Latar Belakang

Mengawali Latar Belakang ini, ijinkan saya mengajak Para Pembaca Yang Budiman untuk “b e r m i m p i” sejenak !

Sekarang kita berada di daerah Magelang, Jawa Tengah menempati rumah sementara yang statusnya bermasalah, sudah divonis bahwa lokasi tersebut terkena draft plan untuk pembangunan jalan tol.

Sebagai konsekuensi seluruh penduduk disepanjang pemukiman yang terkena jalur tersebut tidak ada jalan lain kecuali harus direlokalisasi, dipindahkan.

Tak seorangpun dapat merubah keputusan tersebut, karena pembangunan sudah dimulai, beberapa tetangga sudah meninggalkan lokasi, hanya kita dan keluarga yang masih bertahan.

Tidak ada pilihan kecuali kita juga harus meninggalkan lokasi, daripada nanti berurusan dengan pihak “yang berwajib / penguasa”.

Sebagaimana diketahui, pihak berwajib dengan leluasa dapat menggusur paksa atau bahkan “membakar” hunian milik orang yang melawan hukum / berkeras kepala.

Al kisah, di balik itu “pihak penguasa” sangat bijaksana mempunyai kebijakan menguntungkan bagi masyarakat yang terkena gusuran tersebut.

Menurut informasi, pihak penguasa sudah memberitahu serta sudah mempersiapkan tempat tinggal yang jauh lebih baik sebagai kompensasi.

Tentunya dengan syarat sanggup mentaati segala syarat dan ketentuan yang diberlakukan.

Tempat tinggal tersebut berada di pusat kota yang indah, penuh dengan keramaian, dan kita boleh menempati sebagai hak milik , dekat dengan berbagai fasilitas kebutuhan hidup, disediakan secara murah bahkan gratis, setiap rumah tangga diberikan mobil pribadi dari kelas wahid juga gratis.

Sekolah dari play group, TK sampai perguruan tinggi, lapangan olah raga, tempat ibadah, super market /mall, pusat layanan kesehatan, sarana transportasi yang tentu tidak macet, tempat rekreasi / refreshing, pemakaman umum dll singkatnya tidak ada kebutuhan hidup yang belum disediakan.

Nah, bagaimana pertimbangan Saudara ?,

Menurut saya pribadi (kalau itu benar) 100 % saya akan mengikuti saran “pihak penguasa” yang memberikan jaminan kehidupan menjadi lebih baik.

Yang menjadi masalah adalah bagaimana kita memperoleh informasi yang pasti seputar relokalisasi / “hijrah” bagi orang yang terkena penggusuran ?,

Bagaimana menemui pihak yang “amanah” sebagai kepercayaan “Pihak Penguasa” yang betul-betul membantu segala urusan kita sehubungan dengan pemindahan tempat kita?.

Belum lagi kalau kita pergi ke terminal, manakah bus yang betul-betul sampai ke tempat yang telah direncanakan, agar kita tidak salah pilih ?

Karena kadang terjadi ada agen / calo yang mencari penumpang hanya mencari keuntungan sesaat , akhirnya para penumpangamerasa kecewa karena merasa diterlantarkan.

Tentu kita tidak mau dirugikan, bukan !

Ok, Lamunan sejenak tadi adalah sebuah impian yang

sebenarnya merupakan sebuah tamtsil (gambaran).

Sekarang kita terjaga dari mimpi, membuka mata dan menyadari bahwa hikmah dari mimpi di atas, adalah kehidupan kita di planet bumi ini hakikatnya juga menempati rumah yang sementara, yang tidak boleh tidak

***harus siap untuk memenuhi panggilan “Pihak Penguasa” alam jagad raya, Alloh SWT***.

Tiada yang mampu mencegah untuk tidak meninggalkan dunia (baca; meninggal dunia) memenuhi panggilanNya.

Ternyata di balik kehidupan di planet bumi ini, Sang Penguasa (Alloh SWT) sudah memberikan janji bahwa ada sebuah kehidupan yang jauh lebih baik dari pada kehidupan di dunia ini.

.

” wa lal aakhirotu khoirul laka minal uula”

‘Dan niscaya kehidupan akhirat itu lebih baik daripada kehidupan yang awal (dunia)”

Informasi ini sudah didengungkan oleh Alloh SWT sebagai “Pihak Penguasa” perancang episode kehidupan ini, dalam salah satu surat dengan head line Adh-Dhuha (93):4 (maksudnya nomor surah 93, nomor ayat 4).

Surat Adh-Dhuha merupakan salah satu surat dari 114 surat yang diturunkan Sang Penguasa Alam Jagad Raya, Alloh Subhanahu wa Ta’ala (SWT) kepada manusia yang diciptakan sebagai penghuni planet bumi ini.

Maksud dan tujuan Alloh SWT menciptakan seluruh makhluknya termasuk bumi langit dan seisinya, sampai apa yang terjadi setelah hancurnya kehidupan dunia ini, episode demi episode, semua sudah tertuang begitu jelas di sepanjang script mushaf (lembaran) KItab Suci Al-Quran.

Ilustrasinya sebagaimana naskah novel / cerita yang sudah tersusun rapi dan siap untuk diperagakan episode demi episode oleh sutradara beserta seluruh pemeran dan didukung segenap krew perfilman.

Subhanalloh !.

Sungguh suatu karunia yang agung dan keberuntungan yang tak ternilai harganya manakala hamba yang lemah tak berdaya bernama manusia di hadapan penciptanya, hati nuraninya terpanggil untuk membuka diri demi menerima setitik demi setitik nilai kebenaran hikmah yang terkandung dalam Kitab Suci Wahyu Ilahi, Al-Quran. Sehingga seorang hamba menjadi terinspirasi untuk bersikap dan berbuat secara arif dan bijaksana sesuai kehendak Sang Penciptanya.

Yang kemudian menjadi PR (pekerjaan rumah) selanjutnya adalah mengetahui bagaimana seluk beluk informasi yang lebih detail tentang kehidupan di akhirat, serta berbagai masalah yang akan kita hadapi?

Bina Nurani Istiqomah merupakan sebuah layanan informasi diperuntukkan bagi masyarakat umum, sebagai wahana edukasi, diformat sebagaimana pembelajaran masyarakat / kursus, menyebarluaskan ilmu agama dengan langsung membuka sumber dasar hukum agama Islam Kitab Suci Al-Quran dan Sunah /tuntunan Rosululloh SAW (al-Hadis).

Inilah salah satu hal yang melatarbelakangi www.binanurani.com meluncur ke hadapan sidang pembaca yang budiman.

Bina Nurani Istiqomah merupakan pengembangan serta visualisasi kegiatan pengajian di majelis ta’lim yang kami laksanakan secara rutin 2 (dua) kali seminggu. Pada saat peluncuran www.binanurani.com ini, majelis ta’lim kami sebagai “dapurnya” web site, sudah berjalan lebih dari 10 (sepuluh tahun), dan Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar dan tertib sampai sekarang.

Demi mendapat manfaat dan kebarokahan dari program ini, maka system pembelajarannya dikondisikan sebagaimana semua peserta , seolah-olah ikut hadir di majelis ta’lim kami, sebagaimana saudara-saudara yang ikut hadir di mushola kami (member offline).

Apabila setiap peserta yang hadir secara fisik ke mushola, membawa tas berisikan Kitab Suci Al-Qur’an juga Himpunan Hadis Mukhtarul Adilah ( atau dalam bentuk bagian kecil dengan tema tertentu), membuka al-Qur’an dan hadis milik masing-masing , menyimak, mencatat makna / terjemahan kata demi kata dari bahasa Arab ke dalam bahasa yang kita pahami, kemudian memperhatikan keterangannya. Para peserta / member online tentu tidak ingin ketinggalan, bukan!.

Setelah memasuiki pengajian, waktu terasa begitu cepat berlalu karena keasyikan mengikuti cerita dan keterangan nya. Suasana menjadi hidup, karena peserta yang belum jelas diberi kesempatan bertanya sepuas-puasnya demi menjaga pengertian dan kepahaman.

Apabila peserta / member offline selalu mengadakan pertemuan yang sudah rutin seperti gathering (kelomok belajar bersama), maka alangkah senangnya bila suatu saat kelak para peserta online juga mengadakan pertemuan face to face, memperkuat silturahim, ukuwah Islamiah.

Marilah kita ciptakan dan budayakan suasana seperti di atas, sehingga apabila suatu saat nanti Saudara berkunjung ke tempat kami, insyaAlloh tidak akan merasa asing lagi.

Semoga kehadiran binanurani.com dapat sebagai mitra, teman bertukar pengalaman, sebagai siraman rohani membina nurani penyeimbang kehidupan, sharing dalam merancang masa depan, tempat yang abadi di sisi Nya.

Dengan moto ” Kursus Private Makna Quran Hadits, Mencari Arti Hidup, Memasyarakatkan Quran Hadits dan Men-Quran Hadits-kan masyarakat”” diharapkan semua peminat kursus (member online) benar-benar mendapat hikmah Al-Qur’an dan Al-Hadis sebagai pegangan dan petunjuk kehidupan (hudan lil muttaqin) demi keselamatan sebelum kita memulai perjalanan panjang, memasuki episode kehidupan berikutnya pulang ke rohmatulloh, menuju tempat terakhir memenuhi panggilanNya.

Semoga bermanfaat.

Ust.Hari Wuryanto, S Pd

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.