Terharu Termehek-Mehek
Pertama kali mengetahui judul acara di televise ini kedengaranya unik , aneh di telinga. Ada gak ya terjemahan baku menurut kamus umum bahasa Indonesia?
Tapi menghayati side efek yang saya rasakan dari tayangan tersebut mungkin Saudara tidak akan mambantah kalau saya mengartikan bahwa termehek-mehek maksudnya kurang lebih seperti orang yang menangis sebagai cerminan keadaan hati yang sedang kalut, depresi berat, sedih, terharu dan berbagai macam ekspresi melankolis lainnya.
Seperti tayangan kemarin lusa, Sabtu 14 Februari ’09, bagaimana dikisahkan Heri yang menjumpai team termehek-mehek untuk membantu mempertemukan dengan Farah istrinya yang ditinggal pergi selama 4 tahun untuk bekerja di perkapalan luar negeri.
Ketika masih berada di dalam mobil dalam pencarian pertama langsung ke rumah orang tua Farah, sudah mulai nampak ada keberatan dari pemandu acara, Mbak Panda atas sikap Heri yang meninggalkan istrinya selama itu tanpa pernah menghubungi, mengirim berita, mengirim uang bahkan dimana rimbanya pun tak diketahui, seperti hilang.
Mbak Panda dan Mas Mandala adalah pemeran utama tayangan program Termehek-mehek seperti host yang tugasnya membantu client langsung mencari dan mengusut serta memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh client dalam hal ini adalah Heri.
Heripun mengakui semuanya adalah kesalahan besar dan sudah siap dengan segala resiko yang bakal dihadapi nanti.
Sesampai di rumah Farah, Heri ditemui pertama kali oleh ibu Farah yang langsung membentak dan mengusirnya, lebih keras lagi ketika bapaknya yang keluar, Heri mendapatkan perlakuan yang cukup kasar, dihardik, dicacimaki bahkan dipaksa pergi dengan didorong sampai hampir terjerembab ke belakang.
Di sela-sela cemoohan keras saat keributan itu Heri mencoba ingin memberi penjelasan mengapa pergi sekian lama dan untuk apa kepergiannya, namun percumah saja, keluarga Farah sudah seperti muak ingin menumpahkan segala kekesalannya, seorang menantu meningalkan istrinya empat tahun tanpa memberi kabar apapun.
Usaha pencarian pertama Heri untuk menjumpai Farah melalui orang tuanya gagal total, seluruh team dan krew kameramen pun disuruh keluar pagar dan bapak Farah segera menutup gerbang rumahnya.
Sepulang pancarian hari pertama Mbak Panda dan Mas Mandala kedua pembawa acara yang aktif membantu Heri terlibat perbincangan serius, bahkan Mbak Panda merasa berat untuk melanjutkan usaha membantu Heri karena merasa pesimis Heri akan mendapatkan jalan keluar saking beratnya problema yang ditanggung oleh keluarga Farah.
Usaha mencari Farah dengan menghubungi sahabat maupun bibinya Farah, Heri dan team termehek-mehek mendapatkan perlakuan yang sama, mereka tidak komrpomis, mengusir dan Heri plus seluruh team pergi dengan tangan hampa.
Wah.. nampaknya keluarga besar Farah sudah benar-benar marah , kesal dan mungkin nama Heri sudah dicoret / hilang dari daftar nama keluarga sebagai suami Farah. Meskipun Heri ingin menjelaskan bahwa kepergiannya adalah untuk bekerja mengumpulkan modal demi membahagiakan istri, tapi tentu kesalahannya adalah kenapa menghilang tidak ada itikad untuk menghubungi keluarganya.
Barulah setelah Mbak Panda menemui ibunya Farah dengan sendirian tanpa mengajak Heri, pada awalnya ibu Farah takut menerima team yang kemarin sudah ditolak mentah-mentah oleh keluarga. Namun dengan jurus rayuan Mbak Panda akhirnya sang ibu mau rnenunjukkan alamat fila keluarganya sebagai tempat Farah yang ingin mengasingkan diri dari keluarganya , hah ada apa gerangan yang terjadi.
Dan inilah sad ending tayangan termehek-mehek episode kali ini, ketika Heri diantar seluruh team, kameramen dan krew langsung menuju fila tempat dimana Farah berada.
Tampaklah seorang perempuan sedang duduk seperti sedang merenung menutupkan kain hitam pada bagian kepalanya, Heri dan team berjalan perlahan dari arah belakang, mendekart dan terus mendekat Heri memanggilnya .
Dan….masyaAlloh !
Seorang perempuan dengan hampir setengah wajah bagian kanan yang tadi ditutupi ternyata rusak berat bekas terluka bakar. Farahpun terperanjat mendengar suara Heri, dan langsung beranjak ingin lari dengan meronta-ronta sambil teriak histeris, namun Heri memegang erat dan berusaha memeluknya. Terjadilah beberapa saat adegan penuh haru bahkan Mbak Panda salah satu pemandu wanita tak tahan membendung air mata yang terus membanjir keluar.
Bagaimana perasaan Farah dan juga Heri? Tak tahu pasti. Tapi yang jelas keduanya merasakan penyesalan yang begitu besar tayangan masih menampakkan keduanya berangkulan dengan agak menunduk, dari gerakan fisik Farah nampaknya sudah mulai tenang tidak menampakan perlawanan seperti pada awal ketemu sama Heri.
Apa yang terjadi ? bagaimana dengan wajah Farah? ternyata sepuluh bulan yang lalu Farah mengalami musibah terkena luka bakar serius ketika terjadi kebakaran di pabrik roti tempatnya bekerja, bahkan menelan korban jiwa.
Kamerapun di “zoom out” semakin menjauh dan kedua insan masih tampak berangkulan dengan menangis.
Selesai acara termehek-mehek, terlintas begitu cepat pemikiran dibenak saya, karena memang baru kali ini saya mengikuti alur ceritanya sampai selesai.
Lembaran kisah sepasang manusia itu kini sudah ditutup, namun kasus Heri meninggalkan kesan begitu berat pengaruhnya terutama bagi Farah istrinya.
Apa yang telah terjadi pada masa lampau adalah taqdir, penyesalan yang terjadi sekarang adalah hasil dari perbuatan pada masa sebelumnya, Penyesalan bagi Heri tidak akan membuahkan hasil bagi kemanfaatan pada masa mendatang kecuali jika dapat memetik hikmah besar di balik setiap perkara yang terjadi untuk diambil sebagai cambuk dan bahan pelajaran, introspeksi dan memberi inspirasi berpikir secara kedewasaan untuk setiap tindakan yang akan dilakukan.
Kalau boleh kita bahas, bagaimanapun sumber permasalahan adalah pada Heri.
Seorang suami yang telah diberi amanah untuk bertanggungjawab ,membimbing, melindungi dan menyayangi istri, tetapi apa yang dilakukan Heri yang berniat mencari uang demi kebahagiaan , namun di sisi lain Heri melupakan untuk tetap menjaga hubungan baik dengan keluarga terlebih dengan Farah, istrinya. Dia justru meninggalkan selama 4 tahun tanpa memberi kabar apapun.
Bagaimana perasaan seorang istri, sehingga dia harus bekerja sampai terjadi taqdir yang lain. Hampir separuh wajahnya terluka bakar menjadi cacat tetap, dimana wajah yang merupakan bagian yang sensitive sebagai identitas justru rusak berat.
Kalau saja Heri tidak meninggalkan Farah sekian lama mungkin ceritanya akan lain.
Di manakah hati nurani mu waktu itu Her !
Sampai tega kau tinggalkan istri tercintamu ?
Heri telah berbuat kesalahan besar, semoga dia tetap menerima Farah apapun adanya, dan justru harus segera bertaubat, membuktikan bahwa dia lelaki gentlemen, ksatria menghadapi apapun resiko dan sanggup menebus kesalahan demi memperbaiki kelakuan yang telah diperbuat.
Farah, semoga tetap diberikan kesabaran atas cobaan Alloh yang dilewatkan Heri, suaminya sendiri. Dan itu sudah dibuktikan oleh Farah, ketabahan yang dia miliki cukup mengagumkan , bayangkan selama empat tahun tiada kepastian, terkatung-katung, berusaha mandiri dengan bekerja di pabrik roti sampai menjadi korban kebakaran yang meninggalkan cacat tetap di wajahnya. Hampir setengah wajah bagian kanan, pipinya berkeriput bekas terbakar. Namun Farah tetap seperti itu, ketahanan mental yang tidak sembarang wanita memilikinya.
Semoga Heri dan Farah segera dapat akur kembali, Alloh SWT berkenan memberikan hidayahnya, dapat menggapai kebahagiaan hidup, membuka lembaran baru yang lebih baik aamin.
Program termehek-mehek adalah salah satu diantara beberapa program tayangan TV dengan konsep reality show yang cukup manjur mengungkap kehidupan nyata, menyentuh sisi kehidupan orang susah, sekarang sepertinya sedang naik daun bertengger merambah layar kaca. Rating yang tinggi dari pemirsa patut diraihnya.
Nuansa psikologi dan emosional pada kemasan acara tersebut nampaknya begitu kuat menyedot ribuan, jutaan pasang mata untuk memelototi layar Transtivi yang sudah sekian banyak kali menolong client yang ingin menjumpai seseorang yang entah karena suatu perkara mereka terpisahkan atau mendamaikan perseteruan diantara sesama manusia.
Daya tarik lain dari tayangan Transtivi itu adalah pengambilan gambar yang live menuju kepada suspek meskipun sampai di hadapan pemirsa sudah mengalami proses editing. Hal ini tentu saja karena editing adalah untuk mengatur agar alur cerita enak dicerna, selingan advertising dll.
Dari layar kaca masih terdapat segi manfaat bagi orang lain.
Hidup! , Transtivi memang untuk Anda
February 18, 2009
Tags: Terharu, Termehek-mehek Posted in: Entertainment













Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.