Isu Kiyamat ‘2012′ Nonton Saja

Seperti diberitakan di Yahoo Indonesia News http://id.news.yahoo.com/kplg/20091122/ten-yusuf-mansyur-kalau-mau-nonton-2012-51d3def.html , Kapanlagi.com Senin 23 November 2009 . “ kiamat dapat terjadi kapan saja, bisa saja lebih cepat dari 2012 bisa juga jauh setelah 2012. Bahkan hari ini kalau Allah mau tentu kiamat dapat saja terjadi. Tidak satu pun makhluk Allah mengetahui kapan datangnya” demikian penjelasan Ustadz Yusuf Mansyur.

“Tapi memang yang namanya kiamat nggak satu orang pun tahu kapan akan terjadi,” tegasnya saat ditemui di rumahnya, di Cipondah, Tangerang, Banten, Kamis (19/11).

Sementara terkait film 2012 yang terus menjadi pembicaraan hangat, sang ustad muda ini justru mengajak kita untuk introspeksi diri. Menurutnya umat Islam yang justru membesar-besarkan sehingga orang semakin tertarik untuk menonton. Padahal tidak ada sesuatu yang istimewa dalam film tersebut.

“Itu karena kita sendiri yang membesar-besarkan. Sebenarnya itu biasa aje, nggak ada yang istimewa itu kan cuma film,” tegasnya.

Begitu pun soal himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tidak nonton film itu, pria yang pernah menjadi supir angkot itu justru mempersilahkan masyarakat untuk menonton. Namun dengan catatan akan memberikan manfaat baik pada penontonnya.

“Kalau mau nonton, nonton saja. Kalau bisa mengingatkan pada kematian, itu kan bagus,” pungkasnya. (kpl/hen/dar).

Demikian diantara sekian banyak komentar dari masyarakat tentang penayangan film tersebut.

Kiyamat memang haq datangnya, bebarapa ayat al-Quran sudah menjelaskan adanya hari besar tersebut. Tidak diingkari bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas kehendakNYA. Lalu bagaimana kita sebagai hamba sepatutnya bersikap?

Yang jelas “hari H” kiyamat itu sendiri terjadi pada hari Jum’at seperti Nabi Muhammad SAW bersabda dalam Kitabul Khutbah hal 5 yang dikutip dari Hadits Sohih Muslim, “ khoiru yaumin tola’at ‘alaihi syamsu yaumil Jumu’ati, fii hi khuliqo Adam, wa fii hi ud-khilal jan-nah wa fii hi ukhrija minha , wa laa taqumus-sa’at il-la fii yaumil jumu’ati” = sebaik-baik hari yang disinari matahari (selama perputaran tata surya di dunia masih normal) adalah hari Jum’at, pada hari itu Nabi Adam diciptakan, dan pada hari itu dimasukkan ke surga , dan pada hari itu juga dikeluarkan dari surga (setelah dipengaruhi Iblis) , dan tidak akan terjadi kiyamat kecuali hari Jum’at “.

Hadits di atas menyebutkan bawah hari H kiyamat adalah hari Jum’at.

Ok , lanjut !!

Saya buka hadits Himpunan Mukhratul Adilah bab Kitabul Ahkam hal.11 yang di kutib dari Hadits Sunan Tirmidzi Kitabul Fitan : “ ‘an Anas qola qola Rosulullohi SAW laa taqumua-sa’ah hat-ta laa yuqola fil ardhi Allohu Allohu “ = dari Anas berkata bersabda Rosulullohi SAW tidak akan terjadi kiyamat sehingga tidak disebut di bumi (lafadz) Allohu Allohu “

Hadits yang kedua menjelaskan bahwa kiyamat tidak akan terjadi sebelum dibumi tidak lagi disebut lafadz “Alloh Alloh” , yang mengindikasikan betapa kerusakan moral dan mental manusia sudah demikin bejat dan rusak, jauh dari agama. Sudah tidak mengenal Alloh ,Sang Penciptanya.

Hari H kiyamat memang tidak ada yang tahu tetapi kita boleh dan layak berpegang kepada sabda Nabi di atas, rasanya masih jauh terjadi kiyamat , karena sekarang Islam masih hidup dan berkembang dengan baik.

Sedang menonton film itu sendiri , kalau sekiranya berakibat baik seperti dapat meningkatkan rasa takut (taqwa) kemudian bertambah khusuk dan meningkatkan suhu keimanan, ya tidak ada salahnya. Silahkan nonton saja.

Sebagaimana kita melihat peristiwa yang berhubungan dengan kebesaran Alloh seperti ziarah / datang melihat kuburan.

Hadits Riwayat Sunan Tirmidzi bab Kitabul Janaiz hal 12-13 , “qola Rosulullohi SAW : qod’ kuntu nahaitukum ‘an ziarotil qubur fa qod’ udzina li muhammadin fii ziyaroti qub-ri ummihi , fa zuru ha fa in-naha tudhak-kirul akhirih” = sungguh aku melarang kamu dari ziyarah/datang ke kuburan , berikutnya diidhinkan bagi Muhammad untuk datang ke kuburan ibunya, maka ziyarahlah kamu sesungguhnya ziyarah kubur dapat mengingatkan akhirat”

Termasuk takziyah, mengantarkan jenazah ke kuburan, saat in kita melihat jenazah digotong , ditanam di tanah pekuburan ditinggal sendiri tidak berdaya apa-apa, suatu saat PASTI kita mengalami hal sama. Sudah kita melakukan persiapan seperlunya.

Menghadap Alloh SWT layaknya bepergian jauh dan tidak menoleh lagi ke belakang, tidak mempedulikan isak tangis keluarga yang ditinggalkan.

Banyak hal yang harus dipersiapkan , jangan ada yang ketinggalan.

November 23, 2009  Tags:   Posted in: Tafsir Al-Hadits, Tanda Akan Terjadi Kiamat

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.