Siapakah Orang Mukmin Itu?
(2) In-namal mu’minuunal-ladziina idha dhukirollohu wajilat quluubuhum wa idha tuliyat ‘alaihim ayatuhu zaadat hum imanan wa ‘ala rob-bihim yatawak-kaluun. (3) Alladhina yuqimunas-sholata wa mim-ma rozaq’nahum yunfiquun. (4) Ula’ika humul mu’minuuna haqo, lahum darojatun ‘inda rob-bihim wa maghfirotun wa rizqun kariim.
QS.Al-Anfal (8); 2-4.
Sesungguhnya orang iman (adalah) orang-orang yang ketika disebut nama Alloh tergetar (takut) hati mereka dan ketika dibacakan ayat-ayat Alloh maka bertambahlah imannya, dan kepada tuhannya mereka berserah diri (mereka). Yaitu orang-orang yang menjaga solat dan dari rejeki yang Aku (Alloh) berikan mereka menginfaqan. Mereka itulah orang iman yang hakiki (sebenarnya). Mereka mendapatkan derajat di sisi tuhannya dan ampunan dan rejeki yang mulya (surga)
Alloh SWT sering kali menyeru kepada orang iman, ayat-ayat yang diawali dengan “ yaa ay-yuhal-ladziina amanu…” Hai orang-orang yang beriman, terdapat dalam banyak ayat yang tersebar dalam berbagai surah.
Untuk mengidentifikasikan siapa sebenarnya “orang iman” pada zaman sekarang mungkin mengalami kesulitan. Terlebih kita hidup pada zaman akhir yang penuh dengan “khilafiyah” perbedaan pendapat yang kian merajalela.
Namun Saudara !
Dengan berbekal “alat teropong” yang diturunkan oleh Alloh rasanya kita mendapat angin segar yang meniupkan semangat, gairah untuk semakin memperdalam ilmu agama Islam dengan cara langsung membuka sumber hujah/dalil yang tidak diragukan lagi Al-Quran dan As-Sunah, termasuk di dalam kita “meneropong” suatu permasalahan hukumnya seseorang itu termasuk dalam kategori iman atau bukan iman (kufur).
Menurut tata bahasa Arab “kufur” (kata kerja) yaitu kelakuan mengingkari / tidak mempercayai, sedangkan “kafir” ( isim fail ) kata benda pelaku atau subjek yaitu orang yang melakukan pengingkaran terhadap kebenaran ayat-ayat Kitab Suci Al-Quran, Rosulullohi SAW dll.
Pada masa Rosulullohi SAW tidaklah begitu sulit membedakan si anu itu mukmin / Islam sedang si rojul itu kafir. Orang yang mendengar tentang kerasulan Muhammad SAW kemudian masuk Islam (menyerah, selamat) itulah orang mukmin. Orang kufur adalah kelompok yang benci, memusuhi kepada Rosulullohi SAW dan para sohabatnya. Beberapa kali terjadi peperangan antara kaum beriman dengan kaum kafir adalah wujud nyata kebencian mereka terhadap ajaran Islam yang dibawa oleh rosululloh penutup zaman, Nabi Muhammad SAW.
Lalu bagaimana menandai orang iman pada masa sekarang?
Meskipun di ayat dan hadis lain masih banyak keterangan yang menyempurnakan, namun paling tidak ayat di atas semoga dapat memberikan satu pencerahan tentang cirri-ciri oran iman.
July 31, 2009
Tags: Siapakah Orang Iman? Posted in: Antisipasi Kejadian di Akhirat, Tafsir Al-Quran












One Response
Cek Up diri dengan 28 Sifat Unik Orang Beriman | binanurani.com - June 19, 2010
[...] Pantaskah kita mengaku diri sebagai orang iman? [...]
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.