<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binanurani.com &#187; Tentang Pemuda</title>
	<atom:link href="http://binanurani.com/category/tentang-pemuda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://binanurani.com</link>
	<description>Majelis Ta'lim Bina Nurani Istiqomah &#124; Generasi Cinta Quran &#124; Menuju Islam Kafah &#124; Bicara Lepas &#124; Berbagi Manfaat Kepada Sesama</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 04:41:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pemuda Berprestasi Namun Orang Tua Kurang Mampu, Siapa Takut !</title>
		<link>http://binanurani.com/pemuda-berprestasi-namun-orang-tua-kurang-mampu-siapa-takut/</link>
		<comments>http://binanurani.com/pemuda-berprestasi-namun-orang-tua-kurang-mampu-siapa-takut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 08:03:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah-kisah Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[Revew Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Berprestasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1423</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana diberitakan Harian Kedaulatan Rakyat pada Selasa, 30 Maret 2010, Trianto, anak janda
buruh pembuat emping, dan Wulandari, anak sopir mendapat kepastian  melanjutkan pendidikan tinggi jenjang S-1 di universitas faforit di Yogyakarta UGM. Untuk kuliah, dari pendaftaran masuk sampai uang sumbangan-sumbangan lain-lain ditanggung UGM, alias gratis.
Trianto dan Wulandari diterima sebagai mahasiswa UGM melalui jalur Penjaringan Bibit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin-top: 5px; margin-bottom: 5px;" src="http://img168.imageshack.us/img168/2349/togasarjana.jpg" alt="" width="133" height="133" />Sebagaimana diberitakan Harian Kedaulatan Rakyat pada Selasa, 30 Maret 2010, Trianto, anak janda<br />
buruh pembuat emping, dan Wulandari, anak sopir mendapat kepastian  melanjutkan pendidikan tinggi jenjang S-1 di universitas faforit di Yogyakarta UGM. Untuk kuliah, dari pendaftaran masuk sampai uang sumbangan-sumbangan lain-lain ditanggung UGM, alias gratis.</p>
<p>Trianto dan Wulandari diterima sebagai mahasiswa UGM melalui jalur Penjaringan Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM). Artinya, masuk UGM tanpa tes lantaran mempunyai prestasi akademik di atas rata-rata dan mendapat beasiswa selama 8 semester. Ini sesuatu yang tidak diduga oleh Trianto maupun Wulandari. Pihak sekolah yang mengajukan keduanya untuk maju bersaing dalam memperoleh beasiswa.<br />
Trianto yang siswa SMA Negeri 2 Bantul ini patut berbangga karena ibunya yang janda itu mampu mendorong anaknya untuk terus berprestasi. Ibunya Mujiyah buruh ‘nuthuk’ emping mlinjo, sosok ibu yang kerja keras untuk memberikan motivasi kepada anaknya bahwa miskin bukan alasan untuk tidak sekolah. ”<em>Aku sangat bangga dengan ibu, buruh emping mlinjo untuk menyekolahkan saya,</em>” ujar Trianto.<br />
Untuk membalas perjuangan hidup ibunya itulah Trianto tekun belajar, bukan berarti tak ada waktu untuk bergaul. Buktinya anak ketiga dari 4 bersaudara pasangan Mudjiono (almarhum) dan Mujiyah, warga Kepuhwetan RT 02 Wirokerten Banguntapan Bantul ini juga aktif di Peleton Inti (Tonti) dan OSIS serta kegiatan di luar <span id="more-1423"></span>sekolah yang lain. Trianto diterima di Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) UGM.<br />
”<em>Itu merupakan pilihan sejak dulu dan saya sangat bersyukur cita-cita masuk perguruan tinggi negeri bidang elektro tercapai,</em>” ujar Trianto yang mengaku akan kuliah bebas Sumbangan Peningkatan Pendidikan (SPP), Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA) dan Bantuan   Operasional Pendidikan (BOP) selama 8 semester.<br />
Wulandari juga tidak bisa menyembunyikan keceriaan setelah mendapat kepastian diterima di UGM tanpa biaya sama dengan Trianto, bebas SPP, BOP dan SPMA. Beasiswa ini sangat meringankan beban orangtuanya yang selama ini berprofesi sebagai sopir pribadi di Jakarta. ”<em>Ibu di rumah mengurus anak-anak, sehingga tidak bekerja, sedang keperluan hidup tergantung ayah</em>,” ujar Wulandari sulung dari dua bersaudara.<br />
Siswa SMA Negeri 1 Sleman, warga Grojogan Pendowoharjo, Sleman ini diterima di Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan Fakultas Peternakan UGM.</p>
<p>Dengan bersungguh-sungguh belajar sehingga mendapatkan rangking terlebih bea siswa, maka kelak insyaAlloh akan lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan <a href="http://binanurani.com/tag/remaja-muslim-yang-mandiri/" target="_blank">demi kemandirian</a>. Hasil dari bekerja tentu saja ma’isyah sebagai bekal untuk mencukupi berbagai kebutuhan hidup juga sebagai penunjang dalam kehidupan beribadah sebagai <a href="http://binanurani.com/qs-adz-dzariat-51-56-%E2%80%9C-untuk-apa-manusia-hidup-di-dunia-%E2%80%9D/" target="_blank">kewajiban hamba </a>di hadapan Penciptanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/pemuda-berprestasi-namun-orang-tua-kurang-mampu-siapa-takut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Golongan Orang Jihad Masuk Neraka</title>
		<link>http://binanurani.com/tiga-orang-jihad-masuk-neraka/</link>
		<comments>http://binanurani.com/tiga-orang-jihad-masuk-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 18:51:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah-kisah Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[ironis !]]></category>
		<category><![CDATA[Jihad masuk neraka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=1322</guid>
		<description><![CDATA[Mujahid adalah orang yang berjuang (jihad) menggunakan harta, tenaga, waktu bahkan nyawanya di jalan agama Alloh SWT. Betapa besar derajatnya di sisi Alloh kelak. Tapi kenapa tiga golongan orang tersebut berjuang di jalan Alloh justru berujung menjadi narapidana akhirat ? apa gerangan penyebabnya ?
Ok , langsung saja semak paparan berikut.
Dari Abi Huroiroh , berkata kepadanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 129px"><img style="margin: 5px;" title="Jihad , berjuang di jalan Alloh kalau tidak dijalankan dengan niyat yang benar dan prosedur yang sesuai dengan syariat boleh jadi justru dapat menyeret pelakunya pelakunya masuk neraka " src="http://img196.imageshack.us/img196/9561/jihadk.jpg" alt="" width="119" height="119" /><p class="wp-caption-text">Idealnya jihad adalah berakibat semakin mengharumkan agama Alloh, semakin tegak dan berjaya.</p></div>
<p>Mujahid adalah orang yang berjuang (jihad) menggunakan harta, tenaga, waktu bahkan nyawanya di jalan agama Alloh SWT. Betapa besar derajatnya di sisi Alloh kelak. Tapi kenapa tiga golongan orang tersebut berjuang di jalan Alloh justru berujung menjadi narapidana akhirat ? apa gerangan penyebabnya ?</p>
<p>Ok , langsung saja semak paparan berikut.</p>
<p>Dari Abi Huroiroh , berkata kepadanya seorang pria dari negeri Syam “ <span style="color: #333399;">wahai syaikh ceritakanlah hadits yang kau dengar dari Rosulillahi SAW”.</span></p>
<p>Berkata Abu Huroiroh “ <span style="color: #333399;">ya , aku dengar kepada Rosulullohi SAW bersabda </span>&lt; <span style="color: #800000;">awalnya manusia yang diberi hukuman pada hari kiyamat adalah tiga golongan orang yang mati syahid. Maka didatangkan orang tersebut dan ditunjukkan besarnya nikmat (pahala). Alloh bertanya “</span> <span style="color: #333399;">apa yang kau amalkan dengan nikmat itu ?</span> berkata hamba “ saya berperang di jalan Mu sehingga aku mati syahid” . Alloh berfirman “ <span style="color: #333399;">dusta engkau , sesungguhnya engkau berperang agar dikatakan seorang pemberani, bukankah engkau sudah dikatakan (di dunia)? !</span>” maka diperintahkan malaikat dan dijerumuskan wajah orang itu dan dilemparkan ke dalam neraka. Dan seorang yang belajar ilmu agama dan mengajarkan serta membaca al-Quran, maka didatangkan dia dan diperlihatkan besarnya nikmat sehingga orang itu melihat nikmat tersebut. Bertanya Alloh “ <span style="color: #333399;">apa yang kau amalkan</span>? <span style="color: #800000;">Saya belajar dan mengajarkan ilmu agama dan membaca al-Quran di jalanMU</span>. Alloh berfirman “ <span style="color: #333399;">dust<span style="color: #333399;">a engkau, sesungguhnya engkau belajar ilmu dengan niyat agar disebut “alim dan kau baca quran agar disebut “ahli baca” bukankah sebutan itu <span id="more-1322"></span></span></span><span style="color: #333399;">sudah dah kau dapatkan</span>? Maka diperintahkan dengan orang itu agar dibenamkan wajahnya dan dilempar ke neraka. Dan seorang yang Alloh berikan keluasan dengan bermacam-macam harta kesemuanya. Maka didatangkan orang itu dan diperlihatkan nikmanya. Alloh bertanya “ <span style="color: #333399;">apa yang kau amalkan dengan nikmay itu?” orang itu menjawabnya </span>“<span style="color: #800000;"> saya tidak meninggalkan suatu jalan dimana saya menghendaki maka saya infakan d jalan itu semua untuk Mu (Alloh)</span> , berfirman Alloh “ <span style="color: #000080;">dusta kau, sesungguhnya engkau berharap agar  dikatakan dermawan, bukankah kau sudah diberi julukan dermawan</span>. Maka diperintahkan dengan orang itu sehingga dibenamkan wajahnya dan dilempar ke neraka.</p>
<p>Hadits Riwayat Nasai juz 6 hal.23 – Kitabul Jihad –Mukhtarul Adilah</p>
<h3><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #008000;">Amalan Salah Niyat Termasuk Syirik.</span></span></h3>
<p>Dalam hadits riwayat Ahmad , Rosulullohi SAW kembali menegaskan tentang bahayanya niyat bukan karena Alloh SAW termasuk riya’ (pamer).</p>
<p>Betapa meruginya tiga golongan orang yang ketika di dunia mereka beramal dengan begitu gigih, namun gara-gara salah niyat maka nikmat pahala yang besar tidak dapat dirasakan akhirnya dimasukkan ke neraka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/tiga-orang-jihad-masuk-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saudara Masih Punya Ibu Kandung ? Ikuti Kisah Menarik !</title>
		<link>http://binanurani.com/kisah-pemuda-al-qomah/</link>
		<comments>http://binanurani.com/kisah-pemuda-al-qomah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 18:46:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah-kisah Teladan]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Al-Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Tidak Hormat Kepada Ibu Kandung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=783</guid>
		<description><![CDATA[ Saudara Masih Mempunyai Ibu Kandung ?, Ok , langsung saja mari kita simak kisah berikut.
 
Al-Qomah , sebuah kisah seorang pemuda yang gigih beribadah namun kurang perhatian kepada ibundanya
 
Aban meriwayatkan dari Anas bin Malik rodhiAllohu ‘anhu, berkata Anas :
” Ada pemuda pada zaman Rosulillahi solallohu ‘alaihi wa salam disebut namanya Al-Qomah. Dia adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Saudara Masih Mempunyai Ibu Kandung ?, Ok , langsung saja mari kita simak kisah berikut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Al-Qomah , sebuah kisah seorang pemuda yang gigih beribadah namun kurang perhatian kepada ibundanya</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Aban meriwayatkan dari Anas bin Malik rodhiAllohu ‘anhu, berkata Anas :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">” Ada pemuda pada zaman Rosulillahi solallohu ‘alaihi wa salam disebut namanya Al-Qomah. Dia adalah seorang pemuda yang gigih dalam beribadah dan besar sodakohnya. Suatu saat dia sakit dengan sangat berat. Dalam keadaan seperti itu istrinya memberitahu Rosulillahi SAW tentang keadaan suaminya yang dalam keadaan naza’ – <em>sakarotul maut</em>.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Rosululloh pun memerintahkan kepada Bilal, Salman, ‘Amar dan Ali RA <span style="color: navy;">“ berangkatlah kamu semua menuju Al-Qomah dan lihatlah keadaannya”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Berangkatlah mereka menuju Al Qomah dan masuk ke rumahnya “ berkatalah laa ilaha il-laAlloh” mereka </span><span id="more-783"></span><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">mengajarkan kalimat itu kepadanya, namun Al Qomah tidak dapat bicara. Ketika keadaan diyakini semakin kritis, mereka<span> </span>mengutus kepada Bilal agar memberikan kabar kepada Rosululloh. “ <span style="color: navy;">Apakah Al Qomah masih mempunyai kedua orang tua?</span>” tanya Roasululloh SAW. Mereka menjawab “ bapaknya sudah meninggal sedangkan ibunya sudah sangat tua. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Rosulullohi SAW bersabda kepada Bilal “<span style="color: navy;"> hai Bilal, berangkatlah menjumpai ibunya Al-Qomah sampaikan salam dariku dan bertanyalah kepada beliau seandainya mampu agar datang menjumpai saya , namun jika tidak mampu tetaplah di rumah biarlah Rosulillah yang datang ke rumah ibu”</span>. Sesampai Bilal ke rumah ibu Al Qomah dan menyampaikan pesan Rosulillah SAW maka ibu pun menjawab “ Diriku biarlah kepada baginda Rosulillah, besuk pagi saya yang lebih berhak datang menghadap kepada Rosulillah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Berjalanlah ibu Al-Qomah dengan tongkatnya menuju Rosululloh dan ketika masuk libupun mengucapkan salam, Rosulillah SAW menjawab salamnya. Maka duduklah ibu Al Qomah di hadapan Rosulillah SAW. <span style="color: navy;">“ Jujurlah ibu kepadaku , karena apabila ibu berdusta kepadaku maka akan turun wahyu kepadaku, bagaimana keadaan Al-Qomah?</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">“ Wahai Rosulillah, sesungguhnya Al-Qomah dalam hal mengerjakan solat demikian dan demikian, dan berpuasa demikian dan bersodakoh dengan beberapa dirham yang tidak lagi dapat dihitung berapa timbangannya dan berapa banyaknya” . Rosululloh bertanya kembali “ <span style="color: navy;">lalu bagaimana keadaan hubungan ibu dengan Al Qomah ? </span>“ . Ibu Al Qomah menjawab “ Wahai Rosulillah sesungguhnya saya sangat murka kepadanya”. Penuh tanda tanya dalam diri Rosulillah “<span style="color: navy;"> mengapa demikian?</span>”. Jawabnya “ sesunggunya Al-Qomah lebih mengutamakan istrinya mengalahkan diriku dan dalam beberapa hal dia menurut kehendak istrinya dan menentangku” .</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Rosulullohi SAW bersabda “ <span style="color: navy;">murka ibunyalah yang menghalangi lisannya mengucapkan syahadat <span style="text-decoration: underline;">laa ilaha il-lalloh</span> “ </span>. Kemudian memerintahkan kepada Bilal “ <span style="color: navy;">Berangkatlah untuk mengumpulkan kayu bakar yang banyak , akan aku bakar Al qomah” </span>. Ibunyapun bertanya “ wahai Rosulillah dialah anakku, buah hatiku akan engkau bakar dia di depanku, bagaimana mungkin hatiku akan rela ?” . “ <span style="color: navy;">Hai ibu Al-Qomah , sesungguhnya siksa Alloh itu lebih berat dan lebih kekal, apabila engkau lebih senang jika Alloh mengampuninya maka ridhoilah dia, demi Alloh tidak manfaat solatnya dan sodakohnya selagi engkau tetap murka kepadanya </span>” . Maka ibu Al- Qomahpun lalu mengangkat kedua tangannya “ wahai Rosulillah aku persaksikan kepada Alloh yang ada di langit dan engkau wahai Rosulillah dan juga orang hadir di sini bahwa sesungguhnya aku sudah ridho kepada Al-Qomah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Sesaat ibunya berkata demikian Rosulillah memerintahkan “ <span style="color: navy;">hai Bilal berangkatlah dan lihatlah keadaan Al Qomah adakah dia sudah mampu mengucapkan <span style="text-decoration: underline;">Laa ilaha il-lalloh ?</span>, barangkali ibunya Al Qomah berbicara dengan apa yang berbeda dengan isi hatinya karena malu dengan Rosulillah?</span>”. Bilal pun berangkat dan ketika sampai di pintu rumah terdengarlah Al Qomah mengucapkan Laa ilaha il-lalloh. Ketika masuk ke rumah , Bilal berkata “ wahai kamu semua, sesungguhnya murka seorang ibu menghalangi Al-Qomah untuk mengucapkan syahadat dan sesungguhnya ridhonya telah melepaskan kunci lisannya”. Kemudian Al-Qomah meninggal dunia pada hari itu juga, Rosululloh SAW datang dan memerintahkan kepada para sohabat agar memandikan , mengkafani, dan mensolati. Rosululloh SAW berdiri di tepi kubur dan berkhutbah “ <span style="color: navy;">Wahai golongan muhajir dan anshor, barang siapa yang memenangkan istrinya mengalahkan ibunya maka baginya laknat Alloh dan tidak diterima dari orang itu sorfan wa laa ‘adlan yaitu ibadah wajib dan ibadah sunahnya”.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">Sumber: <em>Tambiyatul Ghofilin hal.44-45 </em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;; color: navy;">Related Post</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border-collapse: collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 0.95in;" width="91" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 11.8pt;" width="16" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">#</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 362.6pt;" width="483" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"><a title="Permanent Link to Pemuda Adalah Tanaman Alloh SWT" href="../?p=302">Pemuda Adalah   Tanaman Alloh SWT</a></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 0.95in;" width="91" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 11.8pt;" width="16" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">#</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 362.6pt;" width="483" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"><a title="Permanent Link to Derajat Ahlakul Karimah" href="../?p=322">Derajat Ahlakul Karimah</a><strong></strong></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 0.95in;" width="91" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 11.8pt;" width="16" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">#</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 362.6pt;" width="483" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"><a title="Permanent Link to Teks Nasihat-1: Peningkatan Amalan Akhlaqul Karimah (Part-1)" href="../?p=431">Teks   Nasihat-1: Peningkatan Pengamalan Akhlaqul Karimah (Part-1)</a></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 0.95in;" width="91" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 11.8pt;" width="16" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;">#</span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 362.6pt;" width="483" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"><a title="Permanent Link to Peningkatan Pengamalan Akhlaqul Karimah (Part-2)" href="../?p=477">Teks   Nasihat-1: Peningkatan Pengamalan Akhlaqul Karimah (Part-2)</a></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 0.95in;" width="91" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 11.8pt;" width="16" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 14pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
<td style="padding: 0in 5.4pt; width: 362.6pt;" width="483" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Microsoft Sans Serif&quot;;"> </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/kisah-pemuda-al-qomah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemuda Adalah Tanaman Alloh SWT</title>
		<link>http://binanurani.com/pemuda-adalah-tanaman-alloh-swt/</link>
		<comments>http://binanurani.com/pemuda-adalah-tanaman-alloh-swt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 22:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hari Wuryanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda tanaman Alloh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://binanurani.com/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Qola Nabiyu Sholallohu &#8216;alaihi wa salam :&#8221; Laa yazalullohu yaghrisyu fi hadhad-din i ghorssan yasta&#8217;miluhum fii to&#8217;atihi&#8221; HR Ibnu Madjah Juz 1 ha.5
Bersabda Nabi Muhammad SAW &#8221; Tiada henti-hentinya Alloh senantiasa menanam tanaman dalam agama ini (Islam) , (yang mana) Alloh memberikan amalan kepada mereka dalam hal toat kepadaNYA&#8221;
Inilah hadits sabda Nabi Muhammad SAW yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Qola Nabiyu Sholallohu &#8216;alaihi wa salam :&#8221;<strong><span style="color: #0000ff;"> Laa yazalullohu yaghrisyu fi hadhad-din i ghorssan yasta&#8217;miluhum fii to&#8217;atihi&#8221; </span></strong><em>HR Ibnu Madjah Juz 1 ha.5</em></h3>
<p>Bersabda Nabi Muhammad SAW &#8221; Tiada henti-hentinya Alloh senantiasa menanam tanaman dalam agama ini (Islam) , (yang mana) Alloh memberikan amalan kepada mereka dalam hal toat kepadaNYA&#8221;</p>
<p>Inilah hadits sabda Nabi Muhammad SAW yang berisi tentang rahasia Alloh.</p>
<p>Ternyata Alloh SWT memiliki <strong>&#8220;cara tersendiri&#8221;</strong> dalam menjaga keberlangsungan agama Islam agar terus terwujud di dunia.</p>
<p>Alloh SWT senantiasa mentaqdirkan mereka para generasi muda sehingga toat kepada Alloh, mencintai Agama Islam dan sanggup menegakkannya.</p>
<p>Mereka para pemuda (termasuk pemudi) hatinya digerakkan oleh Alloh untuk menggeluti ilmu dasar agama Islam, sebagaimana <strong>&#8220;paku bumi&#8221; </strong>yang ditancapkan untuk menjaga kelestarian Agama Islam di muka bumi.</p>
<p>Di tangan merekalah Islam lestari diestafetkan dari generasi ke generasi berikutnya sampai suatu zaman nanti di mana Alloh menghendaki mengakhiri segalanya.</p>
<p><em>Allohu akbar<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://binanurani.com/pemuda-adalah-tanaman-alloh-swt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
