah orang orang yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan peluang-peluang usaha menjadi kesempatan usaha yang menguntungkan dirinya dan masyarakat konsumennya. Mereka bukan sekedar orang yang memiliki keterampilan berbisnis, namun juga memiliki kepemimpinan pribadi yang tinggi, baik tercermin dari daya juang yang tinggi, kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan, dan toleransi terhadap ketidakmenentuan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/mengais-rejeki-di-era-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Luar Biasa ! Testimoni Dari Iblis, Tips Aman Dari Godaannya</title>
		<link>http://binanurani.com/tips-terhindar-godaan-iblis/</link>
		<comments>http://binanurani.com/tips-terhindar-godaan-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 21:18:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tips aman dari godaan iblis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1485</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak kenal Iblis ?
Memang Saudara pernah berkenalan?..  
Meskipun belum pernah bertemu face to face , namun secara alam bawah sadar kita manusia yakin akan eksistensi Iblis. Bukankan sudah biasa kita dengar bahwa di muka bumi ini selain manusia ada lagi makhluk gaib (ghoibun= sesuatu yang wujud tapi tidak kasat mata telanjang). Makhluk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" src="http://img580.imageshack.us/img580/769/jingua.jpg" alt="" width="124" height="124" />Siapa yang tidak kenal Iblis ?</p>
<p>Memang Saudara pernah berkenalan?.. <img src='http://binanurani.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Meskipun belum pernah bertemu face to face , namun secara alam bawah sadar kita manusia yakin akan eksistensi Iblis. Bukankan sudah biasa kita dengar bahwa di muka bumi ini selain manusia ada lagi makhluk gaib (ghoibun= sesuatu yang wujud tapi tidak kasat mata telanjang). Makhluk gaib yang dimaksud seperti  iblis , malaikat, roh halus, surga dan neraka, dll.</p>
<p>Syetan, iblis adalah sebangsa jin. Bahkan Iblis merupakan bapaknya jin ( abaljin). Malaikat special diciptakan Alloh dengan tugas tertentu , sedangkan jin dan manusia mempunyai tugas untuk menyembah kepada penciptanya.</p>
<p>Sesuai dengan ayat di dalam kitab Suci al-Quran Surah adh-Dhariyat (51): 56  yang bunyinya “ <span style="color: #000080;">wa ma khlaq’tul jinna wal insana il-la liya’buduni</span>” artinya Tidaklah Kami (Alloh ) ciptakan jin dan manusia kecuali untuk mengabdi (beribadah) kepadaku (Alloh).</p>
<h2><span style="color: #800080;">Hati-hati dengan iblis</span></h2>
<p>Sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Hadits Tambiyatulghofilin, bahwa malaikat dan <span id="more-1485"></span>iblis(bapaknya para jin) lebih dulu diciptakan daripada Adam alaihi salam (bapaknya para manusia).</p>
<p>Selesai Alloh ciptakan Adam dari campuran berbagai macam tanah, tanah hitam, tanah putih, merah, yang kasar, tanah lembut dll, maka Alloh memerintahkan malaikat dan iblis untuk sujud (hormat) kepada Adam AS.</p>
<p>Kesemua malaikat sujud kecuali iblis. Dia menolak mentaati perintah Alloh untuk hormat kepada Nabi Adam.</p>
<p><span style="color: #333399;">“Hai iblis kenapa kamu tidak bersama malaikat yang sujud</span>?”Tanya Alloh. <span style="color: #800000;">Aku tidak mau sujud kepada manusia yg Engkau ciptakan dari tanah yang bercampur lumpur</span>.  Menurut tafsir alQuran “sofatul bayan” hal 263 yang dimaksud kata “hama-in” pada ayat 28 adalah <span style="text-decoration: underline;">tanah/lumpur yang berubah menjadi hitam karena lamanya bercampur dengan air</span>, sedang lafadh “masnun” maksudnya <span style="text-decoration: underline;">berubah baunya</span>.</p>
<p>Dengan kelancangan berani menentang perintah Alloh SWT inilah, maka iblis diusir dari surga.</p>
<p><span style="color: #000080;">“ </span><span style="color: #333399;"><span style="color: #000080;">Keluarlah kau dari sini sesungguhnya engaku dirajam, dan sesungguhnya laknat atasmu hingga datangnya hari hisaban</span> </span>(prosesi timbangan amal di hari kiyamat”</p>
<h2><span style="color: #800080;"><strong>Awal Kedengkian Iblis Terhadap Bangsa Manusia</strong></span></h2>
<p>Seketika iblis dimurkai dan dibentak oleh Alloh, maka dia berkata <span style="color: #800000;">“ Wahai  Tuhanku berikan kami kesempatan hingga hari kebangkitan”</span></p>
<p>Karena sifat Maha Pemurah, Alloh mengabulkan permintaan iblis dengan diberi umur yang panjang dan ditunda siksanya hingga hari kiyamat.</p>
<p>“Amhilni dunal mauti” demikian tafsirnya bermaksud pemberian kesempatan dan tidak mati, sehingga dikisahkan iblis dapat berumur ribuan tahun.</p>
<p>Iblis merasa telah diusir dan dilaknat Alloh SWT gara-gara tidak taat ketika diperintah untuk hormat kepada Adam, inilah awal kedengkian , iri hati dan dendam kesumatnya kepada manusia. Apalagi iblis sebelumnya sudah beribadah bersama-sama para malaikat 2000 tahun lamanya. Seakan sia-sia gara-gara penciptaan Adam, cikal bakalnya manusia.</p>
<p>Iblis pun berikrar di depan Alloh “ <span style="color: #800000;">Wahai Tuhanku karena Engkau telah menyesatkan aku, maka sungguh aku akan menggoda Adam dan keturunannya di bumi dan sungguh aku akan menyesatkan mereka kecuali hambamu yang memurnikan”</span></p>
<p>Inilah tonggak bersejarah awal perseteruan antara dua golongan makhluk Alloh , manusia dan iblis.</p>
<p>Kisah ini telah terjadi dan didokumentasikan oleh Alloh SWT dalam Kitab Suci al-Quran Surah al-Hijr (15); 26-40.</p>
<h2><span style="color: #800080;"><strong>Tips Aman Dari Godaan Iblis</strong></span></h2>
<p>Masih dalam tema yang sama tentang laknat Alloh kepada iblis, dengan “kata kunci&#8221;  <em><span style="text-decoration: underline;">wa’id hum s</span></em>aya cari dengan catalog al-Quran yang mirip dengan search engine manual maka saya temukan pada Surah Bani Isroil (17);61-65.</p>
<p>Setelah iblis berikrar pada surah al-Hijr di atas maka Alloh pun mengusir iblis sekaligus berikrar : “ <span style="color: #000080;">Pergilah ! barangsiapa diantara mereka manusia yang mengikutimu maka neraka jahanam adalah balasan kalian yang setimpal, godalah se pol kemampuanmu di antara mereka manusia dengan suaramu, pengaruhilah mereka dengan pasukan kudamu, pasukan jalan kaki-mu, campurilah pada harta dan anak mereka, berilah janji-janji rayuan pada mereka, padahal tidak ada rayuan/janji iblis kepada manusia selain tipuan belaka. Sesungguhnya (khusus) hambaku, kamu tidak memiliki kekuasaan atas mereka , dan cukup Tuhanmu diserahi”</span></p>
<p>Lalu bagaimana dengan kita sebagai anak cucu Nabi Adam?</p>
<p>Tidak dapat dipungkiri lagi kita2 ini adalah sasaran iblis dalam mencari sebanyak-banyaknya teman untuk diseret ke jurang neraka.</p>
<p>Dengan kelebihan yang diberikan Alloh kepada pasukan iblis dalam menggoda manusia dari berbagai bidang, maka akhirnya hanya sedikit yang dapat selamat dari jeratan iblish.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kata-kata iblis sendiri bahwa semua manusia dapat digoda kecuali <strong>“hamba yang memurnikan”.</strong></p>
<p>Ucapan iblis ini sangat relevan dengan petikan firman Alloh “Sesungguhnya (khusus) hambaku, kamu iblis tidak memiliki kekuasaan atas mereka” yang dimaksud hamba di sini adalah hamba yang memurnikan agamanya.</p>
<p>Memurnikan adalah menetapi dengan konsekuen , dimulai dengan belajar mengikuti prosedur dari Rosulullohi SAW, memahami makna al-Quran firman Alloh dan al-Hadits sabda Rosululloh SAW dan mengamalkan dalam kehidupan nyata.</p>
<p>Baik, saya ambil contoh riel !</p>
<p>Sebagaimana fenomena keseharian, godaan iblis kepada manusia yang mudah berhasil adalah dalam hal pelanggaran hubungan laki-laki dan perempuan. Di awali dengan konsep “dari sawah turun ke kali, dari mata turun ke hati” berkenalan, meminta no.HP dst.</p>
<p>Dari sini iblish menjadi dalang yang terus memprovokasi, anak Adam yang sudah diracun asmara suka lupa dengan norma dan batas-batas pergaulan. Tidak sedikit karena alasan pendekatan kemudian terjadi pacaran, berdua-duaan , jalan bersama, shoping bersama. Lalu muncul PIL Pria idaman lain, WIL wanita idaman lain, perselingkuhan. Bahkan berhubungan layaknya suami-istri dianggap hal yang lumrah, SUBHANALLOH.</p>
<p>Demikian manusia sampai terjerumus ke pelanggaran perzinaan , karena dari awal sudah tidak “memurnikan agama”.</p>
<p>Kalau saja kita mengerti paham, dan takut dosa, maka hadits sabda nabi “<span style="color: #000080;"> Niscaya jika salah satu kalian ditusuk kepalanya dengan jarum besi niscaya lebih baik dari pada menyentuh perempuan yang bukan mahromnya</span>” atau sekurang-kurangnya memahami hadits “<span style="color: #000080;"> tidaklah menyepi (berdua-duaan) laki dan perempuan kecuali yang ketiga adalah syetan”. <span style="color: #333333;">Maka pelanggaran besar , zina dapat dihindari</span><br />
</span></p>
<p>Kalau saja manusia memurnikan, menetapi norma agama sesuai petunjuk Rosululloh SAW dalam pergaulan, maka niscaya manusia akan selamat dari godaan iblis, syetan laknat jahanam.</p>
<p>Belum lagi godaan dalam hal mencari harta, bagaimana manusia dapat sebanyak mungkin mengumpulkan harta , waktunya dan pikirannya mayoritas terserap untuk urusan dunia melulu.</p>
<p>Kembali ke topik kita pada artikel ini , maka untuk mengamankan diri dari godaan iblis adalah dengan <a href="http://binanurani.com/4-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam-bag-2-murni-cara-mengkaji/" target="_blank">memurnikan agama</a>.</p>
<p>Semoga Alloh berikan manfaat dan barokah, amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/tips-terhindar-godaan-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembuatan Website &amp; Pemanfaatan Internet Sebagai Media Dakwah di Era Globalisasi</title>
		<link>http://binanurani.com/pembuatan-website-pemanfaatan-internet-sebagai-media-dakwah-di-era-globalisasi/</link>
		<comments>http://binanurani.com/pembuatan-website-pemanfaatan-internet-sebagai-media-dakwah-di-era-globalisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 20:59:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Revew Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Training IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1474</guid>
		<description><![CDATA[
Alhamndulillah Robil ‘alamin , demikian ucapan penutupan oleh Bp  Prof.Dr.H.Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum selaku Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Propinsi Jawa Tengah pada acara workshop training IT  dengan tema “ Pembuatan Web Site dan Pemanfaatan Internet sebagai Media Dakwah di Era Globalisasi “ yang diselenggarakan di LPMP Prof. Jawa Tengah jl.Kyai Mojo Semarang.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" title="Hari Wuryanto, SPd saat memperkenalkan blog binanurani.com dan wep program pengajian madrasahonline.com di depan peserta worshop" src="http://img11.imageshack.us/img11/7996/workshopsemarang.jpg" alt="" width="448" height="336" /></p>
<p>Alhamndulillah Robil ‘alamin , demikian ucapan penutupan oleh Bp  Prof.Dr.H.Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum selaku Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Propinsi Jawa Tengah pada acara workshop training IT  dengan tema “ Pembuatan Web Site dan Pemanfaatan Internet sebagai Media Dakwah di Era Globalisasi “ yang diselenggarakan di LPMP Prof. Jawa Tengah jl.Kyai Mojo Semarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/pembuatan-website-pemanfaatan-internet-sebagai-media-dakwah-di-era-globalisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesaksian (1) Tentang Hari Wuryanto dan Program Madrasah Online</title>
		<link>http://binanurani.com/testimony/</link>
		<comments>http://binanurani.com/testimony/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 17:52:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>santika211</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah Online]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Hari Wuryanto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1456</guid>
		<description><![CDATA[


Oleh : Dra.Susanti
Saya ini berasal dari keluarga Katolik , dididik dan di besarkan di  Wonosobo sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Saya sangat rajin dan taat mengikuti semua kegiatan gereja, juga  sangat disayang orang tuaku, juga romo, suster, dan teman-teman lain yang seabrek. Ketika mulai kuliah aku mulai jauh dengan keluargaku aku kost di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p><span style="color: #000080;"><em><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Salah satu diantara hobbynya adalah main musik. Band kampus yang dipimpinnya beberapa kali dapat order manggung meski hanya seumur jagung karena sebelum wisuda sudah bubar dengan sendirinya." src="http://img143.imageshack.us/img143/443/harigitar.jpg" alt="" width="237" height="320" /><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Hobby lain adalah rock climbing kegiatan di alam bebas menjajal nyali. Salah satu photo ketika panjat tebing di pegununan Gunungkidul." src="http://img15.imageshack.us/img15/7968/harirock.jpg" alt="" width="215" height="320" /><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Caving, melongok ciptaan Alloh SWT di kedalaman bumi. Yang ada hanya gelap gulita nyaris tiada suara, sehingga harus pakai head torch." src="http://img683.imageshack.us/img683/8514/caving.jpg" alt="" width="130" height="93" />Oleh : Dra.Susanti</em></span></p>
<p>Saya ini berasal dari keluarga Katolik , dididik dan di besarkan di  Wonosobo sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Saya sangat rajin dan taat mengikuti semua kegiatan gereja, juga  sangat disayang orang tuaku, juga romo, suster, dan teman-teman lain yang seabrek. Ketika mulai kuliah aku mulai jauh dengan keluargaku aku kost di kota gudeg, Yogyakarta. Aku diantar orang tuaku dan Romo yang memasrahkan aku pada pengurus gereja, sehingga aku cepat berinteraksi dengan umat gereja di kota pelajar.</p>
<p style="text-align: left;">Oh ya, perlu diketahui meskipun aku dan keluarga dalam lingkungan Katolik tetapi waktu kecil dulu aku sering ikut ngaji dimasjid dekat rumahku karena terbawa pergaulan dengan teman-teman sepermainan. Kalau sekarang semacam TPA.Tapi mulai aku masuk sekolah dasar aku sering diajak orang tuaku ke gereja, dan aku tidak pernah ke masjid lagi. Nah mulai saat aku sering berfikir tentang Tuhan, aku selalu teringat dan sangat membekas tentang Allah yang satu ( qulhuwallahu ahad ) pengertian seperti ini aku dapat dari pengajian di masjid dulu. Kalau di pancasila dikenal Ketuhanan yang Maha Esa, dan itu sering kutanyakan pada suster atau romo, jawaban mereka adalah “Itu adalah iman….. “ yang membuat aku terus dalam penasaran.</p>
<p style="text-align: left;">Nah setelah kuliah aku sering membaca buku tentang Islam, Injil barnabas, Yudas pahlawan atau pengkhianat?  Baca, baca dan baca. Sementara itu akupun terus aktif ikut kegiatan gereja, makin banyak teman, juga dengan suster-suster semakin akrab.</p>
<p style="text-align: left;">Singkat cerita pada masa kuliah itu aku memutuskan pindah keyakinan, tidak tanggung tanggung aku nekad langsung berjilbab baik dirumah ataupun kalau keluar rumah, ke kampus dll. Padahal dikalangan muslim waktu itu th.1990 an berjilbab masih agak asing, tidak seperti sekarang.</p>
<p style="text-align: left;">Orang islam umumnya memandang kalau berjilbab itu kalau sudah melaksanakan ibadah haji. Aku nekat dan semua terbelalak, terkesima dan entahlah…orang <span id="more-1456"></span>tuaku sangat terpukul karena namaku disebut-sebut ( diumumkan ) di gereja kalau sudah pindah keyakinan. Ketika pulang kampung aku dicerca, dimaki, dimarahi, dan kerudungku disobek-sobek dibakar……..dari anak yang sangat disayang aku menjadi yang sangat sangat dibenci.</p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="color: #000080;"><strong>Semua aku lakoni saja dan dampaknya &#8230;&#8230;..keuanganku !</strong></span></h3>
<p style="text-align: left;">Padahal kuliah masih panjang. Saat menulis testimony ini aku sudah lupa bagaimana dulu bisa rampungkan kuliah, yang jelas ada saja rejeki dari hasil ngetik, ngerjakan tugas teman, yang penting ada saja uang yang masuk, saya hanya nekat pasrah sama Alloh SWT.</p>
<p style="text-align: left;">Tapi lama aku menjadi seorang muslimah ada yang terasa kurang dan aku agak susah untuk belajar lebih mendalam tentang Islam semakin banyak membaca tapi kok tidak maju–maju, justru keraguan yang tiada ujungnya.</p>
<p style="text-align: left;">Aku ikut kursus baca Al-Qur’an sampai rampung tapi grotal-gratul saja hasilnya. Aku haus tapi ma kemana, siapa yang sanggup membimbingku ? banyak diskusi-dikusi kuikuti dan biasanya aku minta diajari lebih lanjut tapi mereka tidak sempat. ada juga tempat pengajian laintapi di sana saya diajak diskusi terus-menerus seakan tiada kepastian, saya merasa tidak memperoleh apa yang saya cari, padahal aku ingin materi-materi kajian ke-Islaman yang lebih dalam dan pasti.</p>
<p style="text-align: left;">Lama lama aku seperti terabaikan dan sampai saat itu aku mulai menyadari dan membedakan kalau saya di gereja dulu, pelayanan begitu bagus, tertib bahkan kalau tidak datang disuatu acara ada yang mencari, menanyakan, menasehati dan mengarahkanku. Tapi ironisnya sekian lama aku menjadi muslimah sepertinya terkesan ”terserah kamu mau datang ya terserah tidak ikut kegiatan ya terserah itu kan kebutuhan masing-masing”.</p>
<p style="text-align: left;">Hem…..masya Allah ! Aku gamang.</p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="color: #008000;">Kang Hari Wuryanto, Aktivis tapi Religius</span></h3>
<p style="text-align: left;">Dan Allah ternyata mempertemukanku dengan kang gondrong, ya dia gondrong senengnya gitaran dan dia sering nyanyi dari panggung ke panggung, aku sebut dia seorang roker kampus. Saudara ingin tahu siapa yang saya maksud kang gondrong ini ? Dialah yang sekarang menjadi ustadz pengasuh Madrasahonline.com .</p>
<p style="text-align: left;">Assalumu `alaikum pak ustadz ..lama ya kita tidak ketemu, salamku untuk istri dan keluarga. Aku tak sengaja ketemu blog ini, setelah lebih dalam mengamati blog baru saya yakin inilah Kang Hari Wuryanto. Ya jelas penampilan sekarang jauh berbeda maklum sebagai praktisi dakwah gaulnya musti &#8220;wellcome&#8221; ke berbagai kalangan dan sering manggung, pasti malu kalo masih gondrong lagi&#8230;he he .</p>
<p style="text-align: left;">Yah itulah orang yang waktu itu kalau dilihat potongan rambutnya gondrong tapi dirawat rapih &#8230;&#8230;kelihatan sering pake shampo , roker, kalau dipanggung pegang lead guitar sambil jadi vokalisnya dan kesannya seperti orang yang suka mabuk-mabukan.</p>
<p style="text-align: left;">Ternyata apa yang saya temukan dari Kang Hari berbalik 180 derajat dari dugaanku sebelumnya, kalau ketemu omongannya santun,  sopan, halus dan dia tak kuduga sama sekali kalau dia pinter ngaji.</p>
<p style="text-align: left;">Dia juga termasuk aktifis kampus beberapa kegiatan kemahasiswaan dia ikuti, jadi ketua-II mahasiswa pecinta alam (mapala) universitas, paduan suara, himpunan mahasiswa jurusan, membentuk band kampus kalau gak salah namanya “vernier caliper band” katanya diambil dari nama sebuah peralatan teknik mesin.</p>
<p style="text-align: left;">Namun begitu toh prestasi akademik tidak ketinggalan bahkan tercatat sebagai mahasiswa berprestasi di jurusannya, bea siswa Supersemar selama dua tahun berturut-turut pun disabetnya, th akademik ‘87/88 dan 88/89. Sedangkan saya hanya dapat satu tahun saja, wueh ….salut deh ama Kang Hari.</p>
<p style="text-align: left;">Mulai saat pertemuan sesama mahasiswa penerima beasiswa Supersemar itulah saya kenal dekat dengannya yang kemudian mengajakku mengkaji ayat demi ayat bahkan aku diperkenalkan matan-matan hadits yang begitu banyak.</p>
<p style="text-align: left;">Yah…..Alhamdulillah ya Alloh Kau telah memberi aku petunjuk.</p>
<p style="text-align: left;">Maka berhentilah pencarian apa yang kuinginkan setelah aku belajar banyak sekali darinya. Alhamdulillah aku dituntun, ditunjukkan oleh Allah melalui perantara  pak ustadz Hari Wuryanto.</p>
<p style="text-align: left;">Kata demi kata, ayat demi ayat, hadits demi hadits aku pelajari bahkan aku hampir tapis 30 juz Alqur`an belajar membaca dan sekaligus memahami kandungan makna. Satu hal yang masih terbayang di pelupuk mataku rambutnya yang gondrong, lantunan suaranya kalau nyanyi musik rock, kalau saya tanya kapan potong rambutnya, dia hanya mesem.</p>
<p style="text-align: left;">Pokoknya aku lupa apa dia gondrong sampai kuliahnya rampung atau dia gak pernah potong ?.Yang jelas saat tak ada kuliah aku selalu rajin ikut kajian-kajiannya di mushola dekat pendopo kampus bersama 4 atau 5 teman yang lain. Bahkan dia pernah membuka Kajian Islam Mahasiswa (KIM) dengan minta ijin ke jurusan menggunakan ruang kampus, dan menempel pengumuman undangan di dinding ruang kuliah. Tapi saya tidak ikut karena menjelang wisuda.</p>
<p style="text-align: left;">Dan yang bikin aku gembira pak ustadz merancang program kajian Islam dengan <a href="http://www.madrasahonline.com/?ref=23">madrasahonline.com</a> , Alhamdulillah! Tidak mengherankan bagi saya, karena memang semangat tabligh nya-sudah tertanam sejak masih jadi mahasiswa.</p>
<p style="text-align: left;">Rugi rasanya kalau tidak diikuti. Aku punya banyak pertanyaan dan hal yang ingin aku ketahui tentang Alqur`an dan hadits apalagi jaman sekarang makin banyak orang berjilbab tapi seiring dengan itu kerusakan zaman juga makin memprihatinkan, rasanya kalau waktu dan kesibukan bisa ditunda ingin rasa bertemu langsung dengan beliau dan mengkaji ilmu yang dimilikinya.</p>
<p style="text-align: left;">Ya…..sangat rugi kalau tidak bergabung. Apalagi kalau umur masih muda masih banyak langkahnya, daripada diisi kegiatan yang kurang positif mengapa tidak ikut program madrasahonline nya pak ustadz Hari Wuryanto.</p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="color: #000080;">Dan ternyata hal yang sulit dipercaya, BAHWA SAAT MENGAJAK MENGAJI KEPADA SAYA, EMPAT BULAN SEBELUMNYA PAK HARI JUGA BARU BELAJAR MENGAJI DENGAN CARA SEPERTI INI!</span></h3>
<p style="text-align: left;">Karena dalam menyampaikan kajian makna dan keterangan al-Quran a-Hadits Pk Hari seperti ustadz yang sudah pengalaman bertahun-tahun. Tegas, jelas karena diberikan gambaran2 yang logis sehingga mudah dipahami dan tidak membosankan.</p>
<p style="text-align: left;">Poto-poto di atas diambil saat masih aktiv di berbagai kegiatan kampus, namun setelah mengikuti pengajian maka pola dan sikap dalam pergaulan berubah drastis. Kajian Islam telah merubah gaya hidupnya. Terlebih dalam hal bergaul laki-perempuan, sangat menyolok perbedeaannya dengan saat sebelum mengaji. Pak Hari tidak lagi dekat-dekat dengan mahasiswa  perempuan seperti umumnya mahasiswa aktivis. Saya juga dengar &#8221; slentingan&#8221; dari teman sejurusannya, menurutnya Hari sudah melakukan MANUVER.</p>
<p style="text-align: left;">Yang membikin saya ikut bangga adalah saat ikut aktif di kajian intensif yang diselenggarakan ta&#8217;mir pengajian. Program itu dirancang untuk memunculkan kader-kader muda berbakat untuk menjadi pengurus pengajian dan ta&#8217;mir masjid , di manapun kelak para mahasiswa sudah lulus. Dari 4 semester ( 1,5 tahun) pada semester ke-2 Pak Hari sudah diminta untuk menjadi asisten ustadz waktu itu untuk mengisi materi mengajar mengaji teman seangkatannya. Kehausan akan Ilmu Quran hadits , mendorongnya meminta ngaji privat kepada para ustadz di luar jadwal ngaji rutin, membuat dia cepat paham ilmu dibanding teman se angkatan.</p>
<p style="text-align: left;">Maaf pak ustadz buka rahasianya nih.</p>
<p style="text-align: left;">Anda berpikir bahwa mengaji itu sulit?!, bergabunglah segera, maka bayangan kesulitan akan sirna begitu mengikuti program Pak Hari Wuryanto.</p>
<p style="text-align: left;">Saya betul-betul sudah merasakan hikmah surat Al-Insyiroh (94): 5-6 <span style="color: #000080;">” <strong>Fa in-na ma’al ’usri yus-ro, in-na ma’al ’usri yus-ro</strong></span>” Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan , sesungguhnya  beserta kesulitan ada kemudahan.</p>
<p style="text-align: left;">Dalam waktu relatif singkat saya sudah diberitahu ”jurus-jurus rahasia” menemukan kunci kebenaran Agama Islam sebagai jalan keselamatan hidup di dunia sampai akhiratnya. Metode dan system yang diterapkan berhasil membuat saya merasa seolah-olah sudah memeluk Islam dalam waktu lama, meskipun empat atau lima bulan sebelumnya saya buta apa itu ”huruf alif” apalagi ”alif bengkong ” karena masih pemeluk Nasrani.</p>
<p style="text-align: left;">Apalagi teman-teman yang sudah ada back ground Islam maka insyaAlloh akan makin cepat paham.</p>
<p style="text-align: left;">Latar belakang Kang Hari yang sarjana pendidikan saya optimis dia akan mencurahkan education skilnya mengemas program ngaji menjadi system yang PAKEM , Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Menyenangkan.</p>
<p style="text-align: left;">Ikuti saja secara alami , ibarat air mengalir insyaAlloh usaha dan niyat baik teman2 tidak akan sia-sia.</p>
<p style="text-align: left;">Kata kuncinya adalah ”<strong>open Quran Hadits dan langsung ditunjukkan makna beserta keterangannya dengan metode dialog terbuka”</strong>, kepuasan yang saya jumpai dalam programnya Pak Hari, yang tidak akan ditemukan di tempat lain.</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Semoga makin banyak orang yang dapat mengambil manfaat dari program ini . Amin.</p>
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #000080;"><img class="aligncenter" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" src="http://img694.imageshack.us/img694/4909/susanti.jpg" alt="" width="174" height="127" />Dra.Susanti , PNS Guru , Wonosobo, Jawa Tengah</span></h4>
<p style="text-align: left;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/testimony/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
