Bibir Bengkak Melepuh di Dalam Neraka

Panas api neraka 70 kali lipat panas api dunia sanggup meluluh lantakkan apa saja yang masuk ke dalamnya.
“ An Abi Sa’id al-Khudri ‘ani Nabi SAW qola wa hum fi ha kalihun qola tasywihi naru fataqol-lasu syafatuhul ‘ulya hat-ta tablugho wasato ro’sihi wa tastarkhi syafatuhu sulfa hat-ta tadhriba sur-rotahu “ HR Tirmidzi juz 4 Fii Mukhtarul Adilah Kitabu Sifati Jannati wa nar hal 45
Dari Abu Sa’id al Khudri dari Nabi Muhammad SAW bersabda “Wa hum fi ha kalihun” bersabda Nabi, api neraka mengelupaskan maka bibir atasnya penghuni neraka hingga membengkak sampai ke tengah kepala dan menjulur bibir bawahnya hingga ke tengah-tengah pusar.
Nah , inilah apa yang Rosululloh jelaskan mengenai tafsir QS al-Mu’min (23) ;124 yang berbunyi “ wa hum fi ha kalihun “ = dan mereka di dalam neraka “ njeber” , ini istilah ( Jawa) yang saya terima dari guru mengaji untuk menjelaskan bahwa bibirnya melebar karena bengkak dan sakit.
Api neraka yang demikian dahsyat panasnya menghancurkan segala apa yang masuk didalam neraka. Manusia yang Alloh hidupkan di muka bumi, namu tidak mengindahkan firmannya menjadi penghuni neraka, disiksa oleh Alloh dengan berbagai macam siksaan sehingga bibir yang atas melepuh bengkak hingga menutupi wajah bahkan sampai tengah kepala, sedangkan bibir bawah bengkak menjulur hingga ke pusat.
Subhanalloh !
‘ An Abu Huroiroh ‘ani Nabi SAW qola narukum hadhihi lati tuqiduna juz-un wahidun min sab’iina juz’an min har-ri jahannam, qolu : wallohi in kanat lakafiyatan ya Rosulalloh , qola fa in-naha fidhilat bi sab’ina wa sitiina juz-an kul-luhunna mitslu har-ri ha. HR. Tirmidzi juz 4 hal.710.
Dari Abu Huroiroh dari Nabi SAW bersabda api kamu yang kamu nyalakan ini (di dunia) adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian panasnya jahannam, mereka Read the rest of this post »
January 27, 2010
Tags: Bibir bengkak melepuh dalam neraka Posted in: Tafsir Al-Hadits
No Comments
4 Pilar Penjaga Kemurnian Agama Islam ( Bag-1: Murni Niyat )
Kemurnian agama adalah HARGA MATI !!
Ya, kenapa ? Karena Alloh Ta’ala Yang Di atas Sana sudah berikrar tidak akan menerima amalan kecuali yang dimurnikan. Sebagaimana difirmankan dalam QS Al-Bayinah (98);5 “ Wa ma umiru il-la liya’budulloha mukhlishina lahudiina hunafa-a wa yuqimu sholata wa yu’tu zakata wa dzalika diinul qoy-yimah” = dan tidak diperintah mereka kecuali semata untuk beribadah kepada Alloh dengan memurnikan agamanya dengan condong dan menentapi sholat dan membayarkan zakat, dan demikianlah agama yang tegak (benar)”.
Beribadah dengan cara yang murni adalah perintah Alloh, sehingga kalau ada hamba beribadah dengan cara tidak murni berarti melaksanakan perintah selain dari Alloh sebutan yang paling tepat adalah musrik, disamping beribadah melaksanakan perintah Alloh juga sekaligus melakukan perintah dari selain Alloh.
Sedangkan dalam Hadits Riwayat Nasa-i , terdapat dalam Kitabul Khutbah hal.69 fii Mukhtarul Adilah.
Rosulullohi SAW bersabda “ in=nalloha laa yaq’baluminal ‘amal il-lamakana lahu mukhlishon wab’tughiya bihi waj’huh “ = sesungguhnya Alloh tidak menerima dari suatu amal kecuali amal itu dimurnikan dan dicari dengan amal itu wajah Alloh”.
Betapa rugi dan sungguh celaka kalau sampai amal kita tidak diterima (rejected) ditolak oleh Alloh SWT . Kalau tidak diterima otomatis tidak mendapatkan hasil aj’ron /pahala dan rohmat Alloh yang “mutlak” berfungsi sebagai tiket masuk surga kelak di akhirat. Sedangkan saat di akhirat hanya ada dua tempat tinggal kalau Read the rest of this post »
January 24, 2010
Posted in: Belajar Islam Melalui Tamsil (gambaran), Tafsir Al-Hadits
2 Comments
Mencabut Uban
” Qola Rosulullohi SAW laa tan tifuus-syaiba ma min muslim yasyibu syaiban fil Islam qola ‘an sufyan il-la kanat lahu nuron yaumal qiyamah, wa qola fi haditsi yahya il-la kataballohu lahu biha hasanatan wa hatho biha khoti-atan” Hadits Riwayat Abu Dawud juz 2.
Bersabda Rosulullohi SAW “ jangan kau cabut uban, (sebab) tiada seorang yang beruban dengan satu helai uban di dalam Islam (berkata dari Sufyan) kecuali ada baginya cahaya di hari kiyamat. Dan berkata (dari Yahya) kecuali Alloh SWT menulis baginya dengan satu uban itu satu kebaikan dan dihapus satu kejelekan “
Uban, dimana tumbuhnya menandai umur manusia menjelang tua. Sementara pandangan orang justru ingin mencabut uban supaya tetap terlihat muda, atau mewarnai rambut, merubah bentuk rambut rebonding yang sekarang sedang marak menjadi bahan pembicaraan.
Memang pada umumnya manusia selalu ingin tampil percaya diri dengan berbagai usaha. Beberapa hadits lain yang berhubungan dengan perawatan tubuh boleh jadi termasuk dari apa yang pernah Rosulullohi SAW terangakn dalam beberapa atsar/hadits. Hal ini yang perlu membuat kita umat muslim lebih ” mutawari’ / hati-hati jangan sampai kita melanggar dari apa yang pernah Rosululloh ajarkan , bukankah Beluai guru besar kita yang memberikan contoh suri tauladan yang patut kita ma’mum? !
Berikut hadits seputar perawatan tubuh, sbb:
“ ‘An ‘Alqomah ‘an Abdillah la’ana Nabiyu Sholallohu ‘alaihi wa salam al-washimati wal mustaushimati wal mutanamishoti wal mutafalijati lil husni al mughoy-yiroti kholqollahi ta’ala . Ma li laa al’anu man la’ana Nabiyu Sholallohu ‘alaihi wa salam ? wa huwa fii kitabillahi wa ma atakumur-Rosulu fakhudhu hu …..al-ayah “ HR Bukhori Kitabu Libasa.
Dari Alqomah dari Abdillah , Nabi Muhammad SAW melaknati orang yang mentato dan orang yang minta ditato dan orang yang mencabut/menyukur rambut alis ( atas mata) dan orang yang meratakan gigi, orang yang merubah ciptaan Alloh Yang Maha Luhur. Mengapa saya tidak melaknati orang yang telah dilaknati Nabiyalloh SAW ?! sedangkan perintah Alloh (jelas dalam al-Quran) < Dan apa yang rosul datangkan padamu maka ikutilah….al-ayah QS Al-Hasr (59) ;7.
January 20, 2010
Tags: Mencabut Uban Posted in: Tafsir Al-Hadits
No Comments
Tiga Perkara yang Diridhoi dan yang Dibenci Alloh SWT

Masih terdapat berbagai pandangan hukum yang berbeda tentang merokok, di antaranya ada yang mengharamkan karena membahayakan kesehatan manusia.
“ An Abi Huroiroh qola, qola Rosulullohi SAW in-naAlloha yardho lakum tsalatsan wa yakrohu lakum tsalatsan . fa yardho lakum an ta’buduhu wa laa tusyriku bihi syai-a, wa an ta’tashimu bi hab’lillahi jami’an wa laa tafar-roqu, wa yakrohu lakum qila wa qola, wa katsrota su’al wa idhlo’atal mal “ Sohih Muslim Kitab al-aq’dziyah juz 2 hal.61.
Dari Abi Huroiroh berkata, bersabda Rosulullohi SAW sesungguhnya Alloh ridho padamu akan tiga perkara dan benci padamu akan tiga perkara. Alloh ridho padamu jika kamu beribadah (menyembah) kepadaNYA , dan tidak menyekutukan kepadaNYA dengan sesuatupun, dan jika kamu berpegang kepada tali (agama) Alloh dengan berjamaah dan tidak berpecah belah. Sedangkan Alloh benci kepadamu jika kamu “ dikatakan atau katanya “, memperbanyak pertanyaan dan mensia-siakan harta.
Ya, tiga perkara ini seperti mengandung kekuatan magnet yang luar biasa. Di satu sisi kalau kita lakukan membuat Alloh ridho, namun yang lain membuat kita dibenci Alloh SWT , nah apa gerangan? Bukankah dari awal kita berniyat lalu bergerak dalam apapun hal yang kita cari adalah ridho Alloh semata? . Sebab kalau orang sudah diridhoi Alloh SWT , pertanda bakal disayangi , ditolong urusan dunia – akhirat, siapa yang tidak senang ?
Sedangkan kebalikannya kalau akibat perbuatan kiat sendiri lalu Alloh menjadi benci, murka , tentu ini alamat orang bakal celaka, menerima adzab Alloh yang tiada terkira, hanya bikin sengsara dunia akhirat.
Betapa penting bukan ? ! lalu bagaimana penjelasannya ?
Baik ! kita mulai, Read the rest of this post »
January 17, 2010
Tags: Tiga Perkara Diridhoi dan Dibenci Alloh Posted in: Tafsir Al-Hadits
No Comments
Doa Qunut pada Sholat Subuh = Bid’ah ?

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai doa qunut maka perlu dikaji beberapa hadits yang memuat dokumen/arsip yang mengkisahkan amalan Rosulillahi SAW dalam hal yang bersangkutan.
‘An Anas bin Malik qola qonata Rosulullohi SAW syahron ba’da ruku’ yad’u ‘ala ri’lin wa dzakwa wa ‘usoy-yah ‘asotillahi wa Rosulahu “ Hadits Riwayat Sunan Nasa’I juz 2 Bab Kitabusholah hal 200. Artinya “ dari Anas bin Malik berkata , Roslululohi SAW melakukan qunut selama satu bulan sesudah ruku’ untuk mendoakan atas desa Ri’lin dan desa ‘Usoyah yang menentang pada Alloh dan utusannya. Ok , itu baru satu hadits,
Baik ! kita lanjutkan hadits yang kedua:
“An Abi Huroiroh qola la-uqor-riban-na lakum sholata RosulillahinSAW qola , fa kana Abu Huroiroh yaq-nutu fii rok’atil akhir min sholati dhuhri wa sholatil ‘isak il akhir wa sholatil subhi ba’da ma yaqulu sami’allohu liman hamidah fa yad’u lil mu’minina wa yal’anul kafarota. Hadits Riwayat Sunan Nasa’I juz 2 hal 302 Dari Abu Huroiroh berkata “ niscaya aku dekatkan sungguh ( memberi contoh) untuk kamu tentang sholatnya Rosulillahi SAW, ( perowi) berkata maka Abu Huroiroh melakukan doa qunut pada rokaat akhir sholat dhuhur dan juga pada sholat isak dan pada sholat subuh , dilakukan sesudah berdoa sami’allohu liman hamidah” dengan tujuan mendoakan (keselamatan) bagi orang iman dan melaknati orang kufur.
Hadits ketiga :
“ An Anas bin Malik suila hal qonata Rosulillahi SAW fii sholatis subhi ? qola na’am , fa qila lahu qob’la ruku’ aw ba,da hu ? qola ba’da ruku’ “ Riwayat Hadits Sunan Nasai juz 2 hal 200 Fii Kitabusholah. Dari Anas bin Malik , ditanya dia apakah Rosulullohi SAW doa qunut pada sholat subuh ? berkata dia (Anas) “ ya” , dikatakan lagi padanya “ sebelum ruku’ atau sesudahnya? “ maka dijawabnya “ sesudah ruku’
Hadits keempat
‘An Anas an-na Rosulallohi SAW qonata syahron yad’u ‘ala hay-yin min ahya-il ‘arobi tsuma tarokahu “ Dari Anas sesungguhnya Rosulallohi SAW qunut selama satu Read the rest of this post »
January 13, 2010
Tags: Qunut pada Sholat Subuh = Bid'ah ? Posted in: Home
No Comments
Nasihat Untuk Raja Dzolim

Seorang gadis kecil sedang berada di rumah sendirian. Ketika ia melongok ke luar jendela, dilihatnya seorang lelaki agak tua menuju pintu rumahnya. “Siapa gerangan?”, pikirnya. “Sepertinya bukan orang dari lingkungan sekitar sini”.
Benar, tak lama kemudian terdengar ucapan, “Assalamu’alaikum”. “Wa’alaikumussalam”,jawab gadis itu. “Oh, mari silahkan masuk tuan.. Sebentar lagi orang tua kami juga pulang, insyaAlloh. Karena setiap mahgrib kami selalu shalat berjamaah”. Tamu itu terpana. Ia mundur selangkah seraya bertanya, “Di mana orang tuamu? mengapa gadis kecil sepertimu berani mempersilahkan aku masuk? padahal kau kan belum kenal siapa aku?” . “Ayah pernah mengatakan bahwa siapa saja yang mengucapkan salam, tentunya itu orang yang baik. Demikian juga almarhum ibuku mengatakan bahwa salam itu berarti mendoakan keselamatan dan memohonkan rahmat Alloh”, jawab gadis itu.
Tamu itu kagum mendengar ucapan gadis kecil itu. Karenanya ia merasa malu dan merasa tanggung jawab untuk berlaku sopan. Tetapi ia masih ingin menguji gadis itu.“Apakah engkau tidak merasa takut tinggal di rumah sendirian?”. “Siapa bilang saya sendirian. Saya dan begitu juga dengan tuan tidak pernah sendirian. Kita Read the rest of this post »
January 9, 2010
Tags: Nasihat bagi raja dzolim Posted in: Kisah-kisah Teladan, Tafsir Al-Quran
No Comments
Di Sini Ada Syetan ! Bukan Sekedar Judul Film
‘An Abi Huroiroh an-na Rosulallohi SAW qola < idha nudiya lis-sholati ad’baro syaitonu lahu dlurotun hata laa yasma’u ta’dhina, fa idha qudhiya nida-u aq’bala, hata idha tsuwiba bis-sholati ad’baro, hata idha qudhiya tatswibu aq’bala hata yakhturo bainal mar’i wa nafsihi yaqulu udhkur kadha-udhkur kadha lima yakun yadhkuru hata yadlol-lal mar’u in yad’ri kam shol-la>
Hadits Riwayat Sunan Nasa-i juz 2 hal.32 fii Mukhratul Adilah Kitabus-Sholah hal 37-38
Dari Abi Huroiroh sesungguhnya Rosulallohi SAW bersabda < Ketika diadhani untuk sholat, maka syetan berlari sehingga terkentut-kentut (menjauh) sehingga tidak mendengar lagi suara adhan, ketika selesai adhan syetan kembali datang, sehingga ketika dikomati untuk sholat syetan berlari menjauh. Ketika selesai komat maka syetan datang kembali dan menggoda (memisahkan) antara seseorang dengan hatinya. Syetan berkata ‘ ingatlah ini, ingatlah ini” terhadap perkara yang sebelumnya lupa, sampailah seseodia lumrang kehilangan konsentrasinya (terlupa) berapa rokaat telah dia amalkan>.
Menyadari kehadiran syetan dalam sholat kita.
Rasanya tidak terhitung berapa kali sholat yang kita amalkan sehari-hari ada kalanya terlupa , atau minimal ragu-ragu berapa rokaat yang telah kita lakukan tadi, 2 Read the rest of this post »
January 6, 2010
Tags: Di Sini Ada Syetan Posted in: Beberapa Hal Tentang Sholat, Tafsir Al-Quran
No Comments
Menolak Untuk Masuk Surga

Surga luasnya seukuran luas langit dan bumi. Orang yang tidak taat kepada Rosululloh berarti menolak masuk surga
Wa qola Shollallohu ‘alaihi wa salam <kul-lu um-mati yad’khulunal jan-nata il-la man aba. Qolu wa man ya’ba ya Rosulalloh ? qola man ato’ani dakholal jan-nata, wa man ya’ba fa qod aba>
Hadits Riwayat Sohih Bukhori fii Kitabul Khutbah hal.14
Dan bersabda Nabi Muhammad SAW < semua umatku masuk ke surga kecuali orang yang menolak> berkata mereka (sohabat) dan siapa yang menolak wahai Rosulillah ?. bersabda (Nabi) < barang siapa yang taat padaku maka dia dapat masuk ke surga , dan barang siapa yang menentang(tidak mau taat) maka dia menolak untuk masuk surga.
Menelaah pengertian hadits di atas sepintas terasa mudah untuk masuk surga, dengan kalimat pembukaan kalam Nabi “ Semua umatku masuk surga kecuali yang menolak !
Sampai di sini seakan terperangah kita dibuatnya, kenapa sampai ada orang menolah masuk surga. Aneh sekali !!
Sedangkan sebagaimana yang telah digambarkan dalam beberapa ayat di Al-Quran dan hadits, surga adalah tempatnya segala kebahagianan, kenikmatan yang kekal abadi selama-lamanya, sedangkan saat ini di mana letaknya surga itu ? —–à link. Saat kiyamat sudah terjadi yang diawali dengan beberapa tandanya -à maka periode berikutnya adalah hari akhir yang hanya ada dua tempat , surga atau neraka. Tempat segala penderitaan, kesengsaraan yang tiada terperikan , kekal abadi selama-lamanya itulah neraka.
Kalau di akhirat kelak ada orang menolak mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan sedangkan tempat yang lain adalah neraka yang sangat jauh sekali keadaannya dibanding neraka, apa yang sebenarnya mereka inginkan?. Read the rest of this post »
January 3, 2010
Posted in: Tafsir Al-Hadits, Tafsir Al-Quran, Tanda Akan Terjadi Kiamat
No Comments
Cara Wanita Menjaga Kecantikan Abadi

Bukanlah cantik itu cantiknya tubuh & pakaian melainkan cantik oleh karena ilmu dan budi pekerti.(fii nadzom..
Hadits Muslim juz 8 hal.148
Dari Abi Sa’id al-Khudri dan Abi Huroiroh dari Nabi Muhammad SAW bersabda : menyeru (di akhirat) orang yang mengumumkan “ sesungguhnya kamu akan sehat dan tidak akan sakit selamanya, dan sesungguhnya kamu akan hidup dan tidak akan mati selamanya, dan sesungguhnya kamu akan muda dan tidak akan tua selamanya, dan kamu akan bahagia tidak akan susah selamanya , dan itulah firman Yang Maha Mulya dan Maha Agung dan diseru kamu bahwa demikian surga yang diwariskan kepadamu karena apapun yang telah kamu amalkan”
Memiliki wajah cantik dan kulit mulus adalah dambaan setiap wanita di dunia. Sebuah blog di dunia maya bahkan menayangkan rahasia kecantikan wanita dari lima negara. Mereka mempunyai tips sedemikian rupa sehingga karena kecantikannya membuat perempuan2 disana merasa seperti dipuja-puja bagaikan bidadari. Resep kecantikan tersebut berasal dari nenek moyang mereka.
Ratu Cleopatra dari Mesir tidak saja meninggalkan kisah cintanya , melainkan juga meninggalkan rahasia kecantikan untuk wanita. Konon katanya Cleopatra gemar Read the rest of this post »
December 30, 2009
Tags: Cara wanita cantik abadi Posted in: Tafsir Al-Hadits, Tafsir Al-Quran, Tips Bermanfaat
No Comments











