Persiapan Pembekalan Menyongsong Kehidupan Akhirat
Seperti diketahui bahwa Nabi Muhammad SAW sebelum diangkat menjadi rasul semenjak masa mudanya sudah mendapat julukan Al- Amin ( orang yang dipercaya).
Semua itu karena kejujuran dan gaya hidupnya yang sederhana dan bisa merangkul
semua kalangan pergaulan. Namun setelah beliau mendapat tugas dari Allah sebagai
seorang Rasul keadaan menjadi berbalik, kaum Quraisy justru menghina dan
mencibirkan, bahkan banyak yang mengatakan sebagai orang gila ( majenun).
Sebetulnya dihati kecil mereka masih mengakui tentang predikat Al-Amin yang selama
ini disandang oleh Nabi Muhammad SAW. Pada suatu hari Nabi SAW naik ke sebuah bukit, lalu Beliau berteriak memanggil orang-
orang Quraisy, dan terbukti mereka beduyun-duyun mendatanginya sehingga
mereka memenuhi bukit itu. Mereka menunggu dan bertanya-tanya ada apa gerangan?
” Saudara-saudara, seandainya saya berkata bahwa di balik bukit ini ada musuh yang akan
menyerang kita apakah saudara percaya?” begitu Nabi bertanya.
“Ya kami semua percaya dan kami siap untuk menghadapinya”.- jawab qoum Quraisy
” Saudara-saudara kalau aku katakan bahwa di balik kehidupan ini ada kematian dan setelah manusia mati ada lagi kehidupan, dan di sana ada surga dan neraka, percayakah kalian?”
Nah bagaimana reaksi orang-orang Quraisy? sebagian besar mereka tidak percaya .
Padahal sesungguhnya dibalik kematian itulah kehidupan yang sesungguhnya, disanalah
masa depan yang jauh dan perlu kita siapkan bekalnya.
Ingin lebih lanjut mengikuti pembekalan menyongsong kehidupan akhirat, mari kita kaji bersama disini
July 12, 2009
Tags: Persiapan Menyongsong Akhirat Posted in: Antisipasi Kejadian di Akhirat, Kisah-kisah Teladan












Comments are closed for this entry.