<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binanurani.com &#187; Tafsir Al-Quran</title>
	<atom:link href="http://binanurani.com/category/tafsir-al-quran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binanurani.com</link>
	<description>Majelis Ta'lim Bina Nurani Istiqomah &#124; Generasi Cinta Quran &#124; Menuju Islam Kafah &#124; Bicara Lepas &#124; Berbagi Manfaat Kepada Sesama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 04:41:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kapan Kiyamat ?</title>
		<link>http://binanurani.com/kapan-kiyamat/</link>
		<comments>http://binanurani.com/kapan-kiyamat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 01:29:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Kapan Kiyamat ?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1536</guid>
		<description><![CDATA[Hai manusia bertakwalah kepada tuhanmu, sesungguhnya goncangan kiyamat adalah sesuatu perkara yang sangat besar. Ketika itu kau lihat semua wanita yang menyusui merasa bingung /lupa dari apa yang disusuinya, dan setiap wanita yang mengandung seketika mengalami keguguran, engkau juga lihat manusia mabuk sempoyongan sebenarnya mereka bukannya mabuk tetapi karena siksaan Alloh yang maha dahsyat. Namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Kiyamat, berakhirnya kehidupan yang awal/dunia beralih kepada kehidupan yang ke-dua, akhirat. Ditengarai dengan hancurnya seluruh tata surya, matahari, bulan, bumi dan semua isi dunia ini." src="http://img688.imageshack.us/img688/9981/badai.jpg" alt="" width="89" height="127" />Hai manusia bertakwalah kepada tuhanmu, sesungguhnya goncangan kiyamat adalah sesuatu perkara yang sangat besar. Ketika itu kau lihat semua wanita yang menyusui merasa bingung /lupa dari apa yang disusuinya, dan setiap wanita yang mengandung seketika mengalami keguguran, engkau juga lihat manusia mabuk sempoyongan sebenarnya mereka bukannya mabuk tetapi karena siksaan Alloh yang maha dahsyat. Namun sebagian manusia ada yang membantah dalam urusan agama Alloh tanpa berdasar ilmu, dan hanya mengikuti tiap langkah syetan yang liar.</p>
<p>Demikian pengertian ayat  1 hingga 3 dari surah al-Haji.</p>
<p>Bicara masalah manusia yang bingung oleh karena situasi yang sangat mencekam, saya yang tinggal di dataran di bawah daerah rawan bahaya Gunung Merapi, jadi ingat cerita nenek. Ketika gunung paling aktif di dunia itu<span id="more-1536"></span> meletus sekitar tahun ’60 an , dikisahkan seorang wanita yang lari demi menghindari  lahar panas serta “wedus gembel” semestinya dia lari menyelamatkan bayinya namun ternyata dia keliru dan baru sadar hingga di tempat pengungsian ternyata yang digendongnya adalah sebuah “dingklik”, sedangkan bayinya tertinggal dikampung halamannya tersapu lahar panas Merapi, subhanalloh. Dingklik adalah semacam kursi kecil dari kayu kira2 setinggi satu jengkal orang dewasa, biasa dipakai orang2 kampung saat duduk membikin perapian di tungku.</p>
<p>Peristiwa yang melegenda, membuat “miris” hati orang yang mendengar. Dapat dibayangkan bagaimana suasana hiruk pikuk ketika tiba-tiba terdengar  orang berteriak Gunung Merapi meletus disertai suara bergemuruh sangat keras pertanda banjir lahar panas sudah sangat dekat, maka orang mudah sekali lupa akan segalanya, yang penting menyelamatkan diri pribadinya.</p>
<p>Lalu kira-kira seperti apa suasana di hari H saat terjadi ledakan kiyamat ?!</p>
<p>Di bagian ayat itu juga disebutkan bahwa setiap wanita menggunggurkan kandungannya berapapun usia kandungan itu. Siksaan Alloh yang dahsyat itu juga dapat membuat semua orang sempoyongan. Apakah termasuk dikarenakan tanah yang dipijaknya sudah terjadi goncangan hebat secara merata di seluruh penjuru bumi ?! Wa Allohu a’lam.</p>
<p>Kiyamat sebagai akhir dari kehidupan di bumi ini sudah dipastikan akan terjadi. Sang Pencipta dan Maha Berkehendak sudah menuliskan skenario/rencananya dalam Kitabillah al-Quran serta<a href="http://binanurani.com/kitab-mukhtarul-adilah/" target="_self"> Himpunan Hadits sohih.</a></p>
<p>Bahkan berbagai ramalanpun sudah dimunculkan oleh berbagai kalangan. Kalau kiyamat terjadi maka seluruh makhluk akan mengalami mati, “kulu syai-in halikun il-la wajhah” setiap sesuatu hancur/binasa kecuali Alloh SWT. Semua makhluk manusia dan jin, hewan, rosululloh, bahkan malaikat juga mati.</p>
<p>Kita bersyukur diberi <a href="http://binanurani.com/arti-kesehatan/" target="_self">kenikmatan kesehatan </a>dan kesempatan diingatkan melalui ayat di atas agar bertakwa kepada Alloh SWT. Karena kita manusia memang makhluk yang pelupa , bodoh dan aniaya. Cap seperti ini sudah disandang manusia secara umumnya sebagaimana Alloh firmankan dalam surah al-Ahzab (33);72</p>
<p>“ <span style="color: #000080;">Sesungguhnya Kami (Alloh) tawarkan amanah (ibadah) kepada langit, bumi dan gunung. Mereka menolak untuk menanggung amanah itu karena takut akan amanah itu, tetapi manusia sanggup menanggungnya, sesungguhnya manusia itu aniaya (kepada diri sendiri) lagi bodoh</span>”.</p>
<p>Alloh Ta’ala mengecap manusia sebagai aniaya karena manusia sejak alam arwah sudah mengtakan sanggup untuk beribadah namun kenyataanya setelah di dunia kebanyakan lalai untuk istiqomah beribadah kepada Alloh. Sedangkan Alloh menilai bodoh karena makhluk lain seperti langit, bumi dan gunung yang besar lagi kuat tidak berani menerima “tantangan Alloh” untuk menanggung amanah ibadah karena takut ancam siksa Alloh manakala tidak sesuai dengan “kontrak perjanjian”. Tetapi manusia makhluk yang kecil dan lemah dibanding makhluk yang lain, lha kok berani-beraninya tunjuk jari mengatakan sanggup. Sedangkan janji Alloh jelas barang siapa yang taat kepada Alloh dan rosul maka akan dimasukkan ke surga, sedangkan yang menentang dan melanggar batas-batas ketentuan dari NYA akan dimasukkan ke dalam neraka dan baginya siksaan yang menghinakan di akhirat kelak, Surah An-Nisa (3);13-14 .</p>
<p>Setelah periode kehancuran bumi dan langit beserta seluruh isinya maka maka babak kehidupan adalah hari kiyamat. <em>Qoyama</em>=<em>qoyamu</em> = tegak, hari dimana gitegakkan keadilan yang sempurna, dibalas baik setiap perbuatan baik di dunia demikian pula perbuatan jelek /dosa.</p>
<p>Namun toh banyak di antara manusia yang membantah dengan berbagai dalih dalam urusan agama Alloh tanpa ilmu. Banyak di antara berbagai aliran, individu atau keyakinan memiliki pemahaman dan amaliyah dalam menetapi agama Alloh lebih condong mengikuti pengertian dan pemikirannya masing-masing, belum mengikuti <span style="text-decoration: underline;"><a href="http://binanurani.com/4-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam-bag-2-murni-pedoman/" target="_self">prosedur mencari ilmu</a></span> sebagaimana sunah/tuntunan Rosulillahi SAW.</p>
<p>Kapan Kiyamat?</p>
<p>Kiyamat, cepat atau lambat PASTI datang, langkah yang tepat dan cerdas manakala dari saat ini juga kita bersiap-siap demi menghindari kejadian buruk menimpa pada kita dan sebaliknya berharap dapat menempati tempat yang lebih mulia dan abadi disbanding tempat di atas bumi yang kecil dan fana ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/kapan-kiyamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cek Up Diri dengan 28 Sifat Unik Orang Beriman</title>
		<link>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/</link>
		<comments>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 21:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Belajar Islam Melalui Tamsil (gambaran)]]></category>
		<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1517</guid>
		<description><![CDATA[Menurut kitab suci al-Quran sebagai peneropong , manusia yang hidup di atas bumi ini terbagi ke dalam dua golongan besar yaitu orang iman dan orang kufur  , sebagaimana keadaan di akhirat kelak manusia juga terbagi dalam dua tempat. Sebagian di surga dan sebagian di neraka.
Hal ini sudah terpatri dalam catatan permanen al-Quran al-Karim Surah at-Taghobun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Cek up diri sendiri, sudah seberapa pantas kita mengaku sebagai orang iman" src="http://img171.imageshack.us/img171/5432/stateskop.jpg" alt="" width="101" height="120" />Menurut kitab suci al-Quran<a href="http://binanurani.com/tafsir-al-quran-1-al-quran-sebagai-teropong/" target="_blank"> sebagai peneropong</a> , manusia yang hidup di atas bumi ini terbagi ke dalam dua golongan besar yaitu orang iman dan orang kufur  , sebagaimana keadaan di akhirat kelak manusia juga terbagi dalam dua tempat. Sebagian di surga dan sebagian di neraka.</p>
<p>Hal ini sudah terpatri dalam catatan permanen al-Quran al-Karim Surah at-Taghobun (64);2 &#8220;<span style="color: #333399;"> Dialah Alloh yang menciptakan kamu semua , maka diantara kamu ada yang kufur dan sebagian kamu ada yang beriman, dan Alloh Maha Mengetahui lagi waspada&#8221;.</span></p>
<p>Surga adalah tempat kembali di sisi Alloh bagi manusia yang selama di dunia tergolong orang iman, sedang neraka/tempat segala penderitaan, tempat penyiksaan bagi manusia yang selama di dunia jadi oran  kufur alias tidak mau jadi orang iman. Dua hal yang sangat jauh berbeda</p>
<p>Pernahkah kita introspeksi, di golongan mana kita ini sebenarnya?</p>
<p>Pantaskah kita mengaku diri sebagai orang iman ?</p>
<p><a href="http://binanurani.com/siapakah-orang-mukmin-itu/" target="_blank">Siapakah orang iman itu?</a></p>
<p>Semenjak jaman dulu , sekarang hingga masa selanjutnya, orang beriman senantiasa memiliki karakter , sifat unik yang menjadi ciri spesifik sebagai manisfestasi dari ilmu dan keyakinannya <span id="more-1517"></span>kemudian terproyeksi dalam sikap, ucapan dan perbuatan.</p>
<p>Baik ! berikut adalah uraian 28 sifat orang iman menurut hadits Riwayat Hakim, paparan hadits dapat Saudara jumpai dalam himpunan hadits Mukhtarul Adilah Kitabul Khutbah hal 18-20.</p>
<p>Ke-28 uraian berikut dapat digunakan untuk &#8221; Cek Up&#8221;diri sendiri sekaligus bahan untuk introspeksi.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="37" valign="top">1.</td>
<td width="601" valign="top">Orang   yang beriman itu kuat memegang teguh pendiriannya, kuat memegang teguh   keyakinan agamanya, tidak mudah terpengaruh keadaan, tidak lemah karena   cobaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">2.</td>
<td width="601" valign="top">Orang   beriman itu mampu membuat penilaian yang benar dan obyektif,tegas dalam mengambil sikap,   tetapi berlapang dada mudah menerima nasehat, pitutur dan   pengarahan-pengarahan ,tidak membela diri karena khawatir jatuh   mental,sakdermo, hatinya gampangan untuk diajak maju , berprestasi yang lebih   baik dan menuju kearah kesempurnaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">3.</td>
<td width="601" valign="top">Imannya   mantap yakin terhadap kebenaran yang diperjuangkan tidak ragu –ragu dalam   mewujudkan kebenaran, rela berkorban demi suksesnya cita-cita kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">4.</td>
<td width="601" valign="top">Haus akan ilmu pengetahuan . Selalu   mengharapkan bertambahnya ilmu sebagai modal pengetahuan kebenaran. Tidak   kenyang-kenyangnya mencari ilmu selama hayat masih dikandung badan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">5.</td>
<td width="601" valign="top">Selalu   khawatir dan takut jangan-jangan usaha amal sholih yang telah dikerjakan itu   belum cukup untuk bekal menghadap kehadirat Allah , sehingga mempunytai   semangat yang tinggi untuk beramal lebih banyak, tetapi juga merasa syukur, bahagia,   tentram dan aman,tenang karena semua usahanya diyakini akan mendapat hasil   dan berakhir dengan kemenangan menerima keridhoan dari Allah, surganya Allah   selamat dari Neraka Allah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">6.</td>
<td width="601" valign="top">Tekun   ,telaten ,tidak putus asa dalam mencari ilmu, sabar dan arif hatinya menimba   ilmu Quran dan Hadits sebagai satu satunya kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">7.</td>
<td width="601" valign="top">Sederhana   dalam hidup walaupun kaya raya, mengerti haknya harta sehingga berani menjadi   pelopor dalam menggunakan harta demi kelancaran perjuangan Agama Allah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">8.</td>
<td width="601" valign="top">Merias   diri, menjaga penampilan diri dan kebersihan walaupun papa sengsara , selalu menjaga harga diri   sebagai orang iman.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">9.</td>
<td width="601" valign="top">Hatinya   tidak tama’ , nggrangsang,ngoyo, bisa menerima rejeki pemberian Allah, tetapi   tidak menimbulkan malas usaha karena menyadari bahwa suksenya perjuangan   agama Allah itu ditunjang oleh harta dan kekayaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">10.</td>
<td width="601" valign="top">Rejekinya   dari usaha yang halal, menjauhkan diri dari hal harom atau syubhat / samar.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">11.</td>
<td width="601" valign="top">Tetap   istiqomah dalam melakukan kebajikan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">12.</td>
<td width="601" valign="top">Terampil,   trengginas dalam menangani perjuangan fi sabilillah tidak aras-arasan   ,bot-boten, berat hati, tapi ringan kaki dan ringan tangan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">13.</td>
<td width="601" valign="top">Dapat   mengendalikan diri , tidak menuruti hawa nafsu, syahwat dan mengendalikan   keinginan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">14.</td>
<td width="601" valign="top">Kasih   sayang kepada orang-orang yang menderita, keberatan menghadapi hidup dan   kehidupan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">15.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menyimpang dari garis-garis kebenaran walaupun terhadap orang yang paling   sering membikin marah dan geram.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">16.</td>
<td width="601" valign="top">Cintanya   kepada seseorang tidak menimbulkan pelanggaran-pelanggaran, tidak menerjang   larangan agama sampai melakukan perbuatan dosa.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">17.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menyia-nyiakan amanah/ titipan, kalau ada titipan maka segera diserahkan   kepada yang berhak menerima / bisa amanat.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">18.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   dengki,tidak suka menuduh jelek kepada sesama orang iman, tidak suka saling   melaknati.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">19.</td>
<td width="601" valign="top">Secara ksatria mengakui   kesalahan –kesalahan yang diperbuat walaupun tidak ada orang yang menyaksikan   perbuatannya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">20.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   memanggil, menuduh orang iman dengan julukan-julukan Ya kafir, ya fasik, Ya munafik.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">21.</td>
<td width="601" valign="top">Khusu’   dalam sholat , cepat cepat mengeluarkan zakat jika hartanya sudah sampai nisob.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">22.</td>
<td width="601" valign="top">Sobar,   tabah, tahan uji dan tenang dalam menghadapi fitnah,cobaan gonjang ganjing   dan kegoncangan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">23.</td>
<td width="601" valign="top">Selalu   menghidupkan syukur diwaktu longgar , aman fi sabilillah.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">24.</td>
<td width="601" valign="top">Menerima   yang jadi miliknya, nerima,bersyukur terhadap pemberian dan tidak mengaku barang yang   bukan miliknya.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">25.</td>
<td width="601" valign="top">Tidak   menanam dendam kesumat dan tidak menumpuk-numpuk dendam yang membawa   permusuhan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">26.</td>
<td width="601" valign="top">Sifat   kikir, bakhilnya tidak mencegah untuk berbuat ma’ruf, kebenaran.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">27.</td>
<td width="601" valign="top">Mau   bergaul dengan manusia umumnya walaupun terhadap yang berbeda pendapat,   paham, agama, golongan, ras, suku , marga dan mau berbicara, berdialog. Bermusyawarah   dengan mereka tetapi tidak sampai terpengaruh bahkan dapat berpengaruh.</td>
</tr>
<tr>
<td width="37" valign="top">28.</td>
<td width="601" valign="top">Jika   dianiaya tetap sabar, sehingga Allah Dzat Pemurah memberi pertolongan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/28-sifatunik-orang-beriman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kefadholan Orang Sobar</title>
		<link>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/</link>
		<comments>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 23:08:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Derajat Tinggi di Sisi Alloh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sering terdengar di masyarakat kalimat “ Sesungguhnya Alloh beserta orang yang sobar” innalloha ma’a shobirin. Atau “ sudah, sabar saja “ nasihat kepada orang yang sedang curhat.
Apa sebenarnya definisi shobar itu?
Sebelum melanjutkan mari kita cek sebenarnya lafadz yang betul itu “sobar” atau “sabar”.
Kalau mengikuti ejakan dari aslinya Bahasa Arab yang tepat, sebenarnya berasal dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Dimana ada seorang yang bersobar , memaafkan orang lain, rendah hati karena Alloh, maka derajatnya makin meninggi di sisi Alloh" src="http://img708.imageshack.us/img708/3198/anaktangga2.jpg" alt="" width="131" height="114" />Sudah sering terdengar di masyarakat kalimat “ <em>Sesungguhnya Alloh beserta orang yang sobar</em>” innalloha ma’a shobirin. Atau “ <em>sudah, sabar saja</em> “ nasihat kepada orang yang sedang curhat.</p>
<p>Apa sebenarnya definisi shobar itu?</p>
<p>Sebelum melanjutkan mari kita cek sebenarnya lafadz yang betul itu “sobar” atau “sabar”.</p>
<p>Kalau mengikuti ejakan dari aslinya Bahasa Arab yang tepat, sebenarnya berasal dari tiga huruf hijaiyah “ sho-ba dan ro ” . Tapi kebiasaan yang terdengar di kalangan umat menjadi “sabar “. Ada baiknya jika kita membiasakan mengucapkan sesuai dengan lafadz aslinya, meski tidak ada perbedaan maksud yang sebenarnya.</p>
<p>Seperti halnya “ Arafah” tempat wukuf orang beribadah haji secara lafdziyah adalah “ Arofah” . Kita dapat melafadzkan dengan bunyi yang benar manakala dapat melihat langsung naskah / skrip baik dari al-Quran maupun al-Hadits dengan  mengetahui cara membacanya sesuai dengan “makhrojul huruf” dalam ilmu tajwid.</p>
<p>Baik! mari kita lihat seperti apa makna secara kontek dalam sebuah hadits maupun al-Quran.<span id="more-1498"></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Hadits : 1</span></p>
<p>Dari Abi Said sesungguhnya seorang pria dari Anshor meminta (harta) kepada Nabi Muhammad SAW , maka diberilah dia. Kemudian meminta kembali ,Nabi pun memberikannya. Akhirnya Nabi bersabda “ <span style="color: #000080;">Tiada lagi kebaikan (harta) di sisiku dan aku tidak menyimpannya lagi, barangsiapa yang mengambil cukup maka Alloh akan membuatnya kaya dan siapa yang menjaga diri (tidak minta) maka Alloh akan menjaganya , barangsiapa yang berusaha mensobarkan diri maka Alloh akan memberi kesobaran, tidaklah seseorang diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih luas kecuali kesobaran</span>” Hadits Riwayat Tirmidzi hal.180</p>
<p><em>Hadits : 2</em></p>
<p>Dari Abu Huroiroh RA sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “<span style="color: #000080;"> Bukanlah kuat itu dari (tenaga) dorongan , tetapi sesungguhnya (orang yang ) kuat itu adalah orang yang mampu menahan dirinya ketika marah</span>” Hadits Riwayat Imam Bukhori Kitabul Adab juz 8 hal.24</p>
<p>Pada hadits pertama bagaimana diceritakan orang yang meminta sesuatu kepada Rosululloh hingga dua kali, sampai akhirnya Nabi menasihati yang intinya bahwa meskipun seseorang itu dalam keadaan kekurangan, namun kalau mau  bersobar menahan diri , merasa cukup dan menjaga diri agar tidak mudah minta , maka Alloh akan membuat hatinya merasa kaya/cukup. Dengan sesorang diberikan kesobaran maka itulah pemberian yang baik dan luas.</p>
<p>Sedang pada hadits  yang ke dua bahwa orang yang kuat adalah dalam arti kuat kesobarannya mampu mengendalikan diri dalam keadaan kekurangan, atau menahan diri untuk tidak meluapkan kemarahan di saat sedang emosi.</p>
<h3>Kefadholan Orang Sobar.</h3>
<p>Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda “ <span style="color: #000080;">Tidaklah sodakoh mengurangi harta, tidaklah Alloh menambah kepada seseorang sebab memaafkan kecuali kemulyaannya, dan tidaklah seseorang itu rendah hati niyat karena Alloh kecuali Alloh meninggikan derajatnya</span> “ HR Tirmidzi jus 8 hal.184.</p>
<p>Karena sobarnya seseorang hingga sanggup menahan diri tidak marah di saat mendapat perlakuan yang tidak benar dari orang lain, bahkan sanggup memaafkan maka orang itu ditinggikan derajatnya jadi orang yang mulya di sisi Alloh SWT.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/kefadholan-orang-sobar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Cara Bagaimana Menyuntikkan Andrenalin Iman ke Dalam Tubuh Sendiri</title>
		<link>http://binanurani.com/5-cara-bagaimana-menyuntikkan-andrenalin-iman-ke-dalam-tubuh-sendiri/</link>
		<comments>http://binanurani.com/5-cara-bagaimana-menyuntikkan-andrenalin-iman-ke-dalam-tubuh-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Apr 2010 18:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bermanfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Suntikan Andrenalin Iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1441</guid>
		<description><![CDATA[Keinginan untuk menjadi “muslim beneran” masih menggantung di awan, diri Saudara belum juga “take action” menapakkan kaki ke tangga peningkatan ilmu, iman dan taqwa.
Waspadalah !
Alloh Ta’ala Yang Maha Tahu sudah mengamati gerak-gerik umat yang ingin jadi muslim namun hanya dalam angan2 belaka.
“ Terkadang orang-orang kufur berharap jadi muslim, biarkan saja mereka makan dan berfoya-foya, mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px 10px;" title="Beberapa resep perlu disuntikkan agar tubuh manusia tergerak melangkahkan kaki steb by step menuju ke jalan yang di ridhoi Alloh , sabilillah." src="http://img388.imageshack.us/img388/6268/suntikan.jpg" alt="" width="81" height="97" />Keinginan untuk menjadi “muslim beneran” masih menggantung di awan, diri Saudara belum juga “take action” menapakkan kaki ke tangga peningkatan ilmu, iman dan taqwa.</p>
<p>Waspadalah !</p>
<p>Alloh Ta’ala Yang Maha Tahu sudah mengamati gerak-gerik umat yang ingin jadi muslim namun hanya dalam angan2 belaka.</p>
<p><span style="color: #333399;">“ Terkadang orang-orang kufur berharap jadi muslim, biarkan saja mereka makan dan berfoya-foya, mereka hanya disibukkan dengan hayalan-hayalan , toh mereka akan mengetahuinya nanti (akibatnya)</span>” Kitab Suci al-Quran Surah al-Hijr (15);2-3.</p>
<p>Tentu Saudara tidak ingin tergolong mereka yang disindir dalam ayat di atas , bukan?</p>
<p>Lalu bagaimana?</p>
<p>Nah, supaya keinginan jadi muslim sejati tidak hanya dalam bayangan, , resep berikut barangkali dapat sebagai rujukan untuk memacu andrenalin iman Saudara <span id="more-1441"></span>untuk percepatan tambahnya ilmu dan amalan.</p>
<p><span style="color: #993300;"><strong> </strong></span></p>
<h3><span style="color: #993300;"><strong>1.Berpikir Realis</strong></span></h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="55" valign="top"><strong> </strong></td>
<td width="535" valign="top">Mengapa   orang sanggup belajar keras dari SD – Perguruan Tinggi bahkan “ long live   education” dengan mengorbankan tenaga, waktu , pikiran bahkan dan   mengeluarkan dana yang tidak sedikit?</p>
<p>Karena   mereka berpikir realistis. “ Kalau saya tidak belajar keras dari sekarang,   apa jadinya masa depan saya? Saya tidak ingin jadi miskin, hidup menderita”,   sedangkan waktu terus bergulir, masa depan itu pasti datang menjemput.</p>
<p>Demikian   pula “masa depan akhirat “ di awali dengan masuk liang kubur melalui tahapan “al-masalatu   fil qobri” dan yang lebih berat “ yaumil hisabi” hari penghitungan amal.</p>
<p>Siapa   yang dapat menghindari?.</p>
<p>Itu   yang dimaksud berpikir realis , sekarang masih ada peluang gunakan peluang   emas. Pernyataan sohabat Ali RA “<span style="color: #333399;">Barang siapa menghendaki sukses dunia maka   pasti dengn ilmu , barang siapa menghendaki suskes akhirat maka pasti dengan   ilmu dan barang siapa menghendakisukses keduanya maka pasti dengan ilmu</span>”   Riwayat Hadits Ibnu ‘Asakir.</p>
<p>Jadikan   akhirat masa depan terbaik dan terindah bagi Saudara.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="color: #993300;"><strong> </strong></span></p>
<h3><span style="color: #993300;">2.Jadilah Sopir Teladan</span></h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="55" valign="top"></td>
<td width="535" valign="top">Siapa   yang sanggup tinggal sendirian di atas bumi in tanpa pendamping hidup?</p>
<p>Berkeluarga   adalah pilihan agar tenang dan hidup barokah. Kepala keluarga itu sopir   ibaratnya sedangkan istri adalah pendampingnya. Sopir yang baik adalah yang   menguasai jalur perjalanan membawa seluruh penumpang dengan teknik mengemudi   yang baik sehingga penumpang merasa aman dan nyaman selamat sampai tujuan.</p>
<p>Menjadi   kepala keluarga dan pendampingnya kelak akan diminta pertanggungjawaban dalam   hal bagaimana merawat dan membimbing ahli keluarganya.</p>
<p>Sunan   Ibnu Madjah telah menorehkan hadits dalam juz 2/954 sabda Rosulullohi SAW “   <span style="color: #333399;">Ingatlah tiap-tiap kalian adalah penggembala yang akan ditanyakan   pertanggungjawaban, seorang imam yang menggembala umat akan ditanyakan   tentang mereka, seorang laki-laki sebagai penggembala ahli keluarganya juga   ditanya pertangungjawaban……(kelak di akhirat)</span>” Hadits in dapat dilihat juga   di Mukhtarul Adilah.</p>
<p>Bagaimana   menelusuri route perjalanan hidup , teknik mengarahkan ahli keluarga,   membikin suasana nyaman dan aman agar selamat sampai tujuan dengan selamat di   akhirat semua sudah ada panduan dan petunjuk teknisnya.</p>
<p>Mengingat   cuaca, badai, kabut yang mengaburkan pandangan ketika menentukan pilihan,   belum lagi gangguan dan godaan yang tidak remeh serta medan yang berat menghadang   di depan jalan.</p>
<p>Sayangi   dan cintailah istri dan anak, ajaklah ke jalan keselamatan menuju tujuan   akhir dan kebahagiaan abadi.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3><span style="color: #993300;">3.Hindarkan Mubadzir</span></h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="55" valign="top"></td>
<td width="535" valign="top">Saudara   sudah memliki Kitab al-Quran di rumah namun hanya dibiarkan “membisu” di rak   buku atau di atas almari hingga berdebu?</p>
<p>Bukankan   dulu saat membei sudah pasang niyat untuk belajar mengaji?</p>
<p>Jangan   mubadzir, kalau dibiarkan maka nilainya mendekati nol.</p>
<p>Jangan   biarkan diri Saudara tergolong orang-orang yang disindir dalam al-Quran surah   Jum’at (62);5 “ <span style="color: #333399;">Perumpamaannya orang yang dibebanan Taurot kepadanya kemudian   tidak mau mengamalkannya ibarat himar yang membawa buku, itulah   sejelek-jeleknya gambaran orang yang mendustakan ayat-ayat Alloh, dan Alloh   tidak menunjukkan kepada kaum yang dzolim</span>”</p>
<p>Dalam   tafsir Sofatul Bayan yang dimaksud adalah orang Yahudi yang diturunkan Kitab   Taurot melalui Rosululloh Musa AS, namun mereka mendustakan.</p>
<p>Aplikasi   ayat itu pada masa sekarang adal umat Muhammad SAW yang diturunkan al-Quran,   barang siapa mendustakan maka gambarannya juga seperti himar yang dibebani   buku.</p>
<p>Namanya   himar kan hewan, meskipun isi bukunya luar biasa hebat , namun tidak memberi   manfaat sedikitpun.</p>
<p>Nah   hindari sejauh-jauhnya gambaran itu mengenai Saudara.</p>
<p>Maka   segera take action buka kitabnya dan ambil barokahnya. Sekarang sudah ada   media pembelajaran Islam secara intensif. Tinggal bagaimana motivasi Saudara   mendapat manfaat yang luar biasa.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<h3><span style="color: #993300;">4.Carilah Teman Belajar</span>.</h3>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="55" valign="top"></td>
<td width="535" valign="top">Ingin   suasana belajar mengaji yang lebih hidup , jangan berdiam diri seperti orang   semedi.</p>
<p>Ilmu   pengetahuan umum atau ilmu dunia tidak masalah dengan belajar sendiri /   autodidak, tapi belajar mengaji ilmu agama tidak dapat sendirian. Ilmu agama   yang bersumber kepada Kitab al-Quran dan Sunah (al-hadits) memuat ilmu yang   kita amalkan sebagai bekal ketika sewaktu-waktu dipanggil menghadapNYA.   Belajar dengan membaca-baca, menyimpulkan sendiri tanpa pembimbing maka   dijamin menemukan kesalahan. Buktinya Rosulullohi SAW bersabda dalam hadits   riwayat Abu Dawud “ <span style="color: #333399;">Barang siapa berkata dalam kitabilah ‘aza wa jalla dengan   pendapat sendiri maka jika cocok maka sungguh salah</span>”</p>
<p>Kitab   pedoman Islam tersebut bukan bahasa kita sendiri sehingga kita harus cari   tempat belajar sebagai sandaran yang dapat menjelaskan pengertian secara   teori dan prakteknya serta dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Dengan mempunyai teman belajar dalam suatu komunitas   yang punya motivasi dan dibimbing maka akan mempercepat berlangsungnya proses   belajar mengajar Islam untuk tercapainya target yang telah ditentukan.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Terapkan resep di atas supaya Saudara bergairah kembali menyeimbangkan kebutuhan jasmani dan rohani.</p>
<p>Demi tegarnya mengarungi kehidupan dunia yang hanya sebentar dan serba tidak menentu in.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/5-cara-bagaimana-menyuntikkan-andrenalin-iman-ke-dalam-tubuh-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanda Calon Penghuni Surga, (Bag-1 ; Lapang Dada Menerima Islam )</title>
		<link>http://binanurani.com/tanda-caloh-penghuni-surga-bag-1-senang-hati-menerima-islam/</link>
		<comments>http://binanurani.com/tanda-caloh-penghuni-surga-bag-1-senang-hati-menerima-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 23:24:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Home]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda Calon Penghuni Surga]]></category>
		<category><![CDATA[Lapang Dada Menerima Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1332</guid>
		<description><![CDATA[Surga ( al-janah) dan Neraka ( an-nari) haq adanya, saat ini juga sudah diciptakan, di mana letaknya
“ Fa man yuridillahu an yahdiyahu yasroh sod’rohu lil Islami, wa man yurid’ an yudhil-lahu yaj’al sod’rohu dhoy-yiqon harojan ka an-nama yas-so’adi fi sama’i , kadzalika yaj’alullohu rij’sa ‘alal-ladzina laa yu’minuun “
QS Al-An’am (6) ; 125
Barang siapa Alloh menghendakinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><img style="margin: 5px;" title="Manusia yang kelak Alloh masukkan ke surga, hatinya lapang dada, menerima dan ridho terhadap Islam. Segala aturan main dari yang ringan hingga yang secara umum dianggap berat, mereka mengerjakan dengan senang hati penuh tawakal didasari iman dan taqwa. Dekat dengan Alloh SWT " src="http://img21.imageshack.us/img21/7648/hidayah.jpg" alt="" width="125" height="125" /><p class="wp-caption-text">&quot; Maka suatu saat sungguh datang kepadamu &quot;hidayahku&quot; /petunjukku, maka barang siapa yang mengikuti petunjukku dia tidak akan tersesat dan celaka&quot; QS Toha(20);123</p></div>
<p>Surga ( al-janah) dan Neraka ( an-nari) haq adanya, saat ini juga sudah diciptakan, <a href="http://binanurani.com/surga-dan-neraka-dimanakah-gerangan/" target="_blank">di mana letaknya</a></p>
<p><span style="color: #333399;">“ Fa man yuridillahu an yahdiyahu yasroh sod’rohu lil Islami, wa man yurid’ an yudhil-lahu yaj’al sod’rohu dhoy-yiqon harojan ka an-nama yas-so’adi fi sama’i , kadzalika yaj’alullohu rij’sa ‘alal-ladzina laa yu’minuun “</span></p>
<p>QS Al-An’am (6) ; 125</p>
<p><span style="color: #800000;">Barang siapa Alloh menghendakinya untuk memberi hidayah, maka Alloh melapangkan dadanya terhadap Islam, dan barang siapa yang dikehendaki disesatkan Alloh , maka Alloh membuat hatinya sempit, berat seakan-akan naik ke langit. Demikian Alloh mejadikan beban / siksaan bagi orang yang tidak beriman.</span></p>
<p>Ayat di atas menitikberatkan tentang tanda-tanda orang yang hidupnya di dunia mendapat hidayah (petunjuk) ataukah sebaliknya tersesat. Memang di dunia ini kita tidak dapat mengidentifikasi mana orang yang kelak bakal masuk surga kelak pada hari kiyamat atau neraka, karena hanya Alloh SWT yang Maha Tahu, namun <span id="more-1332"></span>melalui tanda-tanda yang sudah Alloh bentangkan dalam Kitab Suci al-Quran, paling tidak kita dapat meraba-raba.</p>
<p>Bagi yang mendapatkan hidayah, maka hatinya terasa lapang dada, ridho mencari dan menerima ilmu /pengertian yang terdapat dalam  Kitab Suci al-Quran dan al-hadits. Kandungan pengertian ilmu agama dari yang dinilai ringan hingga yang berat, hatinya tetap ridho dalam menjalakan disertai rasa tawakal (berserah diri) kepada Alloh dengan se pol kemampuannya. Tiada henti-hentinya belajar sehingga dapat menemukan Islam yang utuh, kaffah dengan isiqomah. Dengan ketoatannya kepada Alloh dan utusannya menjalankan ibadah sesuai denhgan syariat , maka kelak Alloh memasukkan  ke dalam surga “ barang siapa yang toaat kepada Alloh dan utusannya maka Alloh memasukkan ke dalam surga….. QS an-Nisa (4) ; 13.</p>
<p>Sedang manusia yang kelak akan dimasukkan oleh Alloh ke neraka, maka di dunia hatinya merasa berat dan sempit untuk menerima ilmu dan pengertian (hikmah) yang terkandung dalam Kitab Suci Al-Quran dan hadits. Menurut pikirannya dia tidak sanggup dan tidak mampu belajar dan mengamalkan ajaran agama, seakan disuruh naik ke langit. Hal yang dianggap tidak mungkin.</p>
<p>Hingga meninggal dunia tidak dapat menetapi Islam sebagaimana syariat yang dikehendaki oleh Alloh SWT , sehingga ketidaktoatannya itu Alloh masukkan ke dalam neraka, QS An-Nisa (4); 14.</p>
<p>Saudara, istilah “ Alloh SWT memberi hidayah atau menesatkan “ bukan berarti Alloh SWT kejam dan pilih kasih kepada hambanya.</p>
<p>Kalau dipahami betul sebenarnya Alloh sudah membrikan peluang yang sama kepada semua hambanya. Akal dan pikiran adalah bekal untuk dapat mencerna semua tanda-tanda alam ini yang bermuara kepada rasa takut kepada Alloh SWT. Hidayah Alloh SWT secara teori sudah terwujud di dalam al-Quran, awal surah Al-Baqoroh sudah menjelaskan hal itu. “ Alif lam mim, demikian in kitab yang tidak ada keraguan menjadi HIDAYAH/pentunuk bagi orang yang bertaqwa.</p>
<p>Namun pada kenyataannya hanya sedikit di antara manusia yang mau peduli untuk belajar lebih mendalam tentang makna dan kandungan Al-Quran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/tanda-caloh-penghuni-surga-bag-1-senang-hati-menerima-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Pilar Penjaga Kemurnian Agama Islam ( Bag-2: Murni Pedoman )</title>
		<link>http://binanurani.com/4-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam-bag-2-murni-pedoman/</link>
		<comments>http://binanurani.com/4-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam-bag-2-murni-pedoman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 01:12:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[4 Pilar Penjaga Kemurnian Agama Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Islam Melalui Tamsil (gambaran)]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Murni Pedoman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1308</guid>
		<description><![CDATA[Pada posting yang lalu sudah dibahas murni dalam niyat , berikut adalah murni dalam pedoman.
Pedoman dasar ilmu dan sumber segala sumber hukm agama Islam adalah Kitab Suci al-Quran sebagaimana Alloh Ta’ala menegaskan di bagian awal Al-Quran ,” Alif lam mim, dzalikal kitab laa roiba fihi hudan lil mutaqiin = demikian inilah kitab (yang) tidak ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><img style="margin: 5px;" title="Kitab Suci Al-Quran dan Kitab Sunah , adalah dua perkara peninggalan Rosulillahi SAW sebagai dasar ilmu agama Islam. Kutubusitah adalah Kitab Sunah/hadits baku yang sudah diakui oleh ulama Islam sedunia, Sohih Bukhori, Sohih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Nasa-i, Sunan Tirmidzi dan Sunan Ibnu Madjah" src="http://img697.imageshack.us/img697/5929/bannermadrasah3.jpg" alt="" width="230" height="120" /><p class="wp-caption-text">Dari kanan ke kiri , Al-Quranul Karim, Hadits Tirmidzi, Hadits Ibnu Madjah, Hadits Muslim, Hadits Bukhori, Hadits Abu Dawud dan Hadits Nasa-i</p></div>
<p>Pada posting yang lalu sudah dibahas <a href="http://binanurani.com/tiga-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam/" target="_blank">murni dalam niyat</a> , berikut adalah murni dalam pedoman.</p>
<p>Pedoman dasar ilmu dan sumber segala sumber hukm agama Islam adalah <span style="text-decoration: underline;">Kitab Suci al-Quran</span> sebagaimana Alloh Ta’ala menegaskan di bagian awal Al-Quran ,”<span style="color: #333399;"> Alif lam mim, dzalikal kitab laa roiba fihi hudan lil mutaqiin</span> = <span style="color: #800000;">demikian inilah kitab (yang) tidak ada keraguan didalamnya (sebagai) petunjuk bagi orang yang bertaqwa,</span> takut kepada Alloh dengan mendekatkan diri memperhatikan firmanNYA di dalam alquran , berusaha melaksanakan perintah se pol kemampuan dan takut ancaman siksanya dengan menjauhi laranganNYA.</p>
<p>Kalau kita kaji secara makna kata perkata ayat demi ayat dari awal surat al-Fatikhah hingga akhir surah an-Nas maka ada beberapa penjelasan dari Alloh Ta’ala yang berkaitan dengan penegasan pedoman orang beriman ini.</p>
<h3><span style="color: #333300;"><strong>Selain Mengkaji Al-Quran, Orang Mu’min Musti Juga Mengkaji Al-Hadits, Mengapa ?</strong></span></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p>Surah Al-Ahzab (33) ;21 “ <span style="color: #000080;">Niscaya sungguh ada dalam diri Rosulillah contoh yang baik bagi orang yang menghendaki (ridho) Alloh dan (hidup senang) di hari akhir.</span></p>
<p>Disamping itu ada lagi pada surah Al-Hasr (69); 7 “…<span style="color: #333399;">.. wa ma atakumur-rosulu fakhudzuhu wa ma nahakum ‘anhu fantahu, wa taqulloha in-nalloha syadidul ‘iqobi “</span></p>
<p><span style="color: #800000;">Apa yang Rosul datangkan padamu (berikan contohnya) maka ambilah, dan apa yang rosul cegah padamu darinya maka jauhilah, dan bertaqwalah kepada Alloh sesungguhnya Alloh Maha Berat /dahsyat siksaannya”.</span></p>
<p>Jelas sekali Rosululloh Muhammad SAW diutus untuk memberikan contah suri tauladan yang benar dalam kontek memaknai dan mentafsirkan pedoman Al-Quran ke dalam amalan hidup sehari-hari. Tidak saja dalam konteks ibadah sholat, puasa , haji dll <span id="more-1308"></span>namun juga penerapannya ke dalam segala aspek kehidupan, seperti cara mencari rejeki, bergaul, merawat jenazah, bermusyawaroh dll.</p>
<p>Di mana kita sekarang dapat mengetahui dan mempelajari contoh peribadatan Rosulillahi SAW ?</p>
<p>Adalah Muhammad bin Isa bin Suroh At-Tirmidzi yang dikenal sebagai Abi Isa hidup pada tahun 209 – 279 H, telah menghimpun “ Jami’ Shohih “ . Beliau menghimpun hadits dengan barbagai bab  dan sub bab. Setiap isi / matan hadits disertai silsilah (urutan guru berguru) yang meriwayatkan hadits tersebut.</p>
<p>Hampir pada setiap akhir uraian isi hadits, Tirmidzi ( demikian sebutan lebih popular) mengulas tentang rijal hadits, kekuatan haditsnya dsb. Dengan membeli dan mengkaji Hadits Tirmidzi, Saudara2 dapat sekaligus mengenal secara singkat ilmu mustolahul hadits.</p>
<p>Dalam rentang waktu yang tidak jauh berbeda, dikenal juga penghimpun hadits yang lain seperti Imam Bukhori menghimpun hadits Sohih Bukhori, Imam Muslim menghimpun Sohih Muslim , Abu Dawud, Nasa-i, dan Ibnu Madjah. Ke-enam kitab itulah terkenal dengan <a href="http://kitabexpo.blogspot.com/" target="_blank">“Kutubusitah “ </a> yaitu kitab yang enam dan sudah diakui oleh ulama Islam se dunia.</p>
<p>Itulah buku/hadits yang patut dijadikan pegangan bagi umat Islam dalam belajar dasar ilmu agama.</p>
<p>Mereka bukan membuat kitab karangan tapi menghimpun dari beberapa guru dan mengelompokkan ke dalam bab-bab tertentu.</p>
<p>Saudara2 dapat membelinya pada toko2 kitab di kota terdekat.</p>
<p>Sampai di sini maka dapat disimpulkan bahwa pedoman agama Islam selain <strong><span style="color: #800080;"><span style="text-decoration: underline;">Al-Quran</span></span></strong> wadahnya firman Alloh , juga <strong><span style="color: #800080;"><span style="text-decoration: underline;">Al-Hadits</span></span></strong> yang bermuatan cerita tentang ucapan dan perilaku Rosulullohi SAW dalam memberikan contoh peribadatan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><span style="color: #333300;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Hati2 Awas Barang Tiruan ! </span></strong></span></h3>
<p>Untuk mendapatkan ilmu agama yang murni maka perlu juga sumber yang murni juga yaitu Kitabillah (Al-Quran ) dan Sunah Nabi ( Kitab2 Hadits Sohih). Sebelum wafatnya Rosulullohi SAW sudah berwasiyat demikian , dalam hadits riwayat Imam Malik yang terkenal dengan Kitab Muato’ “ <span style="color: #000080;">telah ku tinggalkan dua perkara di kalangan kamu , tidak akan tersesat kamu selama berpegang kepada keduanya, yaitu Kitabilah dan Sunah Nabinya Alloh</span> “.</p>
<p>Yang perlu diwaspadai adalah adanya kitab-kitab karangan yang dapat merubah, menutupi atau menyembunyikan pengertian yang murni yang semestinya ditangkap dari hasil proses belajar mengajar. Maraknya kitab karangan tidak saja muncul pada masa perpecahan Islam di Indonesia abad 19, namun sejak masa hidup Rosulillahi SAW sudah ada seorang yang mempropagandakan kitab karangan.</p>
<p>Surah Luqman (31); 6 mengkisahkan hal tersebut.</p>
<p>“ <span style="color: #000080;">Dan sebagian dari mereka ada orang yang menukarkan / menjual cerita batal untuk menyesatkan dari jalan Alloh dengan tanpa ilmu dan mengambil jalan agama dengan main-main, mereka itulah baginya siksaan yang menghinakan”.</span></p>
<p>Dikisahkan dari ayat itu, tersebut nama Nadzir bin Haris, dia membeli kitab karangan dari Syam kemudian dibawa masuk ke negeri Makah.</p>
<p>Pengertian “ <em>Li yudhil-la ‘an sabilillah</em> “ pada ayat di atas adalah “<em>li yab’adan nas ‘an toriqil haq</em>” = menjauhkan manusia dari jalan yang haq. <em>( Tafsir Sofatul Bayani hal.411 )</em></p>
<h3><span style="color: #333300;"><span style="text-decoration: underline;">Bagaimana Memilih Al-Quran dan Hadits ?</span></span></h3>
<p>Untuk memilih Kitab Suci Al-Quran yang asli, insyaAlloh masyarakat tidak kesulitan , tidak lain adalah kitab Al-Quran 30 juz sebagaimana ada di masjid2 dan dijual di toko buku/kitab.</p>
<p>Sedang untuk memilih hadits yang asli, pilihlah satu atau lebih di antara “kutubusitah” . Ada yang masih impor seperti cetakan Darul Fikr , Lebanon , Beirut tentunya hargaua relatif lebih mahal, namun untuk mendapatkan yang lebih hemat dapat membeli hadits cetakan Indonesia , seperti terbitan Toha Putra Semarang, Dahlan Bandung,  juga sudah tersedia di toko2 kitab.</p>
<p>Pilihlah yang masih asli berbahasa Arab,  belum ada terjemahan.</p>
<p>Harga Kitab untuk satu jenis saja misalkan Sohih Bukhori lebih kurang Rp.210.000,- lebih-lebih sebagai pembelajar ilmu dasar agama tidak cukup hanya dari satu sumber perowi, tapi juga dari yang lain seperti Sohih Muslim, Sunan Tirmidzi, Abu Dawud, Nasa-i , Ibnu Majah, Tafsir Ahmad, Tafsir Ibni Katsir dll.</p>
<p>Lalu bagaimana solusinya, adakah kitab khusus yang merupakan rangkuman dari berbagai imamul hadits di atas serta di susun sesuai dengan bab-bab yang membahas dasar2 ibadah seperti sholat, puasa, jga hukum2 dasar yang sederhana?</p>
<p>Ya, inilah salah satu solusi yang kami tawarkan <a href="http://kitabexpo.blogspot.com/" target="_blank">Kitab Mukhtarul Adilah</a></p>
<p>Bagaimana dapat mengetahui/ mempelajari isinya ?</p>
<p>InsyaAlloh akan dibahas pada posting berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/4-pilar-penjaga-kemurnian-agama-islam-bag-2-murni-pedoman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasihat Untuk Raja Dzolim</title>
		<link>http://binanurani.com/nasihat-untuk-raja-dzolim/</link>
		<comments>http://binanurani.com/nasihat-untuk-raja-dzolim/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 22:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah-kisah Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Nasihat bagi raja dzolim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1232</guid>
		<description><![CDATA[
Seorang gadis kecil sedang berada di rumah sendirian. Ketika ia melongok ke luar jendela, dilihatnya seorang lelaki agak tua menuju pintu rumahnya. “Siapa gerangan?”, pikirnya. “Sepertinya bukan orang dari lingkungan sekitar sini”.
Benar, tak lama kemudian terdengar ucapan, “Assalamu’alaikum”. “Wa’alaikumussalam”,jawab gadis itu. “Oh, mari silahkan masuk tuan.. Sebentar lagi orang tua kami juga pulang, insyaAlloh. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://img29.imageshack.us/img29/8081/rajajahat.jpg" alt="" width="119" height="133" /></p>
<p>Seorang gadis kecil sedang berada di rumah sendirian. Ketika ia melongok ke luar jendela, dilihatnya seorang lelaki agak tua menuju pintu rumahnya. “Siapa gerangan?”, pikirnya. “Sepertinya bukan orang dari lingkungan sekitar sini”.</p>
<p>Benar, tak lama kemudian terdengar ucapan, “Assalamu’alaikum”. “Wa’alaikumussalam”,jawab gadis itu. “Oh, mari silahkan masuk tuan.. Sebentar lagi orang tua kami juga pulang, insyaAlloh. Karena setiap mahgrib kami selalu shalat berjamaah”. Tamu itu terpana. Ia mundur selangkah seraya bertanya, “Di mana orang tuamu? mengapa gadis kecil sepertimu berani mempersilahkan aku masuk? padahal kau kan belum kenal siapa aku?” . “Ayah pernah mengatakan bahwa siapa saja yang mengucapkan salam, tentunya itu orang yang baik. Demikian juga almarhum ibuku mengatakan bahwa salam itu berarti mendoakan keselamatan dan memohonkan rahmat Alloh”, jawab gadis itu.</p>
<p>Tamu itu kagum mendengar ucapan gadis kecil itu. Karenanya ia merasa malu dan merasa tanggung jawab untuk berlaku sopan. Tetapi ia masih ingin menguji gadis itu.“Apakah engkau tidak merasa takut tinggal di rumah sendirian?”. “Siapa bilang saya sendirian. Saya dan begitu juga dengan tuan tidak pernah sendirian. Kita <span id="more-1232"></span>semua selalu didampingi pengawal setia yaitu para malaikat yang akan mencatat segala amal perbuatan kita yang harus kita pertanggungjawabkan di hari kiamat nanti. Tentu saja tuan lebih tahu daripada saya…”, potong gadis kecil itu.Tamu itu menunduk dan berfikir. Pantas kampung ini tampak nyaman, aman, bersih, segar, karena hampir tiada gerak untuk iblis di sini, gumamnya dalam hati.</p>
<p>Ketika ayah gadis itu pulang, keduanya berjabat tangan dengan akrab. Tuan rumah mengijinkan sang tamu itu bermalam di rumahnya. “Di sini jauh dari kota. Jadi yang bisa kami hidangkan hanya susu perasan sendiri. Silahkan tuan”, ucap orang tua gadis tersebut mengeluarkan hidangan seadanya. “Alhamdulillah!” ucap tamu itu. “Mari diminum tuan!” Setelah keduanya minum susu perahan itu, sang tamu kemudian bertanya,”Berapakah susu yang dapat diperah setiap hari, dan berapa ongkosnya?”“Kira-kira tiga puluh liter setiap harinya, dan tidak pakai ongkos karena rumputnya tinggal dicari dan kami menggembalakannya sendiri. Jadi, tidak harus mengeluarkan upah untuk orang lain”. Tamu itu mengerutkan dahi seraya berkata,” seharusnya ada upeti buat raja di sini karena hasilnya cukup lumayan banyak”, kata sang tamu.“Tapi…”, sela gadis kecil yang sejak tadi duduk bersama ayahnya itu. “Semua barokah Alloh akan sirna jika raja selalu menarik upeti dari rakyat. Karena itu adalah kedzaliman.” Lagi-lagi sang tamu itu terperanjat mendengar ucapan gadis kecil itu. Seolah-olah ia merasa tersindir. Alangkah lancangnya mulut anak ini. Gadis yang sejak pertama dikaguminya itu, seakan-akan telah membaca suara hati dan niatnya. Sehingga semalaman ia sulit memejamkan matanya. Tetapi memang diakuinya bahwa betapa aman, tenang dan sederhananya hidup bapak dan anak itu. Tentu saja semua ini karena keyakinannya atas barokah Alloh SWT.</p>
<p>Pagi harinya, seusai shalat subuh, sang tamu diberi hidangan makanan dan susu. Tapi tiba-tiba, gadis kecil itu masuk dan berkata, “Tak seperti biasanya ayah! Sapi-sapi kita tak mau mengeluarkan susu. Apakah ada niat dari raja untuk menarik upeti kepada kita yang terpencil ini? Sebab bila raja berbuat dzalim, maka barokah Alloh akan hilang”.Tamu itu amat terkejut. Ia lalu segera keluar bersama gadis itu menuju ke tempat sapi-sapi yang sedang diperas itu, seraya berkata,”Tenangkan hatimu nak, raja tidak akan berbuat dzalim. Aku akan pergi menghadap raja ke istana. Akan kulaporkan kejadian disini, agar raja menjadi sadar. Jika ia baik dan berusaha mensejahterakan rakyatnya, tentu kita akan terus dibarokahi Alloh”.</p>
<p>“Baiklah”, kata gadis itu sambil mengangguk.Baru saja tamu itu menyelesaikan kalimatnya, gadis itu mulai mencoba lagi memerah susu. Dan sungguh ajaib, susu itu keluar lagi dengan lancarnya karena raja telah membatalkan niatnya yang buruk untuk menuntut upeti. Tanpa sepengetahuan gadis kecil dan ayahnya ternyata tamu yang menginap semalaman tersebut adalah tidak lain sang raja sendiri yang sedang menyamar melihat-lihat keadaan rakyatnya. Pada mulanya memang ia berniat untuk mencari sumber-sumber baru untuk dapat menarik upeti. Tapi akhirnya dengan kejadian tersebut, sang raja pun akhirnya membatalkan niatnya.</p>
<p>Demikianlah kiranya dapat kita mengerti, bahwa kedzaliman seorang pemimpin, hanya akan membawa kesengsaraan bagi rakyatnya, dan dijauhkan dari barokah Alloh SWT.</p>
<pre>Topik kisah di atas sejalan dengan tafsir surah al-A’rof (7);96 “ Dan sesungguhnya jika mereka penghuni desa beriman dan bertaqwa niscaya Kami bukakan pintu langit dan bumi (hidup aman, damai, subur makmur) , tetapi merak mendustakan (berbuat dzalim) , maka Kami siksa mereka sebab apa yang telah mereka kerjakan.</pre>
<pre>[Ust.H. Dave Ariant Yusuf , Staf Pengajar Pondok Mini Syaairullah
 JAKARTA TIMUR 3, http://pondoksyaairullah.blogspot.com/</pre>
<pre>]</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/nasihat-untuk-raja-dzolim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Sini Ada Syetan ! Bukan Sekedar Judul Film</title>
		<link>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/</link>
		<comments>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 17:51:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beberapa Hal Tentang Sholat]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Di Sini Ada Syetan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1222</guid>
		<description><![CDATA[‘An Abi Huroiroh an-na Rosulallohi SAW qola &#60; idha nudiya lis-sholati ad’baro syaitonu lahu dlurotun hata laa yasma’u ta’dhina, fa idha qudhiya nida-u aq’bala, hata idha tsuwiba bis-sholati ad’baro, hata idha qudhiya tatswibu aq’bala hata yakhturo bainal mar’i wa nafsihi yaqulu udhkur kadha-udhkur kadha lima yakun yadhkuru hata yadlol-lal mar’u in yad’ri kam shol-la&#62;
Hadits Riwayat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #333399;"><img class="alignright" title="Syetan adalah sosok makhluk jahat yang telah berikrar di hadapan Alloh SWT untuk menyesatkan manusia.  " src="http://img341.imageshack.us/img341/846/syetan.jpg" alt="" width="150" height="142" />‘An Abi Huroiroh an-na Rosulallohi SAW qola &lt; idha nudiya lis-sholati ad’baro syaitonu lahu dlurotun hata laa yasma’u ta’dhina, fa idha qudhiya nida-u aq’bala, hata idha tsuwiba bis-sholati ad’baro, hata idha qudhiya tatswibu aq’bala hata yakhturo bainal mar’i wa nafsihi yaqulu udhkur kadha-udhkur kadha lima yakun yadhkuru hata yadlol-lal mar’u in yad’ri kam shol-la&gt;</span></p>
<p>Hadits Riwayat Sunan Nasa-i juz 2 hal.32 fii Mukhratul Adilah Kitabus-Sholah hal 37-38</p>
<p><span style="color: #800000;">Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda &lt; Ketika diadhani untuk sholat, maka syetan berlari sehingga terkentut-kentut (menjauh) sehingga tidak mendengar lagi suara adhan, ketika selesai adhan syetan kembali datang, sehingga ketika dikomati untuk sholat syetan berlari menjauh. Ketika selesai komat maka syetan datang kembali dan menggoda (memisahkan) antara seseorang dengan hatinya. Syetan berkata ‘ ingatlah ini, ingatlah ini” terhadap perkara yang sebelumnya lupa, sampailah seseodia lumrang kehilangan konsentrasinya (terlupa) berapa rokaat telah dia amalkan&gt;.</span></p>
<h3><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;">Menyadari kehadiran syetan dalam sholat kita.</span></span></h3>
<p>Rasanya tidak terhitung berapa kali sholat yang kita amalkan sehari-hari ada kalanya terlupa , atau minimal ragu-ragu berapa rokaat yang telah kita lakukan tadi, 2 <span id="more-1222"></span>rokaat atau 3 rokaat ya. Okelah kalau sholat yang jumlah rokaatnya banyak, 4 rokaat misalnya. Yang lebih repot kalau sholat maghrib saja yang cuma 3 rokaat saja sampai lupa, saat kita berdiri rokaat ke tiga kita masih berpikir dalam keraguan “ wah ini tadi sudah rokaat berapa” bahkan lupa dalam sholat subuh, parah Saudara !</p>
<p>Tapi hal itu memang riel, hal yang bisa saja terjadi terlebih mengingat sabda Nabi di atas, memang demikian kerjaan syetan.</p>
<p>Lalu bagaimana , apa sikap yang harus diambil ketika menjumpai kergyan tentang jumlah rikaat dalam sholat? insyaAlloh akan kita bahas pada posting yan akan datang.</p>
<p>Syetan adalah makhluk jahat dari golongan jin yang ketika di surga awalnya diperintah bersama-sama dengan para malaikat untuk sujud (hormat) kepada Adam &#8216;alaihi salam. Kisah ini dapat dilihat dalam Surah Al-A&#8217;rof (7) ;11-16. Semua malaikat sujud dan tunduk perintah Alloh SWT kecuali iblis ( abal jin/bapak dari jin). Alloh bertanya<span style="color: #000080;"> &#8221; ma mana&#8217;aka ala tasjuda idh amartuka ?</span> &#8221; = <span style="color: #800000;">apa yang mencegahmu untuk sujud ketika Aku perintah ?</span> Jawabnya saya lebih baik daripada Adam, Kau ciptakan aku dari api sedang Kau ciptakan Adam dari tanah&#8221; . Seketika Alloh SWT murka &#8221; Turunlah kau dari surga ! tidak sepatutnya kau bersikap takabur (angkuh/sombong) di dalam surga, maka keluarlah sesungguhnya kau orang yang hina&#8221;. Syetan diusir dari surga namun mengajukan banding di hadapan Alloh &#8220;  andzirni ila yaumi yub&#8217;atsun = ( Ya Alloh) berilah kami waktu hingga hari kebangkitan . Dengan sifat bijaksana Alloh SWT mengabulkan &#8220;  Sesungguhnya kau diberi waktu&#8221;.</p>
<p>Sejak saat itu mulai timbul rasa dendam iblis kepada Nabi Adam sehingga berikrar &#8220;<span style="color: #800000;"> fa bima aghwaitani la-aq&#8217;udan-na lahum shirotokal mustaqim</span> = <span style="color: #800080;">gara-gara (Nabi Adam) Kau Alloh akhirnya menyesatka aku maka niscaya akan aku duduki (halangi) anak Adam dari jalanMU yang benar/lurus&#8221;</span> . Tidak cuma itu iblis pun terus nggedumel &#8221; niscaya sungguh akan aku datangi anak Adam dari depan mereka, dari belakang mereka , dari kanan mereka dari kiri mereka, sehingga tidak Kau jumpai kebanyakan mereka bersyukur&#8221;. Kembali Alloh SWT menegaskan &#8220;<span style="color: #000080;"> hengkang kau dari surga dengan dicela dan diusir, niscaya barang siapa yang mengikutimu dari anak Adam maka <a href="http://binanurani.com/?p=724" target="_blank">neraka jahannam</a> akan Aku penuhi dari kamu semua</span>&#8221;</p>
<p>Saudara, kisah dramatis sekaligus tonggak sejarah dimulainya permusuhan antara iblis / syetan versus Nabi Adam plus anak keturunannya &#8221; ila yaumil qiyamah&#8221;=hingga hari kiyamat. Dengan begitu setiap niyat baik kita untuk menuju jalan kebenaran mencari ridho dan rohmat Alloh, maka syetan <a href="http://binanurani.com/?p=658" target="_blank">tidak akan tinggal diam</a>. Dengan kelebihan yang diberikan Alloh SWT termasuk diberi umur panjang, hingga ribuan tahun umurnya syetan ingin mengajak sebanyak mungkin anak Adam untuk masuk neraka jahannam.</p>
<p>Di Sini Ada Syetan Bukan Sekedar Judul Film, tapi fakta. Betapa banyak kelak  mayoritas manusia masuk neraka jahanam adalah hasil tipu daya syetan. Syetan sebagaimana jin adalah makhluk halus yang kita tidak dapat melihat dengan mata telanjang, meski atas idzin Alloh kadang ada manusia yang dengan mata kepalanya berhasil melihat makhluk halus, jin / syetan.</p>
<p>Betapa banyak syetan di sekeliling kita ini , sejak jaman Nabi Adam sudah ada terus bekembang berketurunan sedangkan umurnya panjang.</p>
<p>Yang mesti kita waspadai adalah kelicikan tipu dayanya karena dapat menggagalkan kita meraih &#8221; shirotol mustaqim= jalan(hidup) yang</p>
<p>lurus/benar, sebagaimana yang selalu kita lantunkan setiap rokaat sholat kita.</p>
<p>&#8221; Ihdinashirotol mustaqim = (Ya Alloh) tunjukkan kami ke jalan yang lurus.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/di-sini-ada-syetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menolak Untuk Masuk Surga</title>
		<link>http://binanurani.com/menolak-untuk-masuk-surga/</link>
		<comments>http://binanurani.com/menolak-untuk-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 21:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Tanda Akan Terjadi Kiamat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1190</guid>
		<description><![CDATA[Wa qola Shollallohu ‘alaihi wa salam &#60;kul-lu um-mati yad’khulunal jan-nata il-la man aba. Qolu wa man ya’ba ya Rosulalloh ? qola man ato’ani dakholal jan-nata, wa man ya’ba fa qod aba&#62;
Hadits Riwayat Sohih Bukhori fii Kitabul Khutbah hal.14
Dan bersabda Nabi Muhammad SAW &#60; semua umatku masuk ke surga kecuali orang yang menolak&#62; berkata mereka (sohabat) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 137px"><img src="http://img51.imageshack.us/img51/7184/stoppintusurga.jpg" alt="Surga luasnya seukuran luas langit dan bumi. Orang tidak taat kepada Rosululloh berarti menolak masuk k surga" width="127" height="115" /><p class="wp-caption-text">Surga luasnya seukuran luas langit dan bumi. Orang yang tidak taat kepada Rosululloh berarti menolak masuk surga</p></div>
<p><span style="color: #000080;">Wa qola Shollallohu ‘alaihi wa salam &lt;kul-lu um-mati yad’khulunal jan-nata il-la man aba. Qolu wa man ya’ba ya Rosulalloh ? qola man ato’ani dakholal jan-nata, wa man ya’ba fa qod aba&gt;</span></p>
<p>Hadits Riwayat Sohih Bukhori fii Kitabul Khutbah hal.14</p>
<p><span style="color: #800000;">Dan bersabda Nabi Muhammad SAW &lt; semua umatku masuk ke surga kecuali orang yang menolak&gt; berkata mereka (sohabat) dan siapa yang menolak wahai Rosulillah ?. bersabda (Nabi) &lt; barang siapa yang taat padaku maka dia dapat masuk ke surga , dan barang siapa yang menentang(tidak mau taat) maka dia menolak untuk masuk surga.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menelaah pengertian hadits di atas sepintas terasa mudah untuk masuk surga, dengan kalimat pembukaan kalam Nabi “ Semua umatku masuk surga kecuali yang menolak !</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sampai di sini seakan terperangah kita </span>dibuatnya, kenapa sampai ada orang menolah masuk surga. Aneh sekali !!</p>
<p>Sedangkan sebagaimana yang telah digambarkan dalam beberapa ayat di Al-Quran dan hadits, surga adalah tempatnya segala kebahagianan, kenikmatan yang kekal abadi selama-lamanya, sedangkan saat ini di mana letaknya surga itu ? &#8212;&#8211;à link. Saat kiyamat sudah terjadi yang diawali dengan beberapa tandanya -à maka periode berikutnya adalah hari akhir yang hanya ada dua tempat , surga atau neraka. Tempat segala penderitaan, kesengsaraan yang tiada terperikan , kekal abadi selama-lamanya itulah neraka.</p>
<p>Kalau di akhirat kelak ada orang menolak mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan sedangkan tempat yang lain adalah neraka yang sangat jauh sekali keadaannya dibanding neraka, apa yang sebenarnya mereka inginkan?.<span id="more-1190"></span></p>
<p>Wajar saja ada sohabat yang terusik pikirannya atas peryataan Nabi di atas lantas spontan melontarkan pertanyaan “ Siapa yang menolak wahai Rosulillah ? “ jawabannya “ siapa yang taat padaku dia masuk surga , bagi yang menentang itu pertanda dia menolak masuk surga”.</p>
<p>Menelaah pengertian hadits di atas sepintas terasa mudah untuk masuk surga, dengan kalimat pembukaan kalam Nabi “ Semua umatku masuk surga kecuali yang menolak !</p>
<p>Sampai di sini seakan terperangah kita dibuatnya, kenapa sampai ada orang menolah masuk surga. Aneh sekali !!</p>
<p>Sedangkan sebagaimana yang telah digambarkan dalam beberapa ayat di Al-Quran dan hadits, surga adalah tempatnya segala kebahagianan, kenikmatan yang kekal abadi selama-lamanya, sedangkan saat ini <a href="http://binanurani.com/?p=436" target="_blank">di mana letaknya surga itu ?</a> Saat kiyamat sudah terjadi yang diawali dengan beberapa tandanya -à maka periode berikutnya adalah hari akhir yang hanya ada dua tempat , surga atau neraka. Tempat segala penderitaan, kesengsaraan yang tiada terperikan , kekal abadi selama-lamanya itulah neraka.</p>
<p>Kalau di akhirat kelak ada orang menolak mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan sedangkan tempat yang lain adalah neraka yang sangat jauh sekali keadaannya dibanding neraka, apa yang sebenarnya mereka inginkan?.</p>
<p>Wajar saja ada sohabat yang terusik pikirannya atas peryataan Nabi di atas lantas spontan melontarkan pertanyaan “ Siapa yang menolak wahai Rosulillah ? “ jawabannya “ siapa yang taat padaku dia masuk surga, bagi yang tidak taat ( menentang) Nabi itu pertanda dia menolak masuk surga”.</p>
<p>Lalu bagaimana agar kita dapat berhasil masuk ke surga menurut penjelasan hadits di atas?</p>
<p>Rupanya jawaban dari Rosululloh SAW sangat singkat namun penuh dengan pengertian yang mendalam. Taat kepada Nabi dan tidak menentangnya , ini erat hubungannya dengan perintah Alloh SWT dalam Surah An-Nisa (4);13 “ <span style="color: #800000;">Demikianlah batas2 aturan dari Alloh SWT, barang siapa yang taat kepada Alloh dan utusannya maka Alloh akan memasukkan ked ala surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, kekal mereka di dalamnya dan demikian ( berhasil masuk surga) adalah keberuntungan yang agung”.</span></p>
<p>Searah dengan pengertian ayat tersebut , hadits pada posting kita kali ini lebih mudah ditangkap maksudnya.</p>
<p>Agar kita dapat digolongkan sebagai hamba yang taat mengerjakan perintah dan menjauhi larangan, tentu kita lebih dulu berusaha mengetahui apa saja yang diperintah dan apa pula yang dilarang, maka langkah pertama adalah belajar memahami al-Quran dan al-Hadits.</p>
<p>Dengan cara demikian maka akan semakin mendekatkan antara cita2 kita dengan kenyataan berhasil masuk surga selamat dari neraka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/menolak-untuk-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Wanita Menjaga Kecantikan Abadi</title>
		<link>http://binanurani.com/tips-wanita-menjaga-kecantikan-abadi/</link>
		<comments>http://binanurani.com/tips-wanita-menjaga-kecantikan-abadi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 22:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bermanfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Cara wanita cantik abadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1143</guid>
		<description><![CDATA[Hadits Muslim juz 8 hal.148
Dari Abi Sa’id al-Khudri dan Abi Huroiroh dari Nabi Muhammad SAW bersabda : menyeru (di akhirat) orang yang mengumumkan “ sesungguhnya kamu akan sehat dan tidak akan sakit selamanya, dan sesungguhnya kamu akan hidup dan tidak akan mati selamanya, dan sesungguhnya kamu akan muda dan tidak akan tua selamanya, dan kamu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 140px"><img style="margin: 7px 10px;" title="Selalu nampak cantik, anggun, berseri dan enerjik adalah dambaan mayoritas wanita." src="http://img525.imageshack.us/img525/9900/wanita3.jpg" alt="Bukanlah cantik itu dari badan dan pakaian, namun cantik yang sebenarnya adalah cantik karena ilmu dan budi pekerti (nadhom..." width="130" height="131" /><p class="wp-caption-text">Bukanlah cantik itu cantiknya tubuh &amp; pakaian melainkan cantik oleh karena ilmu dan budi pekerti.(fii nadzom..</p></div>
<p>Hadits Muslim juz 8 hal.148</p>
<p><span style="color: #800000;">Dari Abi Sa’id al-Khudri dan Abi Huroiroh dari Nabi Muhammad SAW bersabda : menyeru (di akhirat) orang yang mengumumkan “ sesungguhnya kamu akan sehat dan tidak akan sakit selamanya, dan sesungguhnya kamu akan hidup dan tidak akan mati selamanya, dan sesungguhnya kamu akan muda dan tidak akan tua selamanya, dan kamu akan bahagia tidak akan susah selamanya , dan itulah firman Yang Maha Mulya dan Maha Agung dan diseru kamu bahwa demikian surga yang diwariskan kepadamu karena apapun yang telah kamu amalkan”</span></p>
<p>Memiliki wajah cantik dan kulit mulus adalah dambaan setiap wanita di dunia. Sebuah blog di dunia maya bahkan menayangkan rahasia kecantikan wanita dari lima negara. Mereka mempunyai tips sedemikian rupa sehingga karena kecantikannya membuat perempuan2 disana merasa seperti dipuja-puja bagaikan bidadari. Resep kecantikan tersebut berasal dari nenek moyang mereka.</p>
<p>Ratu Cleopatra dari Mesir tidak saja meninggalkan kisah cintanya , melainkan juga meninggalkan rahasia kecantikan untuk wanita. Konon katanya Cleopatra gemar <span id="more-1143"></span>menggunakan susu dan madu untuk kecantikan wajahnya. Dia juga sering mandi dengan garam laut dan lumpur laut mati.</p>
<p>Dengan berbagai caranya wanita ( meski relative, tidak semuanya) berusaha agar tetap cantik, menarik, selalu sehat segar dsb, meskipun secara kodrati tetap tidak dapat melawan hukum alam. Hukum alam sebenarnya adalah hukum Alloh juga. Semakin bertambahnya umur maka sel-sel tubuh mengalami kerusakan, baik organ tubuh bagian dalam seperti tulang, otot, maupun yang terlihat seperti rambut yang semakin memutih, kulit yang semakin kendur atau keriput. Kalau ada wanita yang hingga berusia 70 tahun lebih masih terlihat segar bugar dan cantik enerjik, maka hal itu sangat jarang dijumpai. Barangkali saja wanita yang senantiasa berusaha agar selalu nampak muda dan cantik adalah wanita yang memang &#8220;dari sononya&#8221; dikaruniai tampang yang “lumayan”, sedang bagi yang diberi rejeki face pas-pasan atau tidak “bernasib untung” boleh jadi justru pasrah apa adanya dengan taqdir… <img src='http://binanurani.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Secara umum sebenarnya manusia menyadari bahwa segala yang ada di dunia ini hanyalah sementara, tiada yang abadi. Manusia dihidupkan di atas bumi ini oleh Alloh SWT diberikan kepandaian, harta, kedudukan, kecantikan, popularitas dan segalanya hakikatnya semua adalah “pinjaman” dari Alloh SWT yang setiap saat akan diminta kembali. Bukankah Rosulullohi SAW mengajarkan <a href="http://binanurani.com/ucapan-ketika-musibah/" target="_blank">do’a istirja’</a><strong> </strong> yang selayaknya diucapkan ketika mengelami musibah.</p>
<p>Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dari pada kehidupan yang awal (dunia) “ <span style="color: #000080;">wa lal akhirotu khoirul-laka minal ula </span>= <span style="color: #800000;">dan niscaya kehidupan akhirat itu lebih baik dari pada yang awal (dunia)</span> QS Adh-Dhukha ( 93); 4.</p>
<p>Berusaha menjaga kesehatan, mengendalikan pola makanan, fitness , melengkapi koleksi alat-alat dan bahan kosmetik, rajin ke tempat perawatan tubuh bagi wanita yang tentu saja memerlukan pembiayaan atau bagi semua orang di dunia ini sah-sah saja, namun melirik hadits sabda Nabi di atas, maka alangkah baiknya jika kita berusaha untuk mendapatkankan hasil yang lebih kekal. Cantik , ganteng ukurannya juga relatif dan sifatnya subyektif tergantung yang menilai, tidak ada ukuran pasti. Kalau sudah terlanjur cinta maka &#8221; tahi kucing rasa coklat&#8221; &#8230;.katanya <img src='http://binanurani.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kisah yang ditulis pada hadits tersebut pada masa sekarang ini belum terjadi, namun apa yang sudah Nabi sabdakan niscaya akan terjadi karena mendapat bisikan (wahyu) dari Yang Maha Menghendaki. Secara kronologis , sesudah manusia beriman dimasukkan  ke surga dan manusia kufur , jahiliyah, munafik , musyrik dimasukkan ke neraka, maka dipanggilah mereka dua golongan tersebut “ <span style="color: #003366;">ya ahlal jannah, ya ahlannar…</span>.= <span style="color: #800000;">wahai ahli surga , wahai ahli neraka.</span>. . Kemudian ditampakkan kepada mereka sesosok makhluk ( semacam kambing) yang diletakkan di tempat ketinggian “ shirot “ /jembatan yang terlihat oleh kedua golongan tersebut. lalu mereka diseru :  <span style="color: #000080;">“hal ta’rifuna hadha ? “</span> =<span style="color: #800000;"> adakah kamu semua tahu apa ini?</span>”  . <span style="color: #000080;">Na’am hadha almaut</span> = <span style="color: #800000;">ya , itu adalah kematian</span>. Setelah mereka menyadari apa yang dibawa oleh malaikat adalah simbul dari <strong>“kematian”</strong> kemudian makhluk itu disembelih. Berikutnya diumumkan kepada kedua golongan : “<span style="color: #000080;">khuludun fii ma tajiduna laa mauta fi ha abadan</span>”= <span style="color: #800000;">kekal di dalam apa yang telah kalian jumpai , tiada lagi kematian di dalamnya “ <span style="color: #000000;">Hadits Ibnu Majdah juz 5 no hadits 1447</span></span></p>
<p>Prosesi hari kiyamat yang dimulai hancunya bumi langit, matinya seluruh makhluk termasuk para malaikat, yang tugasnya meniup sangkakala juga mati (kecuai Alloh SWT), bangkitnya seluruh manusia, proses hisab (timbangan amal) , pengampunan bagi yang menebus dosanya di neraka dan akhirnya berhasil dipindahkan ke surga, memakan waktu sekian lama ( Wa Allohu a’lam).</p>
<p>Nasib manusia yang dihukum di neraka masih dapat berubah, dari yang sebelumnya tinggal di neraka lalu dipindah ke surga sehingga ada hadits lain menceritakan tentang <a href="http://binanurani.com/hr-muslim-no-267-hamba-yang-terakhir-masuk-surga/" target="_blank">hamba yang terakhir masuk surga setelah dibui di neraka.</a></p>
<p>Namun sesaat setelah disembelihnya “ <strong>al-maut”</strong> maka mulai saat itu berlakulah program yang telah dicanangkan jauh-jauh oleh Alloh SWT <span style="color: #800000;">“kehidupan yang tiada akhir lagi”…</span></p>
<h3>Malaikat mengumandangkan “<span style="color: #000080;">khuludun fii ma tajiduna laa mauta fi ha abadan</span>”= <span style="color: #800000;">kekal di dalam apa yang telah kalian jumpai , tiada lagi mati di dalamnya</span> “</h3>
<p>Tergantung tulisan taqdir manusia yang sudah terlanjur dicetak di louhil mahfudz tinggal di neraka ya kekal selamanya, yang beruntung di surga ya kekal abadi selama-lamanya…<em>subhanalloh.</em></p>
<p>Kembali ke tema kita pada posting kali ini, bahwa manusia dapat menikmati sehat tidak akan sakit, hidup terus tidak akan mati, muda terus, cantik terus, ganteng terus (umur seusia Nabi Isa , berkisar 33 tahun, HR.Tirmidzi dari Muadz bin Jabal) tidak akan tua, dan bahagia terus tidak akan sedih <span style="text-decoration: underline;">adalah</span> manakala di alam akhirat kelak manusia dapat berhasil masuk surga.</p>
<p>Sedangkan orang masuk surga atau neraka adalah merupakan akibat dari suatu sebab yang sedang kita lakukan di atas bumi ini, detik ini juga.</p>
<p>Lalu bagaimana tips agar kelak di akhirat dapat memasuki pintu surga? Masih dalam kaitan hadits di atas “<span style="color: #800000;">bahwa surga yang diwariskan kepada kalian adalah karena apapun yang kalian amalkan</span>” Al-Quran Surah Zukhruf (43); 72.</p>
<p>Saatnya sekarang kita beramal, jangan tunda-tunda lagi !</p>
<p>Tapi tuggu dulu ! ibarat bekerja kita mesti paham apa yang diperintahkan oleh majikan untuk dikerjakan supaya kerjaan kita sesuai dengan order dan mendapat upah, maka beramal juga harus belajar mengaji dulu agar kelak di akhirat amal kita dinilai sah, diterima dan diberi upah/pahala = <a href="http://binanurani.com/?p=436" target="_blank">surga.</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/tips-wanita-menjaga-kecantikan-abadi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
